Pertemuan itu..


Back Ground…

Shelter Busway, Bunderan HI, di bangku panjang, duduk dua anak manusia yang sekian lama tak bertemu terpisah karena ke egoisan dan perbedaan yang begitu luas…

Bumi : long time to see you…masih ingat kan terakhir kali kita ketemu 5 tahun yang lalu

Mentari: (*dengan sinis dan tanpa ekspresi) janji gw sama lo kan kita masih bisa ketemu dan ini untuk terakhir kalinya

Bumi : lo masih gak berubah ya, masih mentari yang sama, sinis,sarkasme dan selalu to the point

Mentari : dari dulu lo udah tahu kan, gw emang kaya gini, jadi gak perlu diributin juga

Bumi : ya, dan gw udah terlanjur jatuh cinta sama lo, dan gw gak bisa ngerubah itu,..gw jatuh cinta sama Mentari , Mentari yang selama ini menerangi hidup gw

Mentari : Wait …(*tetep pasang wajah dinginnya..) kita udah janji kan..gak akan ngomongin masa lalu, semua udah berakhir ingat kan..dan itu udah begitu lama..lima tahun yang lalu..

Bumi : ya…ya…dan gw selalu berharap kita bisa kembali bersama

Mentari :BUMI ………Stop It Please….

Bumi : gw belum selesai Mentari…dari dulu lo selalu motong pembicaraan gw dan itu gak pernah berubah…denger dulu baru motong…(*mulai terbawa emosi

Mentari : (*terdiam sejenak…dan mencoba tersenyum..) dari dulu juga lo gak berubah..masih aja berharap akan hal yang sama…

Bumi : harapan itu selalu ada Mentari dan gw percaya, tapi gw juga sadar sama kondisi kita,gw berharap kita kembali bersama tapi itu semua gak mungkin kan, gw Cuma bisa berharap lo bisa dapet yang terbaik., I still loving you mentari, sejak 7 tahun yang lalu, sejak kita pertama kali bertemu,hingga detik ini, dan itu gak berubah,..bahkan gw gak mampu untuk merubahnya,bahkan untuk membenci lo aja gw gak sanggup…(*mulai terdiam dan menangis…

Mentari : kenapa lo nunduk ..lo nangis ya…please dech..jangan bikin gw semakin merasa bersalah..(*menarik nafas panjang…dan lagi-lagi mencoba tersenyum..) honestly gw juga berharap kita bersama kembali, ngasih lo kesempatan kedua..tapi itu gak mungkin gak akan pernah jadi nyata..

Bumi : (*mengangkat kepala, menghapus air mata, dan menatap mentari..) kenapa gak mungkin mentari, gw udah berubah,lo liat kan gw bukan Bumi yang dulu, Sejak lo pergi gw berubah, Tuhan aja ngasih kesempatan kedua buat umat-Nya kenapa lo gak..

Mentari : he…he…he…he bodoh…karena gw bukan Tuhan, dan gak akan ada kesempatan kedua., jalan kita beda dan tembok diantar kita terlalu tinggi, terlalu banyak yang harus di korbankan, dan gw gak mau ngelewatin itu…gw gak sanggup Bumi,

Bumi : jawab satu pertanyaan gw,jujur dan berhentilah berpura-pura, You Still Loving Me????

Mentari : cinta aja gak cukup Bumi, kita masih butuh yang lain…

Bumi : Cukup jawab iya atau gak

Mentari : Abstain (*mulai nyengir dan salah tingkah )kita liat aja nanti, capek gw ama pertanyaan lo, udah ah..udah 30 menit sesuai perjanjian kita kan, cukup 30 menit…

Bumi : (*terdiam dan hanya mampu menatap kosong bayangan di depannya,.) lo selalu seperti ini melarikan diri dari setiap pertanyaan gw, ya..ya..ya..30 menit untuk penantian panjang gw selama 5 tahun ini, 30 menit untuk semua ini ..

Mentari : Sadarlah bumi..kita gak akan pernah bisa saling mengerti, kita beda, dan kita akan selalu seperti ini, jangankan untuk kembali bersama, untuk menjadi teman saja kita gak mampu, gw akan tetap jadi Mentari dan lo akan tetap jadi Bumi, dongeng “Bumi untuk Mentari” itu Cuma ada di dunia khayalan kita..

(*Mentari ngambil tas, dan mulai berdiri, ) udah ah gw cabut itu busway nya udah datang, jangan kebanyakan mellow, jadilah laki-laki sejati… :) :)

Melangkah menjauh meninggalkan Bumi yang lagi..lagi hanya mampu menatap kosong, melihat Mentari pergi dan menjauh, dan rasa itu tetap sama seperti kisah tujuh tahun yang lalu, tak akan mampu berubah, atau mungkin tak bisa berubah….

“smoga kamu bahagia Mentari,..” hanya itu yang mampu di ucapkannya

About these ads

20 thoughts on “Pertemuan itu..

  1. kakak … ini cerita tentang siapa sih? …
    sumpah deh! … ini persis sama dengan apa yg denuzz rasain selama ini … dan kejadian serupa sering kali denuzz alamin …
    Bumi = Burung Hantu Jantan
    Mentari = Burung Hantu Betina …

    but, syukur sampai sekarang kita berdua masih bisa bertahan …

    Salam BURUNG HANTU …

    • hai denus..ini crita siapa ya..
      ini kisah seseorang.
      dan mungkin kita semua pernah mengalaminya.. :) :) :)

      jagalah seseorang yang kamu cintai..sebelum dia pergi…
      karena ketika kaki sudah melangkah tak kan ada kata kembali.. :) :)

  2. Hmm…put ini pengalaman ato hanya cerita fiktif>>?
    kok cewenya egois bgt yahh//jauhhhhhh dari cerita sicantik dan siburuk rupa hehehhe..endingnya juga gk jelas githu, apa tidak cukup 5 thn u/ bisa saling mengerti dan memahami satu sama lain
    trusss pembukanya dimana, tiba2 ada di bus way, ceritanya janjian ato gk nyangka setelah lima tahun tiba2 ketemu…trus hikmahnya dan pelajaran buat sipembaca apaan?? trusss ceritanya diperjelas donk put endingnya sia2 aja ato bahagia….aku tunggu episode berikutnya yahh.heheheh
    klo yang aku tanggap dr ceritanya sichhhhh
    bumi sama mentari dua orang yang bertolak belakang dan mereka terjebak di ke egoisan mereka masing-masing…
    tapi dari namanya seharusnya mentari menyinari bumi sebagaimana matahari menyinari bumi kita ini (gk nyambung yahh)(^_^)..membawa bumi dari kehidupanya yang kelam dan menjadi terang dalam kehidupannya sibumi seperti kata orang cinta kasih yang tulus mampu mengalahkan segala2nya…hohohoho…pisss

    • he…he….he… sibutet muncul..
      baiklah…aq akan menjelaskannya…
      gw lagi belajar bikin crita bersambung..
      nah gw pengen bikin kisah mentari dan bumi ini jadi bersambung…
      nanti akan ada kelanjutannya…
      makanya gw bikin kategori khusus..
      “mentari untuk bumi.”
      makasih ya buat masukannya…

      ini kisah seseorang yang gw kenal..
      dan mungkin dia juga baca crita ini

  3. Assalaamu’alaikum Usagi

    Wah… kok bunda juga teremosi membaca kisah bumi dan mentari. Satu catatan yang membuat kita mahu berfikir bahawa terkadang cinta itu tidak semestinya kita miliki. Dengan menyayangi dari jauh sudah cukup membuat seseorang rasa bahagia daripada dia menyatakannya secara terus terang dan pasti menerima kepahitan yang panjang. Apa yang penting, berdoa dan terus berdoa.

    Selamat hari raya Usagi.
    Salam sayang dari bunda di Sarikei, Sarawak. :D

    • hai oca…(^_^)

      ha…ha…ha…mirip ya…(^_^)
      aku lagi pengen bikn tokoh perempuan yang menyebalkan..tapi sebenarnya dia ingin dicintai..dan dia baik..(^_^)

      makasih ya dibilang nice story…

  4. puut…
    *sok akrab kek yang laen manggilnya*

    hay litlle usagi, cerita nya mengingatkan ini aku ke kisah nyata aku beberapa tahun yang lalu :(

    walau aku perempuan, tapi di cerita (ku) waktu itu aku jadi si bumi.

    bumi, jangan menangis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s