14

Review Film Bidadari-Bidadari Surga


My Office 6 December 2012

Bidadari-Bidadari Surga, sebuah film adaptasi dari novel Tere Liye,  hal paling sulit saat mengadaptasi sebuah novel kedalam film adalah

” Apakah sang sutradara mampu menerjemahkan imajinasi pembaca tentang apa yang digambarkan oleh pembaca kedalam sebuah film”

You know so well lah ya, saat sebuah novel diangkat menjadi film maka pembaca setia  novel tersebut akan sibuk membanding-bandingkan antara imajinasi mereka dengan apa yang ada di film dan ketika apa yang disajikan tidak sesuai dengan imajinasi mereka maka mulai deh yee orang orang ini sibuk berkomentar , kadang komentar mereka lebih pedas dari komentar para komentator atau kritikus film,,

Kawan, saya beritahu satu hal , sebelum kalian sibuk komentar tentang suatu film ingat satu hal,,

“Sebelum kalian kritik atau ngejudge film itu bagus atau jelek, coba deh kalian pikir dengan baik untuk menghasilkan sebuah film dibutuhkan kerja sama banyak orang, kerja keras siang – pagi – malam, siang jadi malam, malam tetep malam, nah sekarang bayangin dah gimana sedihnya mereka saat kalian seenak jidatnya aja comment negatif tentang film tersebut, sibuk membandingkan imajinasi kalian yang gak sesuai, kasian mereka yang sudah bekerja keras,,kenapa semua gak dibikin lebih simple, kalau suka ya nonton, kalau gak suka ya gak usah nonton ”

Jadi kawan saat kamu ingin menonton sebuah film yang diadaptasi dari  novel yang harus kamu lakukan adalah menghapus semua imajinasi kamu tentang novel tersebut dan menerima imajinasi yang ditawarkan oleh sang sutradara

*nyengir*

Bidadari – bidadari surga bercerita tentang kehidupan sebuah keluarga Mamak Lainuri , Kakak Laisa, Dalimunte, Ikanuri ,Wibisana dan Yashinta . Laisa adalah sosok kakak yang secara fisik tidak sempurna namun secara hati amat sempurna dengan keterbatasannya laisa bekerja keras untuk adik-adiknya, di dalam salah satu janjinya 

“Suatu hari nanti kalian akan melihat berjuta kerlip cahaya lampu yang jauh lebih indah di luar lembah kita ”

Dalam ketidaksempurnaannya secara fisik laisa berhasil membesarkan adik-adiknya melihat mereka tumbuh besar dan meraih satu demi satu mimpi mereka, seperti janjinya,,tidak hanya membesarkan adik-adiknya tapi laisa juga membawa perubahan bagi warga kampungnya,

Tapi ya bowww, secara kita tinggal di Indonesia, dengan masyarakat yang selalu rusuh bertanya tentang pernikahan, *nyengir* laisa juga kebagian dirusuhin ibu ibu dikampungnya bertanya kapan laisa menikah,,Laisa sadar diri , dengan kondisi fisiknya yang tidak sempurna akan membuat dia sulit untuk menemukan cinta sejatinya secara ya bow kita hidup di zaman dimana kecantikan fisik adalah segalanya ,

Dan mulai lah orang -orang di sekitarnya sibuk menjodohkan dan mencarikan jodoh untuk Laisa, jauh di dalam hatinya Laisa tidak menginingkan perjodohan ini , hatinya selalu terluka saat para laki-laki itu menolaknya terlebih ketika mereka menolak karena fisiknya yang tidak sempurna,,

Namun kawan,,seperti kata Meggy Z, “Tidak semuaa laki laki itu menyebalkan ,,” tidak semua laki laki melihat seorang perempuan itu dari kecantikan fisiknya, selalu ada yang berbeda bukan, , dan Dharma adalah pria yang berbeda, sosok pria yang membuat Laisa jatuh cinta, karena keramahtamahannya , dan Dharma yang tak pernah melihat kecantikan Laisa secara fisik dalam salah satu celotehnya Dharma Bilang,,

“Bagiku kau secantik apa yang telah kau lakukan untuk perkebunan ini “

Duhai kawan untuk pertama kalinya Laisa merasakan indahnya jatuh cinta, selalu tersenyum, mulai berdandan dan selalu ceria seperti muda mudi yang sedang jatuh cinta,

Nah kawan ,, apakah pada akhirnya Laisa dan Dharma menikah, dan kisah mereka berakhir seperti dongeng klasik pangeran dan cinderella??

Atau kisah hidup Laisa lagi lagi berakhir dengan duka, karena sang pangeran meninggalkannya ??

Tonton sendiri ye jeng,, *nyengir*

Cerita ini sederhana tapi sarat mengandung makna, bagi saya Laisa adalah sosok kakak yang sempurna kakak yang selalu mencintai adik-adiknya ,, seorang kakak yang demi adik-adiknya berjuang hingga titik darah penghabisan dan kawan setiap hari saya selalu berdoa semoga kelak saya bisa menjadi seorang kakak seperti Kak Laisa, *peluk si bungsu.*

Nb :

Saya berkesempatan menonton film ini pada saat film ini diluncurkan , (kapan kapan saya cerita tentang perjuangan saya untuk mendapatkan tiket Gala Premiere Film ini ) saya bertemu dengan para pemain film ini , dan saya sangat mengapresiasi peran demi peran mereka di film ini ,,

Sutradara film ini adalah Sony Gaokasak, Sutradara film yang sama untuk Film Hafalan Shalat Delisa, dan menurut saya film ini jauh lebih bagus daripada Film Hafalan Shalat Delisa,

IMG01392-20121205-0021

(*Bareng sama Om Sony sang Sutradara

Nirina Zubir yang berperan sebagai kakak Laisa saat proses syuting ini sedang dalam tahap menyusui anak keduanya, dan saat proses syuting berlangsung Nirina membawa si kecil, dan tetap menjalankan tugasnya sebagai Ibu memberi Asi bagi si kecil,

Ayo Kawan tonton Film ini , kalau bukan kita siapa lagi yang akan bangga dengan Film Indonesia, sudah saat nya kita bangga dengan Film Indonesia yang berkualitas bukan Film Indonesia yang sibuk pamer tubuh ataupun pamer hantu-hantu yang gak penting itu,,

ash-h

16

1.000 kata dan Mendongeng (*update cyin


My Office 3 Desember 2012

Selamat Malam Kawan,,

Apa kabar kalian,, Kabar saya luar biasa,,,

Alhamdulillah, setelah satu minggu kerja rodi, presentasi hari ini berjalan dengan baik, tidak semenakutkan yang saya kira,, ah kawan semoga saja project ini lolos ya, walaupun project ini artinya kembali kerja rodi, dan kehidupan yang menggila..

*Fuihhhh*

*SEMANGAT*

Sudah hampir 1 bulan lebih saya tidak pernah menulis di blog ini , he.he.he, boro-boro nulis diblog, nengokin blog ini aja jarang,,

*nyengir*

Ada banyak hal yang ingin saya ceritakan , tapi kayanya di kesempatan ini saya cuma cerita dua hal aja ya,

Tentang Project 1.000 kata

Seperti biasa kesibukan merenggut semuanya, dan seperti yang pernah saya bilang kemarin bahwa saya sedang dalam project menulis 1.000 kata perhari selama 180 hari,, Alhamdulillah saat ini tugas menulis saya tinggal 19 hari lagi, he..he..he gak nyangka ya 180 hari ini hampir terlalui *bangga*

Selalu ada hal yang harus dikorbankan, termasuk dalam project menulis ini , blog ini yang jadi korban, karena sulit bagi saya untuk menulis di dua tempat sekaligus ya nulis di blog ya nulis di project 1.000 kata,

*Terus ada yang nyeletuk*

“kenapa gak tulisan di 1.000 kata aja yang di posting ke blog”

*nyengir*

Pertama karena tulisan di 1.000 kata panjang apa iya kalian gak mabok baca tulisan saya yang udah kaya artikel koran , *nyengir*

Yang kedua saat menulis di 1.000 kata saya lebih bebas, nulis tanpa menggunakan parameter atau batasan apapun, mau marah ya marah, mau memberontak ya memberontak, di 1.000 kata saya menuliskan apapun yang ada di kepala saya, menjadi Putri Rizkia yang seutuhnya menuliskan dunia dari “my other side” dan jujur saya gak siap berbagi tulisan itu di blog ini , karena saya tidak ingin menyakiti siapapun dengan tulisan saya,

Tapi ketika saya menuliskan cerita di 1.000 kata saya melupakan satu hal, bahwa pada akhirnya semua tulisan saya itu akan dibaca oleh seorang tere liye, dan jujur saya gak siap ketika seorang tere liye harus membaca tulisan demi tulisan saya yang kadang berpikir irrasional, menentang banyak hal, mempertanyakan paramater demi parameter yang ditetapkan oleh lingkungan sosial kita,,

Pada akhirnya saya menjadi dilema dengan keadaan ini , dan mulailah saya meracau pada banyak hal, tentang ketakutan saya ketika tulisan demi tulisan saya dibaca oleh orang lain

Kata emak,,

“Apapun itu tulisan inon, emak pasti dukung, karena emak tahu anak emak bisa menulis dan selalu menempatkan hatinya di setiap tulisannya..”

Kata Si Merah,,

“Setiap manusia selalu punya “telanjang side” lo harus nya gak jadi pengecut ketika tulisan demi tulisan lo itu di baca orang lain, belum mulai melangkah udah nyerah..

Kata Senja

” Ya udah di kirim aja dulu ke si Abangnya, biarkan dia menilai tulisan kamu, kalau pada akhirnya si Abang jadi punya pemahaman lain tentang kamu ya anggap aja itu resiko, paling gak kamu udah buktiin , kalau kamu bisa ngelewatin tantangan ini “

*nyengir*

Doakan ya kawan, saya bisa menyelesaikan tantangan ini , dan menyerahkan tulisan ini sama si Abang , sekarang saya udah mulai mengkategorikan satu demi satu tulisan saya, tapi belum semuanya lagi lagi kesibukan merenggut segalanya,ada banyak konsep di kepala saya tentang tulisan yang akan saya serahkan kelak, tapi ya itu tadi, belum sempet cyinn *digampar masssa*

Tentang belajar Mendongeng

Selain hobi menulis saya punya hobi baru, gak hobi baru sih sebenernya saya udah mau ngelakuin hal ini dari dulu, tapi gak pernah pede untuk ngelakuinnya, ngerasa malu aja,,

*nyengir*

*pasang muka polos*

Tahuu gakkk pamirsahhh saya lagi belajar apa,

*nyengir lagi*

Saya sedang belajar mendongeng,, iyaa belajar menyampaikan cerita,, dongeng pertama saya tentang semut dan kepompong,,

Dari dulu saya ingin melakukan hal ini bercerita sama anak-anak ,mengajak mereka berimajinasi dengan dunia mereka, tapi ya itu malu aja, dan gak pede,,

Hingga saya berteman dengan istrinya teman saya, waktu itu si nyonya cerita kalau prihatin sama anak semata wayangnya yang lebih suka lagu dewasa dan gak punya lagu anak-anak,

Waktu itu mah saya polos aja bilang..

” Aku suka ngedongeng, boleh gak kalau aku kirimin dongeng buat adek-adek,, gak bagus bagus amat sich, tapi boleh lah, sebagai alternatif hiburan..”

Dan si nyonya bilang..

“Boleh..”

He..he.he waktu saya ngomong itu kenyonya saya gak punya bahan dongeng apapun , asal ceplos aja, dan karena udah janji mau gak mau lah ya bow,, saya harus menepatinya, *nyengir* dan hari minggu kemarin saat semua orang gak ada dirumah, dengan 1001 kepedeann saya mulailah saya mendongeng,,

*nyengir*

Silakan didengarkan ya teman-teman, di kasih comment yang paling jujur ya, saya tahu dongeng ini jauh dari sempurna, beberapa teman comment positif tapi yang lain malah ngeledekin saya bilang

..

“tuh tanda-tanda udah pengen jadi ibu,”

*pingsan*

Tenang kawan semua itu ada proses ,sama kan seperti proses menulis saya, kudu latihan dulu, pelan-pelan supaya mencapai hasil sempurna, ini kan dongeng pertama saya, jadi wajar lah ya kalau suaranay jelek ,tapi tenang aja tiap minggu saya akan latihan mendongeng,memperbaiki intonasi suara saya, dan kelak kalau udah berani baru mengupload video dongeng saya ke you tube,,

*nyengir*

Terus ada yang nyeletuk,

“kenapa tiba tiba kepikiran buat ngedongeng nyong..gara-gara perahu kertas,”

Jawabannya simple, karena waktu kecil mama selalu bercerita menjelang kita tidur , menceritakan banyak hal , tapi dongeng si Mama bukan tentang cinderella dan pangeran, dongeng si Mama tuh kisah para nabi, atau cerita surga dan neraka,

Dan sekarang saat saya besar, sedikit banyak dongeng-dongeng itu mempengaruhi alam bawah sadar saya, saat saya ingin melakukan sebuah kesalahan saya selalu ingat cerita mama tentang surga dan neraka, tentang kisah para sahabat

Dulu waktu kecil saya sering berpikir kalau semua itu bisa-bisa nya mama aja, merangkai cerita supaya saya gak tumbuh menjadi anak nakal atau sebagai teman pengantar tidur, tapi ternyata saya salah, 3 bulan terakhir saya kembali belajar membaca al-qur’an mencoba memahami al-qur’an dengan lebih baik lagi, dan saat saya memahami satu demi satu tafsir yang ada ,sungguh saya kagum sama mama, karena ternyata semua cerita masa kecil itu bukan bualan semata, semua cerita itu tertulis nyata dalam al-qur’an,,

Saya kagum sama Mama, mama tuh bukan orang berpendidikan,hebat atau wanita super power, seorang ibu biasa, tapi kok bisa ya, tahu bagaimana membuat cerita-cerita di al-qur’an itu menjadi menyenangkan untuk di dengar, gak bikin bosen, dan membuat kita selalu mengingatnya,

Dan kejadian demi kejadian itu yang akhir nya bikin saya ingin belajar mendongeng, belajar bercerita, walau mungkin gak sebagus si Mama,

Nah kawan, doakan saya ya, bisa belajar mendongeng dengan lebih baik lagi, bisa menyelesaikan tantangan menulis ini , dan kembali ke pelukan blog tercinta ini ,,

 

17

Cita – Cita Setinggi Tanah,,


My Office 22 Oktober 2012 

“ Cita-Cita Setinggi Tanah”, film ini istimewa karena seluruh pendapatan dari film ini akan di sumbangkan ke Yayasan Kanker Anak Indonesia, dan yang lebih keren lagi dari film ini , seluruh artis dan crew yang bekerja itu tidak dibayar, mereka bekerja dengan suka rela , dengan satu tujuan pengen bikin film Indonesia yang lebih layak, film indonesia yang layak ditonton bukan cuma film horor atau komedi yang hobi pamer paha dan dada,, eh yaa sedikit gossip nih,

tau gak kalau bakal ada film horor baru yang seperti biasa menampilkan adegan sex ,, nah kali ini karena tingkat vulgarnya lumayan, penonton wajib buat nunjukin KTP, dan film ini khusus untuk 17 tahun keatas,,,*makiiinn prihatinnnnn*

Percaya gak sesuatu yang dilakukan dengan iklas, tulus dan sepenuh hati maka akan berbuah baik , sama hal nya dengan film ini , mungkin karena dari awal eugene panji niatnya mau amal ya bikin sesuatu dengan tujuan CSR (Creative Social Responsibility) semua adegan di film ini berasa feelnya, gak dibuat-buat, natural, apa adanya, dan gak lebay, gak ada sedikit pun pesan sponsor di film ini ,,

Film ini sebenernya biasa, menceritakan tentang hal –hal biasa yang terjadi dalam kehidupan anak –anak , gak ada yang istimewa dan berbeda dari kehidupan seorang anak anak ,,

Dulu waktu kecil kalian pernah ditanya ,

“kalau udah gede mau jadi apa,, “

Dan biasanya kita akan menjawab dengan cita-cita yang paling hebat , pengen jadi dokter, tentara, insinyur, pilot,,dan beragam profesi hebat lainnya.a.

Semua anak kecil pasti pernah ditanya mengenai cita-cita mereka seperti apa, termasuk 4 Bocah dari Muntilan Agus, Jono,Puji dan Sri, 4 Sahabat yang mendapat tugas mengarang dari guru sekolah mereka mengenai apa cita-cita mereka ketika besar nanti,,

4 Sahabat dengan cita-cita mereka,

Jono sang ketua kelas ingin jadi tentara, Puji punya cita-cita sederhana ingin membahagiakan orang lain, Sri Maimunah alias Mei,ingin jadi artis,, SEE tiga anak anak dengan cita-cita setinggi langit, cita-cita hebat,, tapi,, tunggu dulu cyin,, Agus,, punya cita cita yang berbeda, cita –cita agus sederhana,

INGIN MAKAN DIRESTORAN PADANG..

Ha…ha..ha.ha. simple kan, gak rumit,, kepolosan seorang anak kecil Cuma pengen makan dirumah makan padang gak lebih,,,

Kalau ada yang nanya,,

“apa hebatnya makan dirumah makan padang, biasa aja kan,,”

He..he.he mungkin bagi kita makan dirumah makan padang adalah hal biasa, tapi bagi anak kecil seperti agus  yang tiap hari di rumah makannya Cuma tahu bacem aja, pagi , siang , malam, makan di rumah makan padang adalah hal yang istimewa,,

Kawan coba deh bayangkan,,,

Rumah makan padang dengan Etalase masakan nya yang berwarna-warni mulai dari rendang, ayam goreng, ayam bakar, pergedel, sate udang, ikan bakar, gulai kambing , sambel goreng hati, singkong rebus,, acar, dan kerupuk kulit ,

Semua menggugah selera, terlebih ketika pelayan nya menghampiri mu dengan tumpukan makanan yang berjejer ditangan, dengan luwesnya para pelayan akan menghidangkan semua makanan lezat itu di meja makan,,,

Taraaa,, dan kamu akan dilayani seperti raja, di hadapan mu tersedia aneka makanan lezat khas Minang, Nasi panas yang mengeluarkan aroma wangi, rendang , ayam pop, ikan bakar,, gulai cincang, pergedel yang gedenya buat nampol maling,tambumsu si usus sapi, tunjang, babat, kerupuk kulit,, dan minumannya ditutup dengan jus alpukat,,,,

Coba bayangin dah,, lezat kann,,, nikmaaattt aslii saya aja ngencess ini nulisnya.. *nyengir*

Dan Agus menginginkan hal itu, pengen nyobain rasanya makan dirumah makan padang, dilayani bak raja, namun sayang –sayang seribu sayang, agus bukan anak orang kaya yang minta apa aja bak dikasih,, agus  berasal dari keluarga sederhana yang bisa makan aja udah syukur,,,

Banyak pendapat yang bersuara tentang cita-cita agus, mulai dari

Jono yang bilang..

“cita –cita mu sederhana gus,, tapi nyusahinnnn “

Hingga mbah tapak yang bilang

“cita-cita itu bukan untuk dituliskan tapi untuk di wujudkan,,”

Dan dimulailah petualangan agus untuk mewujudkan cita-citanya, mulai dari menabung uang jajannya yang gak seberapa, bekerja mengumpulkan keong, hingga bekerja sebagai pengantar ayam potong,,

Apakah pada akhirnya Agus berhasil mewujudkan cita-citanya makan dirumah makan padang, nonton dulu dah cyin, karena asli dah ini film bagus banget,, dan akhirnya tuh bakal bikin kamu tersenyum sepanjang hari,,

Film ini mengajarkan kita untuk menghargai sebuah proses, kerja keras, gak perduli apakah cita-cita mu setinggi langit, atau serendah tanah, yang terpenting adalah berusaha dan bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita itu,,

Film ini juga mengajarkan kita, untuk jujur sama diri sendiri, terutama buat orang tua ya, kadang orang tua tuh suka egois memaksakan cita-cita mereka sama anak, seperti kisah Mey yang ingin jadi artis, Mey mungkin ya awalnya punya cita-cita lain, tapi mamihnya Mei terobsesi abis untuk menjadikan Mey seorang artis mulai dari latihan gerak, ngajarin dandan, sampe sibuk nyari koneksi agar Mey bisa dapat peran di salah satu sinetro

Film ini adalah oase bagi industri kreatif film indonesia, bagus ditonton untuk anak-anak karena jujur terkadang saya prihatin dengan anak-anak perkotaan dan teknologi gadgetnya,, di film ini anak-anak ditampilkan seperti anak-anak seutuhnya, naik sepeda – main di kali – main lumpur-lumpuran,, menjadi anak-anak yang normal

Quote yang saya suka adalah..

“Rezeki itu gak pernah hilang dia hanya menunggu waktu untuk kembali”

“ Memiliki cita-cita tinggi itu penting, tapi yang lebih penting lagi adalah hidup bahagia bersama keluarga dan teman. “

15

Review Film Perahu Kertas


Bekesong City 22 Agustus 2012

Perahu kertas ku kan melaju,, Membawa surat cinta bagi mu,,,

Kata-kata yang sedikit gila,, tapi ini adanya,,

Perahu kertas mengingatkan ku,betapa ajaib hidup ini ,,

Mencari-cari tambatan hati ku,, kau sahabat ku sendiri,,

Hidupkan lagi mimip-mimpi (cinta cinta ) cita cita (cinta-cinta)

Yang lama ku pendam sendiri,,

Berdua ku bisa percaya…

Ku bahagia,, kau telah terlahir di dunia,,

dan kau ada diantara milyaran manusia,,

dan ku bisa dengan radar mu menemukanmu….

tiada lagi yang mampu berdiri

halangi rasaku , cintaku pada mu,,

(*Ost Perahu Kertas )

Saat sebuah novel diangkat menjadi film, maka tantangan terbesar adalah bagaimana memindahkan bab demi bab yang ada di novel tersebut menjadi potongan demi potongan adengan yang tersusun sempurna dalam sebuah film,

Saat kamu membaca sebuah novel ,maka setiap orang akan memiliki imajinasi demi imajinasi yang berbeda , tentang cerita demi cerita yang ada di novel tersebut , maka hal tersulit bagi sutradara atau siapapun itu pihak pembuat film adalah menerjemahkan imajinasi pembaca kedalam film tersebut.

Novel dan film adalah dua media yang berbeda, novel adalah dunia tulisan, dunia dimana pembaca bebas membangun imajinasi tentang apa yang mereka baca dan setiap orang memiliki imajjinasina masing-masing , sedangkan film adalah sebuah dunia visual, dunia dimana imajinasi tersebut di sajikan secara nyata, melalui gambar, gerak , dan visual lainnya, dan dalam dunia film, setiap orang dipaksa menerima imajinasi yang diterjemahkan oleh sang sutradara,

Maka rasanya tidak akan pernah adil, jika kita selalu menghakimi sebuah film yang diadaptasi dari novel, dengan kalimat ..” Kok beda dari novelnya, kok gak sama.. “,karena novel dan film adalah dua dunia yang berbeda, nah kawan jika kamu ingin menonton sebuah film yang diadaptasi dari novel  maka sebelum menonton film tersebut lepaskanlah imajinasi kamu tentang novel yang kamu baca, nikmatilah dan resapilah setiap visualisasi yang di sajikan dalam film tersebut , mengenai sama atau tidak , yang penting bukan bagian per bagian nya tapi esensi dari novel tersebut,,

Perahu kertas, adalah salah satu dari sekian banyak novel yang diadaptasi menjadi flm ,berkisah tentang perjalanan hati mencari cinta sejati ,bahwa cinta itu adalah memilih bukan untuk dipilih

Jika pertanyaannya adalah apakah film perahu kertas sama persis 100% dengan novelnya, maka kalian sudah tahu jawabnya,, semua orang punya intrepretasi sendiri-sendiri mengenai definisi sama atau tidak,,namun film perahu kertas mampu menerjemahkan setiap bagian demi bagian dari novel tersebut menjadi satu cerita utuh mengenai perjalanan hati,, kugy dan keenan ,

Film ini terbagi menjadi dua bagian , part 1 adalah kisah perjalanan hati kugy dan keenan pertarungan antara mimpi dan realitas, dan part 2 adalah kisah mereka berdua dalam mencari cinta sejati,,

Kugy adalah seorang gadis pecinta dongeng cita-citanya adalah menjadi juru dongen menuliskan kisah kisah dongeng untuk anak-anak, kugy hanya pandai bercerita namun tak pandai menerjemahkan ceritanya kedalam bentuk gambar,

Keenan adalah seorang yang mencintai dunia lukis, baginya melukis adalah nyawanya cita-citanya adalah menjadi pelukis terkenal, keenan pandai melukis namun tak pandai bercerita,

Kugy dan Keenan hidup dalam dunia dimana mereka sadar bahwa mimpi-mimpi mereka bertentangan dengan realitas yang ada, kugy sadar bahwa menjadi juru dongeng bukan profesi yang menjanjikan juru dongeng tak pernah menghasilkan uang, sedangkan Keenan harus bertentangan dengan ayah nya, ya ayah Keenan tak pernah merestui cita-cita keenan untuk menjadi pelukis,

Kugy mempunyai hobi yang unik, menulis surat untuk neptunus, ya kugy kerap curhat kepada neptunus melalui surat-suratnya, surat surat yang dilipat menjadi perahu kertas, kemudian di hanyutkan melalui aliran air, entah itu selokan, empang, sungai ataupun laut,, pada akhirnya perahu-perahu kertas itu akan bermuara di laut,,

Perahu kertas part 1, perjalanan hati dalam menjalani hidup , sebuah proses menjadi dewasa, ya kita akan diajak untuk merasakan proses demi proses pendewasaan diri Kugy dan Keenan dalam menjalani kehidupan mereka,, perjalanan hati kugy dari Mahasiswa sastra menjadi seorang copy writer di dunia periklanan, dan juga perjalanan hati keenan dari mahasiswa ekonomi yang drop out karena mimpi untuk menjadi pelukis menjadi seorang laki-laki dewasa yang rela mengorbankan mimpi nya demi keluarganya..

Ada banyak hal menarik yang gak ada di novel atau mungkin mendapat porsi yang sedikit di novel nya menjadi point penting dalam film ini .

  1. Adengan Ojos berantem sama kugy dan liburan yang gagal

    Di novel bagian ini hanya sepintas lalu, tidak di sajikan secara detail, sedangkan di film bagian ini lumayan ditonjolkan bagian Ojos dan Kugy yang cekcok , saat dimana Ojos mulai protes tentang Kugy yang semakin lama semakin berubah , dan pengorbanan cintanya yang selama ini dilakukan untuk kugy,

    Serta adengan dimana Ojos menunggu Kugy di bandara berharap Kugy tetap datang dan mereka bisa liburan ke bali berdua , adengan ojos yang galau menunggu kugy gak ada di novel , tapi dengan adanya adegan ini, serta bagian dimana mereka berdua berantem, dan lagu pengiring yang pas banget, melengkapi kisah perjalanan hati dalam film ini

  2. Adengan akad nikah Eko dan Nony

    Eko dan Nony adalah sahabat dari Kugy dan Keenan, bagian Eko dan Nony melaksanakan akad nikah mereka gak ada di novel, tapi di film bagian ini menjadi bagian dimana penonton bisa tertawa lepas, karena pada saat mengucapkan akad nikah Eko harus mengulang sampai 3 kali, karena salah dalam melafazkan akad nikah mereka,,

    Bagian ini selain membuat penonton tertawa juga menyimpan kisah haru dan gereget abis,, karena di bagian ini Kugy dan Keenan bertemu kembali setelah terpisah selama 3 tahun,, dan di bagian ini adalah akhir dari Part 1, pertemuan kembali Kugy dan Keenan hanya melalui proses tatap-tatapan, dan narasi dari kugy .. tentang kisahnya yang belum selesai , tentang kisah mencari cinta sejati yang akan hadir di Part 2

  3. Hanungbramantyo yang hadir sebagai cameo

    Adengan ini juga gak ada di novel, Adengan dimana keenan berinteraksi dengan sesama seniman pada saat lukisannya di gelar dalam pameran,, Hanung bramantyo sang sutradara hadir sebagai cameo , berperan sebagai laki –laki yang rada melambai,, kocak asli , gak kebayang kan hanung yang gagah dan cool gitu, harus berperan sebagai laki –laki yang melambai , walaupun adegan ini hanya hadir dalam hitungan detik tapi lumayan lah untuk membuat kamu tersenyum..

Perahu kertas hadir sebagai salah satu film Indonesia menjadi penyengar diantara maraknya film-film horor dan komedi berbau esek-esek, kawan mari dukung film Indonesia kalau bukan kita siapa lagi yang akan mencintai hasil karya anak negeri,,

Hari ini aku bermimpi,

Aku bermimpi menuliskan buku dongeng pertamaku,

Sejak kamu membuatkan ku ilustrasi –ilustrasi ini

Aku merasa mimpiku semakin dekat.

Belum pernah sedekat ini

Hari ini aku juga bermimpi

Aku bermimpi bisa selamanya menulis dongeng

Aku bermimpi bisa berbagi dunia itu bersama kamu dan ilustrasi mu

Bersama kamu aku tidak takut lagi menjadi pemimpi

Bersama kamu aku ingin memberi judul bagi buku ini

Karena hanya bersama kamu segalanya terasa dekat,

Segala sesuatunya ada, segala sesuatunya benar

Dan bumi hanyalah sebutir debu dibawah telapak kaki kita.

Selamat ulang tahun

(novel perahu kertas hal 312, puisi kugy untuk keenan)

40

Hal Hal Kecil dari Film Negeri 5 Menara #Eps 21


Bekesong City,,, 12 Maret 2012,,

Seperti janji saya sebelumnya hal pertama yang akan saya lakukan di hari pertama tiba di bekesong adalah menonton film  Negeri 5 Menara.,

Negeri 5 Menara , Film Indonesia yang di angkat dari novel A.Fuadi,, walaupun saya bukan fans berat A Fuadi ,seperti saya ngefans sama Tere Liye,,tapi karya-karya nya selalu saya tunggu.. yup saya selalu menyukai cerita tentang bagaimana kita sebagai manusia berjuang meraih mimpi,bukan hanya bermimpi tapi juga berusaha untuk meraih mimpi itu,

Berlari melebihi kapasitas,,berlari lebih cepat daripada orang lain,, guna mencapai garis finish,,

Ketika sebuah novel diangkat menjadi film, maka pro kontra akan timbul,, karena kita akan sibuk membanding-bandingkan antara isi novel dan film, mencari kelemahan dari film tersebut, mencari bagian yang tidak sesuai,

Padahal mah ya kalau kita mau jujur,,jelas aja Novel sama Film itu berbeda karena media yang digunakan untuk bercerita itu juga berbeda

Novel disajikan melalui media tulis menulis, setiap kata yang ditorehkan akan membuat pembaca berimajinasi dan membayangkan bagaimana alur dari setiap cerita , dan pasti nya imajinasi seseorang akan berbeda, karena semua punya gambaran tersendiri bagaimana tokoh dan alur cerita itu di sajikan..

Film di sajikan melalui media gambar, media gerak, dan kita penonton, tidak bisa berimajinasi ingin seperti apa pemain , alur dan cerita yang di sajikan, kita sebagai penonton harus mengikuti gambaran visual yang di sajikan oleh sang sutradara..

Jadi saya rasa amat sangat tidak fair ketika kita membandingkan sebuah novel yang di sajikan di film, kemudian sibuk mengkritisi dan memberi nilai untuk film tersebut,,

Dulu saya juga suka membandingkan antara sebuah novel dan film , mencari bagian yang tidak sesuai , dan sotoy mengkritisi film tersebut, kemudian ketika film Hafalan Shalat Delisa ditayangkan , sebuah novel yang juga diangkat menjadi film,  film ini juga sibuk dikritisi, dinilai tidak sesuai dengan novelnya,,dan sang penulis Bang Tere curhat di page bercerita tentang kegundahan nya, bagaimana orang sibuk menbandingkan, mengkritisi dan protes sana sini , disalah satu tulisannya si Abang  bilang gini ..

“Butuh waktu bertahun-tahun untuk membuat sebuah film yang bagus, dan hanya butuh 1 jam bagi para kritikus film untuk menilai apakah sebuah film itu baik atau buruk , mencari bagian yang tidak sesuai , andai saja para kritikus itu tahu bagaimana kedahsyatan sebuah review film yang dibuat bisa membuat orang enggan menonton film yang mereka tulis,, “

Jadi teman yuk mari kita cintai Film Indonesia dan berhenti membanding-bandingkan sebuah novel dan film ,, Film-film itu dibuat dengan tujuan baik,, agar kita bangga dengan karya Anak Negeri,,

Coba kita bayangkan, jika para sineas muda kita berhenti membuat film berkualitas, film yang mengajak kita bermimpi, film-film yang bercerita tentang bagaimana indahnya negeri Indonesia..maka bioskop-bioskop kita hanya akan diisi dengan Film Holywood ataupun film-film horror yang gak jauh dari Pamer Paha, Dada, Ciuman dan Hantu gak jelas.

Continue reading

Gallery
40

Mengenang Ada Apa Dengan Cinta…


My Office,, 09 Februari 2012

Masih ingat puisi ini,,

Pecahkan saja gelasnya biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh,
Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih,
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya, biar terdera

Atau aku harus lari ke hutan belok ke pantai?
enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri
bosan aku dengan penat

Buat kamu,, yang remaja atau ABG di tahun 2002,, pasti ingat dengan film ini,, yup Film Indonesia pertama,setelah sekian lama Indonesia kehilangan film bermutu,, setelah sekian lama di bioskop yang muncul hanya film -film ” Desah Asmara”, “Beranak dalam kubur” atau film “Derita Istri Simpanan”

Dan saat itu,,bulan februari 2002,, waktu itu umur saya masih belum genap 17 Tahun, 16 tahun lewat 6 bulan. kelas dua SMEA (*lagi lucu-lucunya kalau kata orang mah… ) ,, taraa…. film AADC muncul ke hadapan khalayak,, booming,, semua orang selalu cerita tentang Rangga dan Cinta,, 

Mengenang Ada Apa dengan cinta..10 tahun yang lalu..saat saat kita lagi unyu-unyunya,, 10 hal yang selalu diingat tentang AADC adalah..

  1. Statement , “Salah Gw,, salah temen gw,,” ini jadi celoteh wajib kita kalau lagi ngobroll rame-rame,,
  2. Rangga ,, atau nicholas saputra,,jadi cowok impian,,kita kita para ABeGeh,, Cool, Cakep, Dingin,, aihh bowww kebayang dah kalau punya pacar kaya rangga…
  3. Sorot mata nicholas saputra yang sumpah bowww,, nusuk abiss kalau lagi ngeliat orang.. sampai sekarang menurut saya belum ada Artis Cowok yang punya mata seindah Nicholas,, :D :D :D :
  4. lagunya melly yang bimbang,, jadi lagu wajib saat kita galau..  “bosan aku dengan penat,, dan pergi saja kau pekat…” ini selalu di puter di mana mana..
  5. puisinya cinta.. “Pecahkan saja gelasnya biar rami,, biar mengaduh sampai gaduh..” , puisi ini di hapal,, oleh anak-anak SMA dengan baik,, rasanya lebih mudah menghafal puisi dari pada harus menghapal teori pelajaran.. :D :D :D :D
  6. Adegan Ciuman Rangga-Cinta di Airport,, itu jadi Adengan ciuman pertama,, di film indonesia khususnya film Abegeh,, setelah AADC maka setiap film Abegeh selalu di akhiri dengan adegan ciuman :D :D :D :D
  7. Buku puisinya Aku , karya chairil anwar,, laku keras,, cowok, waktu itu dimata kita,, biar kata tuch mukanya punya nilai 4, tapi kalau nenteng-nenteng Buku Puisi Aku,, berasa pinter ajah,,, :D :D :D :D
  8. kalau belum nonton AADC belum di bilang anak gaul jakarte,kalau nongkrong ketemu teman di sekolah..pertanyaan nya adalah, udah nonton AADC belumm,, bahkan saking boomingnya film itu ada yang nonton lebih dari dua kali,,
  9. seperti yang di bilang ais di postingan yang temanya sama,, bahwa film ini adalah film penanda generasi,, ya generasi tahun 2000-an, ya generasi di mana,, belum ada handphone,, teknologi gak mewabah seperti sekarang,, dan generasi dimana belum ada ALAY,, sorry ye boww,, kita mah generasi cerdas.. :D :D :D :D *Di timpuk gayung*
  10. Ada Apa Dengan Cinta adalah film terbaik indonesia,, pembuka di mulai nya kebangkitan film nasional,, sayang nya setelah film ini , jarang sekali kita menemukan film Indonesia,, yang gereget,, yang ada malah film hantu-hantuan,, atau film yang gak jauh dari pada mbak-mbak pamer paha dan dada,, sedikit sekali filmIndonesia yang berkualitas,, kalaupun ada terkadang gak jadi Box Office,,

10 Tahun AADC,, banyak hal yang bisa kita kenang.. terutama buat yang generasi awal 2000-an seperti saya,, gak terasa ya waktu cepat sekali berlalu,, rasanya baru kemarin,, saya ngantri ticket AADC, Seragam Abu-Abu,, ikutan ngegenk kaya Cinta,, eh sekrang udah gak pake seragam,,gak punya genk,, udah bukan AbeGeh lagi.. :D :D :D

Gallery
22

Growing Up Bersama Raditya Dika (*Review Buku Manusia Setengah Salmon


JjBekesong City,, 29 Januari 2012,,

Raditya dika,, salah satu inspirasi saya dalam menulis,,ya dalam belajar menulis saya di pengaruhi oleh dua orang penulis yang amat saya kagumi,, Tere liye dan Raditya Dika,,

Tere liye mengajarkan saya tentang bagaimana hidup sederhana,, mengajak bermimpi tentang menulis banyak kebaikan, Jika Tereliye mengajarkan menulis tentang kesederhanaan, maka raditya dika mengajarkan menulis dengan kejujuran,,bercerita apa adanya,, gak pake topeng.. Radit adalah salah satu perintis lahirnya “PELIT” atau personal literature,, tulisan yang bercerita tentang kehidupan sehari-hari penulisnya,,

Kenapa judul tulisan ini “Growing Up bersama Raditya Dika” ya karena Radit tumbuh dewasa bersama para penggemarnya, saya mengikuti tulisan radith yang dimulai dari blog kambing jantan,,rasanya baru kemarin saya numpang baca tulisan radit yang kambing jantan di gramedia,, ya baca secara gratisan,,secara ya bow,,waktu itu jaman-jaman kuliah,,duit cekak gak mampu beli buku ,, jadi mending ke Gramedia Matraman, numpang baca gratisan,, hasrat membaca terpuaskan,, uang juga gak perlu keluar..

Saat ini ada banyak penulis yang hadir dengan tulisan-tulisan lucunya, jujur kadang saya merasa Gerah dengan tulisan itu,kenapa ya semua seperti ingin berlomba-lomba terlihat bodoh,, semua seolah ingin menjadi raditya wanna be,, Tulisan Radit emang konyol, tapi bukan konyol sembarang konyol,,selalu ada makna di setiap tulisannya,,di awal-awal paragraf,, mungkin kita akan terbahak membaca lelucon itu,,tapi percayalah di akhir paragraf,,selalu ada makna di setiap tulisan nya,,dan itu yang gak saya temuin di tulisan-tulisan penulis lain yang berlomba-lomba untuk terlihat bodoh,,tapi akhirnya ya biasa aja…

Tumbuh bersama Raditya Dika Kambing Jantan -> Cinta Brontosaurus -> Radikus Makan Kakus -> Babi Ngesot -> Marmut Merah Jambu -> dan yang terbaru Manusia Setengah Salmon


Yup..di buku terbaru nya “Manusia Setengah Salmon” Radit mengajak pembacanya untuk tumbuh dewasa bersama,, karena tulisan-tulisan yang ada bermetamorfosis seiring dengan bertambahnya usia,,Radit yang semakin dewasa,, sama juga dengan pembaca setia nya yang juga turut Menua bersama,,

Kenapa judulnya “Manusia Setengah Salmon” Salmon adalah ikan pejuang yang berpindah, berenang ribuan kilometer hanya untuk satu tujuan,,bertelur,, ditengah berenang banyak yang mati kelelahan, banyak juga yang menjadi santapan beruang,, namun salmon-salmon itu tetap pergi,,tetap pindah,,apapun yang terjadi,, sama dengan esensi kita sebagai makluk hidup , bukankah esensi kita sebagai makluk hidup adalah pindah.. dimulai dari kecil pindah dari Rahim Ibu ke Dunia nyata,, lalu pindah sekolah, pindah pekerjaan dan pada akhirnya kita pindah hidup, Mati Pindah ke dunia lain..

Growing Up bersama Raditya,, di buku ini Radit mengajak kita semua untuk berpikir dewasa,, bercerita tentang bagaimana kita harus pindah “Dari satu hati ke hati yang lain” , ada beberapa bab dalam buku ini di mana saya juga merasakan perasaan yang sama dengan radit,,

  1. Kasih Ibu sepanjang Belanda, Dibab ini radit bercerita bagaimana di awal, dia merasa, punya Mama yang amat perhatian itu kadang menyebalkan ,, tapi pada akhirnya,, seiring perjalanan usia, dia menyadari satu hal, bahwa jauh lebih beruntung orang-orang yang masih bisa di gerecokin sama emaknya,,ketimbang mereka yang hanya menemukan kerinduan pada ibunya di sebuah batu nisan.. (*sama kan sama saya,,kadang saya juga suka ngerasa riweh sendiri kalau bentar-bentar di telpon Mama, tapi kalau pas tugas di luar kota,, jauh dari keluarga,,disana baru berasa,,aih ternyata jauh dari orang tua itu menyedihkan ya..
  2. Mencari rumah Sempurna, cerita tentang bagaimana Radit mengobati luka hatinya,, mencari hati yang tepat untuk pendampingnya,,dan pada akhirnya dia mengerti satu hal,, Mencari Pasangan yang sempurna tidak akan pernah ada, yang terjadi adalah kita harus belajar menerima, dan mengerti apa adanya,, Rumah adalah tempat untuk pulang,, sesuatu yang bisa melindungi kita dari gelap, hujan dan menawarkan kenyamanan,,

    Masih ada banyak bab yang mengajak kita untuk berpikir lebih dekat,, mengajak pembaca tumbuh bersama ,, mengajak pembaca untuk tidak takut pindah,,dan berani berjuang untuk mewujudkan harapannya,untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik kita gak perlu menjadi manusia super yang mengerti segalanya,,tapi kita cukup menjadi manusia setengah salmon, yang berani pindah,, berani melangkah,,dan kemudian mencari kebahagian-kebahagiaan kecil di setiap perpindahan itu.

Gallery
13

Jangan Pernah Menyerah Jalan Keluar Pasti Ada.. (*Review Film MI-4 :Ghost Protocol


Bekesong City ,, 1 Januari 2012 00:08

Happyyyy Newwww yearrrr…..

Selamat Tahun Baru Semuanya..

Semoga .. di Tahun Depan semuanya menjadi lebih baik ya..

tahu gak waktu tulisan ini dibuat,, di luar itu suara kembang api amat sangat berisik,, tapi saya amat sangat suka sama kembang Api,,seru aja.. berdiri ditengah lapangan dan di sekelilingnya kembang api,, keren…

Gimana sama Malam Tahun Baru kalian..pada kemana malam tahun baru kali ini,,

kalau tahun kemarin saya merayakanya dengan jalan-jalan ke pasar malam,, tahun ini saya cuma ngerayainnya dengan ngajak jalan si bungsu nonton MI-4,,merayakan kelulusan yang sempat tertunda.. dan sekalian ganti rugi waktu sibuk saya yang membuat saya terkadang lupa akan keluarga.. *maaf ya dekk*

No Plan. No Back Up. No Choice..

Mision Impossible-Ghost Protocol,, sumpah keren abis,, om tom cruise biar di kata udah tua..tapi ya bow.. aki aki,,tua-tua keladi,,makin tua makin jadi,si Om.. makin cakep… *nyengir*

Review lengkap nya googling sendiri aje yee.. maklum lah gak bakat buat bikin review yang ceritain keseluruhan inti ceritanya.. jadi cerita di mulai dari Om Ethan yang kali ini punya misi, buat menemukan kode rahasia yang akan digunakan untuk meluncurkan si bom nuklir

Dan kali ini si om sama tim nya harus ngelakuin itu dengan mengandalkan kekuatan mereka berempat,, gak ada yang bantuin,,gak ada dukungan dari kepolisian,,dan gak ada pilihan.. dunia dalam bahaya..dan mereka harus menyelamatkanya..

Dengan durasi film 2 jam yang gak berasa lamanya,, full action..dan sukses bikin penonton mangap semua,, ikutan tegang waktu si om terjun dari lantai 130,, ikutan teriak waktu si om hampir mati,,ikutan rusuh,, saat si om rusuh.. *hadehhh ommm makin cakep aja dah*

Saya suka film ini,, ada banyak pelajaran moral dan motivasi di film ini..

A) Kerja sama TIM,,adalah segalanya..yup,, saat si Om, gak punya dukungan,,gak ada yang belain,,gak punya pilihan..maka satu-satunya yang membuat misi mereka berhasil adalah kerja sama Tim,,Pemimpin yang dapat menentukan strategi yang harus di jalankan,mengatur anak buah,,dan menyiapkan plan A,serta plan B jika rencana tidak berhasil,, 

jujur ya..kerja bareng itu dimata saya bukan lah hal mudah.. ada emosi yang harus diturunkan,,menerima satu sama lain.. saling menyelamatkan bukan menjatuhkan..gak semua orang bisa melakukan nya dalam kerjasama Tim,, *jempol buat si om*

B) Jangan Pernah bilang gak bisa.. saat timnya si Om, putus asa dan bilang kita gak mungkin berhasil,, si Om tetep kekeh kalau  semua ini akan berhasil,, saat yang lain bilang pasti gagal,,maka si Om akan bilang Gak mungkin Gagal,,

Jangan pernah takut mencoba dan berhentilah berpikir tentang semua hal buruk,, percayalah keberhasilan itu bukan hal mustahil..

C) Jangan pernah takut,,semuanya pasti akan terselamatkan..

mengutip postingan mbak orin tentang pesan moral film ini..

Tetapi menonton film ini membuat saya kembali -mau tidak mau- meyakini, bahwa seburuk apapun situasi yang sedang kita hadapi, pasti -entah bagaimana, entah atas bantuan siapa, entah kapan- akan terselamatkan

Dalam hidup ,, selama kita masih berusaha..masih terus berjuang maka pertolongan itu akan selalu ada.. jalan buntu gak selamanya buntu,, kalau hujan badai gak pernah berakhir kenapa kita coba menari di dalam badai itu kan..

si maminx dalam salah satu postingannya pernah bilang gini..

“Bukan KESULITAN yang membuat kita TAKUT, tapi KETAKUTAN yang membuat kita SULIT, karena itu jangan pernah MENCOBA untuk MENYERAH & jangan pernah MENYERAH untuk MENCOBA.
Maka jangan katakan pada ALLAH SWT aku punya MASALAH, tetapi katakan pada MASALAH aku punya ALLAH yang MAHA SEGALANYA”. (Abu Tholib)

Ada banyak kejadian dimana si Om ketemu sama jalan buntu,,tapi ya itu tadi selalu aja ada keajaiban,,ada jalan keluar,, (*walaupun emang udah settingan sutradaranya yakk)

Menonton film ini,,memberikan saya suntikan semangat,,bahwa dunia kacau ceracau yang saya jalani sekarang pasti akan segera berakhir,,anggap aja sekarang saya sedang dalam masa badai,, kalau badainya gak kunjung berakhir,, ya mari kita menikmati badai itu,,sambil terus berpikir bagaimana caranya menyelamatkan diri dari serangan badai ini..

Gallery
13

Hafalan Shalat Delisa,,(*Kekuatan sebuah review..


Bekesong City 24 Desember 2011,,

Hari ini saya nonton Film terbaru nya penulis favorit saya Tere Liye , Hafalan Shalat Delisa,,  setelah selesai nonton saya langsung ngewall sama bang Tere..buat comment tentang filmnya…

Saya :

Sumpah bang,,

Saya kalau nonton film sesedih apapun saya gak pernah nangis,,

Tapi beda untuk delisa,, sukses membuat saya berurai air mata,, akting reza rahardian,, amat memukau,, menjiwai,,

Sukses bang untuk film nyaa

*makasih ya banng

dan Bang Tere membalas wall saya..

tapi tetap saja ada yg bilang film itu sampah :) *cek sj twitter, review para hater

membaca comment si Abang membuat saya kaget.. apa iya ada yang review buruk tentang film ini , padahal ini satu-satu nya film yang sukses membuat saya menangis,,  saya heran membaca comment si Abang, dan kemudian saya pun mengetikkan kata *kritik terhadap film hafalan shalat delisa* di mbah google dan taraa… ternyata banyak juga ya , yang ngereview soal film ini terutama sisi negatif,,

Dialek Aceh yang buruk , Tata gambar yang tidak bagus,, Mendramatisir musibah, bahkan ada yang lebih seru lagi,, segala nama TereLiye yang di permasalahkan..

Kritik, dan Meremehkan,,kita amat ahli melakukannya,, gak ada yang salah dengan kritik kalau kritik itu seimbang,,tapi kalau kritik itu negatif,merendahkan dan kemudian membangun opini buruk,, apakah itu masih bisa dianggap baik,,kenapa tidak menulis review yang seimbang..tidak hanya mengambil sisi buruk,,bagian yang kurang,,juga mengambil sisi baiknya,mengambil apa yang bisa di petik dari film ini ..

pasti pada banyak yang nanya..emang filmnya gimana putri,,ini mana bagian review nya…. (*ditimpuk massa…)

baiklah baiklah pemirsa..saya akan mencoba menulis review film ini  dan seperti biasa sesuai dengan mood saya ya..

Cerita ini berlatar belakang Lhok Nga Aceh , cerita tentang keluarga Umi Salamah yang memiliki 4 orang anak Si Sulung Fatimah, Si kembar Aisyah  & Zahra, serta Si bungsu Delisa,  dengan Ayah yang bekerja di luar negeri, keluarga yang bahagia,,dan nyaris sempurna,,

ingat kan kalau dulu waktu kita kecil , di pengajian ada ujian hafalan shalat,, kalau lulus shalat biasanya suka di kasih hadiah,,hal yang sama juga terjadi pada Delisa, di ujian hafalan shalat kali ini ,umi menjanjikan kalung untuk delisa, kalung dengan insial “D” D untuk Delissa,

26 Desember 2004,,di hari ujian hafalan shalat,, ketika Delissa maju untuk praktek shalat,,Tsunami datang meluluhlantakkan segalanya,, Tsunami merenggut semua yang di miliki Delissa dan jutaan warga Aceh lainnya,Delissa kehilangan Kak Fatimah, Kak Aisyah, Kak Zahra,,serta Umi yang tak di temukan jasadnya.tak hanya keluarga ,, Delissa juga harus kehilangan sebelah kaki nya.. 

namun hidup harus terus berjalan,, menangis dan putus asa bukan lah cara terbaik menyelesaikan semua masalah,, Delissa dengan senyuman , dan keceriannya,,menjadi Matahari bagi sekitar,, dengan senyumannya Delissa mengajak semua nya untuk bangkit dan percaya

Bagaimana Delissa melanjutkan hidup, dimana bagian yang membuat seorang Putri Rizkia menangis, mending tonton sendiri ya bow..yang pasti film ini top banget dah..

bagian yang saya kagumi dari film ini adalah ..

a) 4 Jempol untuk para pemeran film ini,,, Reza Rahardian amat sangat memukau dengan aktingnya, sumpah ya bow.. si Reza udah cakepp, akting nya bagus pula,, bagian yang mengharu biru di akting nya reza adalah ketika*Abi mencoba memasak, namun Delissa terus meminta ini itu yang membuat Abi emosi , ketika makanan di hidangkan Delissa dengan polosnya bilang, “Masakan Abi gak enak, masakan Umi lebih enak ” Abi yang sudah lelah , emosi,  membanting piring kemudian berteriak “Umi lagi, umi lagi,Umi sudah gak ada “ *gilee ye bow,, sedih ituuu berasa banget ,,kaya diomelin si Babe  dirumah :D :D :D

b) Delissa yang tumbuh menjadi anak kecil tidak pelit dan selalu membagi setiap bagian yang dia terima, setiap mendapatkan rezeki maka dia tidak akan menikmati sendiri namun juga membagikan kepada sekitar..*kalau waktu kecil aja udah belajar untuk berbagi ,,gedenya pasti akan tumbuh menjadi anak yang suka berbagi,,*

c) celoteh aisha yang bilang..” Makanya kalau shalat itu jangan cuma di hafal bacaanya,,tapi juga artinya..” sumpah ya saya jadi malu,,sepertinya saya termasuk di bagian yang di komentari aisha,, terkadang hanya hafal bacaanya tapi lupa artinya..

d) Lakukan sesuatu dengan ikhlas,,jangan menharapkan hadiah,, serahkan segala sesuatunya hanya pada ALLAH , lagi lagi saya jadi malu,,karena terkadang dalam bertindak saya mengabaikan kata iklas,, melakukan sesuatu karena ingin terlihat hebat,,ingin di puji atau yang lainnya..IKHLAS mudah di ucapkan tapi sulit untuk di praktekkan,, gak semudah melafazkannya..

Mari kita nonton Hafalan Shalat Delisa, Film keluarga yang layak untuk di tonton semua umur ,, gak ada bagian kemewahan, umbar aurat,,ataupun bagian ciuman,,jadi tenang aja layak di konsumsi,, :D :D :D :D

selain semua review buruk ,,banyak juga kok yang ngereview, ngetwitt bagus tentang film ini,, ada anak kecil yang tiba-tiba meluk  ibunya dan bilang..” Aku Sayang Ibu Karena ALLAH” atau yang tadinya malas Shalat jadi rajin shalat,,

Buat Bang Tere terus berkarya bang,, lahirkan lah novel-novel berkualitas lainnya, novel yang mengajarkan kami untuk mencintai hidup, mencintai kesederhanaan, mencintai keluarga ,,dan selalu tersenyum menjalani hidup :)

30

Review Rembulan Tenggelam di Wajah mu


Kuta  30 November 2010

Kalau ALLAH menginginkannya terjadi, maka semua kejadian pasti terjadi, tidak peduli seluruh isi langit dan bumi menggagalkannya, Sebaliknya kalau ALLAH tidak menginginkannya,maka sebuah kejadian tidak akan terjadi, tidak peduli seluruh isi langit dan bersekutu melaksanakannya,,,

Pernah mengalami hidup yang menyedihkan,,

Merasa diri ini adalah makhluk yang paling sial di alam jagat raya

Membenci ALLAH , atas semua hal buruk yang terjadi

Membenci diri karena pernah terlahir di dunia,,,

Membenci masa lalu,,dan ingin membalas dendam atas semua hal yang terjadi

Iri kepada mereka yang kaya raya,

Benci kepada mereka yang terlihat hidup bahagia,,,

pasti salah satu dari kita pernah merasakan hal diatas,,,akan ada moment-moment dimana, kita merasakan salah satu dari tiga hal diatas,,,

Ini kisah tentang seorang anak laki-laki bernama Rehan, di besarkan di panti asuhan, merasakan buruknya perlakuan hidup kepadanya,,,Masa Remaja yang buruk,,

Berkali-kali bangkit,,kemudian terjatuh,,dan bangkit lagi,,hingga jatuh lagi,perjalanan hidup yang panjang zero to be the hero

Merasa ALLAH amat membencinya,,,

Continue reading