9

Persimpangan Jalan # Eps 30


Pulau Nunukan 20 Maret 2012

Selamat malam semuanya,, apa kabar ,bagaimana kabar kalian,, hari ini saya  sudah kembali ke Nunukan,, perjalanan panjang,, kembali di mulai,, Jakarta,, – Balik papan – Tarakan – Nunukan gak tahu untuk waktu berapa lama.. yang pasti sampai tugas ini selesai,, doakan saya ya tugas ini segera selesai..

Mungkin saya akan ada di Nunukan sampai sabtu,,selanjutnya saya akan melanjutkan perjalanan  ke Sebuku  dan stay disana untuk beberapa hari,, doakan saya teman,,semoga kali ini saya tidak akan galau seperti perjalanan kemarin..  tadi pagi waktu berangkat gak pake acara galau kaya sebelumnya sih ,, termasuk waktu naek pesawat lkecil saya milih tidur aja..dan tidak berpikir apapun.. eh salah deng,,sekarang saya punya satu objek yang jadi pemikiran baru,, nanti kapan kapan saya cerita,, paling gak object ini bisa jadi pengalihan semua ketakutan saya yakk

Tapi hari ini perjalanannya di mulai dengan tragedi,, hiksss koper saya patah di bandara,, parah emang,, gara-gara saya nya gak sabaran apa aja main di betot,, jadi nya patah deh untung tadi ada partner saya yang cerdas kopernya di sambung pake tali rafia..sedikit memalukan,, mana di liatin sama orang-orang ,, hayyahh

saya udah berusaha ngurangin bawaan ngurangin baju yang harus di bawa,,tapi tetap aja banyak bangett semuanyaa heran deh euyy padahal si partner cuma bawa back pack doang. satu tas,,gak lebih gak kurang kenape yee giliran saya tiap keluar kota selalu kaya orang pindah rumah.. *pingsan*

Doakan saya teman,, memulai perjalanan ini dengan baik, semoga bisa berakhir dengan baik pula..dan saya bisa segera pulang,, pulang kerumah tempat dimana saya di rindukan dan selalu diharapkan.. * pelukk*

Continue reading

Gallery
46

Berjilbab Yakinn Cyinnn


Bekesong City,, 6 February 2012

Kemarin saat saya berceloteh kepada seorang sahabat,

Cong,,mulai senin gw pake jilbab…

Sang teman kaget dan bilang.. serius lo cong,, kesambet di mana,,kok bisa,, lo gak lagi patah hati kan..

Sahabat saya yang lain bilang,,

Yakin sama keputusan kamu,, kamu lagi jatuh cinta ya,, kenapa tiba-tiba berubah..

Lain sahabat,,lain dirumah celoteh orang orang rumah,,ketika saya mengutarakan keinginan saya..

Papa

Yakin sama keinginan kamu,, ingat non,,jilbab itu bukan cuma pajangan doang,, gak bisa di lepas kapan pun kamu bosen,,sekali kamu memutuskan untuk pakai jilbab maka selamanya harus pakai,,

Mama

Yakin,,, ini komitmen ya nak,,bukan angot angot tai ayam,,

Abang,,

Kalau pakai jibab,, pakai yang bener,,jangan atas lo tutup terus belahan pantat kemana,,mana, jangan jadi orang munafik,, ya..

Si bungsu,,

Yakinnn,, trus koleksi celana pendek lo mau di buang kemana,, hobi lo foto pake gaya heboh gimana,, belum lagi hobi lo tebar pesona dimana mana itu..

He….he…he..he dari semua komentar diatas,, justru comentar si bungsu yang selama ini jadi selalu jadi momok bagi saya,,ketika saya memutuskan untuk mengenakan jilbab,,,

Apa kabar ya sama koleksi celana pendek saya,,secara ya bow,, saya lebih suka pake celana pendek dari pada celana panjang,, kalau pakai celana pendek gak gerah..dan lebih ringkes aja kalau mau kemana-mana,,

Hobi tebar pesona.. sebenernya bukan tebar pesona.. tapi lebih ke berbuat baik sama banyak orang,,bukan salah saya kan,,kalau pada akhirnya perbuatan baik saya di salahartikan oleh orang lain.. *dilempar bakiak*

Hobi foto pake gaya heboh,, ini bagian yang selalu menjadi pertanyaan saya…kalau pakai jilbab gak bisa foto pakai gaya heboh,, gak mungkin kan,,hobi foto nganga,, nungging sana sini dengan pakaian bernama jilbab…

Tiga pertanyaan tersebut yang selalu menunda keinginan saya untuk mengenakan jilbab,, selalu ada suara hati di dalam jiwa saya yang bilang.. “nanti aja kalau udah siap,, “

Menunggu saya siap,,entah sampai kapan saya merasa siap,,

Hidup terus berjalan,, jatuh bangun,, terkapar,, berusaha kembali berlari ,, terkadang saya ingin menyerah..namun hidup meminta saya untuk terus berjuang…

Perubahan ya banyak perubahan dalam kehidupan saya,, perubahan emosi yang terkadang tidak terkontroll, orang-orang sekitar yang juga ikut berubah,,

Dan kemudian di penghujung januari ada banyak keajaiban hadir di hadapan saya,, MATAHARI yang pada akhirnya berwujud sempurna.. Si Bungsu yang mulai meretas satu demi satu tangga mimpi-nya.. keajaiban lain dalam dunia pekerjaan saya,,

Dan tanya itu kembali hadir di hadapan saya.. ” Kapankah saya siap,,untuk melaksanakan janji ini,, kalau mau nunggu siap,, gak akan pernah siap kan..”

Celana pendek itu masih bisa di pakai dirumah,, gak ada yang salah kan dengan berbuat baik sama semua orang,,kalau pada akhirnya kebaikan saya di salah artikan,, bukan salah saya juga kan,, hobi foto heboh mungkin emang udah gak sesuai sama umur saya,, gak bisa foto heboh bisa foto dengan gaya lain kan..

Dan pada akhirnya saya sampai pada satu kesimpulan,, Siap gak siap saya harus siap,, meyakinkan diri jika ini adalah keputusan yang benar…

Pertanyaan berikutnya kembali hadir di benak saya..

Bisa konsisten gak ya gw,, kalau tiba-tiba di tengah perjalanann gw bosen gimana,, terus apa gw siap dengan perubahan perubahan yang akan datang dalam hidup saya,,

Dan jawaban lain hadir di kepala saya..

Yakin aja kalau ini adalah jalan yang benar,,insya ALLAH kalau niat kita baik ALLAH pasti ridho,, perubahan-perubahan itu,, mungkin di awal memang sulit,,tapi pada akhirnya kita akan terbiasa,,dan beradaptasi dengan semuanya,,

Semua pertanyaan itu berputar,,putar,, tapi bukan kah kadang ketakutan-ketakutan itu hanya sebatas imaji saya,, ketakutan-ketakutan itu pada akhirnya tidak seburuk yang saya bayangkan..

Ya kawan,,

siap gak siap,,yakin gak yakin,,hari ini saya memutuskan langkah besar ini,, Menggunakan jilbab dalam kehidupan saya,,

Doakan saya bisa tetap konsisten pada keputusan ini,, gak jadi orang yang sok alim,, sok bener atau apapun,,tetap menjadi Putri Rizkia,,yang gak pake topeng,, jadi diri saya sendiri apa adanya,,

21

Perjodohan dan bagaimana mereka memaknainya.. Part 2


Baiklah setelah kita membaca Part 1  tentang acara perjodohan di komunitas minang… sekarang saat nya baca Part 2 ya.. maaf..kalau nunggunya kelamaan.. :D :D

cerita ini dimulai dengan kuatnya adat perjodohan di keluarga minang,, tentang dua orang anak manusia Buyung dan Upik yang akan di jodohkan.. bagaimana selanjutnya..mari disimak ya ..

Ketika kedua keluarga mulai memperbincangkan hal ini,, mempelajari bibit, bobot, dan bebet masing-masing keluarga,, lagi-lagi ada hal unik, ketika keluarga Buyung menyetujui tentang perjodohan yang ingin mereka lakukan,,bagian pertama yang diajak untuk berunding bukan lah Buyung , sang korban dari perjodohan ini, tetapi keluarga besar, ketika keluarga besar menyatakan setuju, selanjutnya tugas sang ibulah untuk membujuk anaknya agar mau menikah, si Buyung cukup liat foto, dengar promosi dari sang Ibu,, dan kemudian mengambil keputusan, setuju atau tidak setuju,,

Ketika Buyung menyatakan setuju, keluarga buyung akan melamar Upik, dan lagi..lagi seperti kasus diatas,, yang diajak pertama kali ngomong bukan Upik tetapi keluarga besar,, ketika keluarga besar bilang setuju, maka tugas sang Ibulah untuk membujuk upik agar setuju dengan perjodohan ini,,

Mungkin ada yang bertanya-tanya segampang itu ya, ya semuanya tergantung dari kemampuan seorang Ibu untuk mempengaruhi anaknya, menjelaskan Bibit, Bobot dan Bebet, latar belakang dan kepribadian Buyung,, dan di akhir semua nasihatnya sang Ibu akan mengeluarkan senjata rahasia,, nasihat klasik yang selalu di ucapkan oleh para Ibu ketika anak-anak mereka di jodohkan

/“ keputusan terakhir ada ditangan kamu,, tapi kita keluarga besar percaya kalau ini adalah yang terbaik,, kalau kamu masih ragu,,cobalah Istikarah,, temukan jawabannya,, biarkan ALLAH yang menuntun mu, menemukan jawabnya,,”

Dan nasihat ini cukup manjur,, kedua belah pihak melakukan istikarah,,dan 90 % dari semua cerita yang ada menyatakan setuju untuk di jodohkan,,

Waittt bentar,, pasti ada yang nanya,, si Buyung ama Upik udah ketemu belummm,, tidak saudara-saudara, mereka gak ketemu,, mereka Cuma tukeran foto, sama tukeran no Handphone,,dan semuanya berlanjut dalam komunikasi dan canggihnya teknologi, Telepon, Facebook, Yahoo Messenger,,

Gila ya,, mulai dari proses lamaran, tunangan,, hingga akhirnya menikah mereka belum ketemu,, Buyung dan Upik baru ketemu 2 minggu menjelang pernikahan mereka,, dan mereka cocok..cocok aja, , gak ngalamin apa yang di sebut “prewedding sindrome”

Gila dan bener-bener gila,… manusia memutuskan menikah hanya karena pengaruh keluarga,menjalin komunikasi yang Cuma by phone aja, hebat,,dan bener-bener keren,,

Bagi saya pernikahan adalah hal terpenting,,keputusan besar yang di buat sekali seumur hidup,, harus berpikir 1000 kali,, saya selalu berpikir,,andai saya meninggal di umur 60 tahun,,dan saya menikah di umur 26 tahun,,berarti saya akan menghabiskan 34 tahun hidup saya dengan orang yang sama,membangun sebuah kisah baru,,jadi saya akan selalu berpikir banyak sebelum memutuskan ya,,untuk menikah..

Tapi tidak bagi Buyung,,Upik bahkan mungkin bagi keluarga besar saya yang lain,, mereka memutuskan menikah melalui sebuah kata “Perjodohan” saya pernah bertanya, bagaimana dengan perasaan cinta,, apa cinta bisa di paksakan,, apa cinta bisa tumbuh kemudian.. dan mereka menjawabnya dengan bijakk.

“ semua nya di mulai dari kata percaya,,asal kita percaya dan mampu menjalaninya cinta itu akan tumbuh, semua nya di mulai dengan kata keyakinan,,yakin bahwa ini yang terbaik, yakin bahwa kita mampu,, dan asal semua tetap berjalan di koridor yang benar,,percayalah di jodohkan bukan lah hal yang buruk.. “

Lalu saya akan kembali bertanya.. kalau kemudia cinta itu gak tumbuh gimana, kalau ternyata proses perkenalan kalian yang seumur jagung itu ternyata gak punya impact apa-apa gimana,, kalau ternyata salah satu dari kalian jatuh cinta lagi gimana…(*saya nanya kaya wartawan ya.. :D :D :D

Dan lagi..lagi mereka menjawab.

“mungkin cinta itu tidak tumbuh,, tapi ketika sudah ada anak.anak rasa sayang itu akan hadir dengan sendiri nya,, rasa di mana kita ingin menjadi yang terbaik.. kalau ternyata pasangan kita di luar harapan kita,, maka anggaplah itu ujian dan tantangan..

ujian agar kita selalu bersabar,,dan tantangan untuk membuatnya menjadi lebih baik lagi.. dan jika suatu hari nanti salah satu diantara kami ada yang jatuh cinta lagi kepada orang lain..maka bukan cintanya yang salah , kami lah yang salah,, percaya pada satu doktrin yang selalu di tanamkan para tetua-tetua kami..bahwa rumput tetangga hanya fatamorgana, ,rumput di halaman sendiri tetap lebih baik..”

Hebat kan.setiap ada salah satu dari keluarga besar saya yang menikah karena di jodohkan saya akan menanyakan pertanyaan di atas dan semua rata-rata menjawab dengan jawaban yang sama,,jadi teringat sama nasehat salah satu tetua kami yang selalu bilang…

“kelakk ketika kamu sudah semakin dewasa,,cinta bukan lah hal terpenting dalam hidup ada banyak hal yang lebih penting,,dan percayalah cinta itu bisa di paksakan,,ketika kalian melakukan segala sesuatunya dalam ketulusan.cinta itu akan muncul..”

Setiap manusia mempunyai pemahaman yang berbeda-beda tentang perjodohan dan jujur saya salut sama semua ini,,dan kadang ini yang lagi-lagi bikin saya percaya bahwa hidup adalah misteri

SELALU ADA RAHASIA DI BALIK RAHASIA..

Ada banyak kisah perjodohan dan pernikahan yang lebih heboh dari kisah upik dan buyung,,dan setelah mereka menikah,,keluarga mereka baik..baik aja.. nah kalau misalnya ada yang nanya..terus lo gimana put..lo di jodohin dong…ha..ha..ha..ha saya akan menjawab..no comment…liat ntar aja dah.. :D :D :D

19

Karena Hidup Adalah sebuah pilihan…


my office room 6 Agustus 2010 15:11 (not feeling well

hai semua…makasih ya yang udah berkunjung dan ninggalin comment..maaf ya, belum sempat berkunjung balik dan selalu balesin commentnya dimalam hari, soalnya sekarang saya lebih suka edit coment yang ada baru ketik balesannya, lebih repot..tapi lebih nyenengin..karena comment yang tertera adalah comment yang bener-bener dari teman-teman semua.

belom jadi

ingat gak waktu kecil ada dongeng Putri Salju, ada moment dimana Putri Salju makan apel beracun terus dia tertidur panjang,dan kemudian berakhir dengan datangnya Pangeran Tampan yang menyelamatkan Putri Salju…kadang saya berpikir apa jadinya ya, jika Putri Salju, menolak apel tersebut dan balas menyuruh nenek sihir memakan apel tersebut, atau Putri Salju tidak memakan apel tersebut dan 7 kurcaci yang memakannya…he…he…eh..yah itulah imajinasi saya,andai Putri Salju melakukan pilihan yang berbeda..pasti ending ceritanya berbeda bukan…(^_^)

yah begitulah..kadang tanpa kita sadari setiap detik dalam hidup kita adalah pilihan, mulai dari bangun tidur,.sampai mau tidur lagi semuanya adalah pilihan dan setiap pilihan kita pasti ada resikonya….(^_^)

salah satu diantara sekian banyak cerita dalam hidup saya tentang memilih adalah kemarin…

kemarin pas mau pulang dari kantor, hujan turun lebat, teman-teman saya memilih menunda waktu pulang nya dan nongkrong di kantor sampai hujan berhenti dan saya..dihadapkan pada dua pilihan

  • ikutan nunggu hujan berhenti nongkrong dulu ama teman-teman dan artinya saya harus pulang naek omprengan melalui jalur darat di jakarta dan dipastikan akan bersahabat dengan kemacetan jakarta-bekesong..ehm…paling cepat perjalanan 2 jam, paling lama unpredictable..3 jam…bahkan mungkin 4 jam..akhir-akhir ini kemacetan di jakarta makin menggila….
  • tetap pulang naek kereta seperti biasa, gak punya payung..tapi pastilah di jalan banyak ojek payung, basah dan kehujanan tapi sampai dirumah lebih awal gak perlu nunggu dan gak ketemu indahnya macet jakarta.

dah saya lebih memilih pilihan kedua, tetap pulang walaupun satu kantor ngelarang dengan alasan hujan yang deras saya dengan polosnya hanya menjawab “Tenang aja,ini hujannya cuma sebentar kok..” dari kantor saya masih harus naek bemo dulu sebelum naek bus untuk kemudian turun di stasiun sudirman,jarak dari kantor ke pangkalan bemo cukup dekat, dan salah-satu dari OB saya berbaik hati mengantarkan saya hingga ke pangkalan bemo.

ternyata di benhil,pas turun dari bemo tidak ada satu orangpun ojek payung yang saya jumpai, (*saya  lupa kalau ojek payung malas beredar di pasar, mungkin mereka lebih suka di halte dan ditengah hujan deras seperti ini, ojek payung pasti laku keras. )hujan semakin deras dan gak ada pilihan lain..saya harus hujan-hujanan untuk menuju halte bus,(^_^) basah kuyup pastinya, untung lah saya segera dapat bus, dan kemudian menuju stasiun sudirman..ternyata cerita sedih saya belum berakhir, ada razia polisi di stasiun sudirman,jadi bis gak bisa berhenti di sudirman dan supir yang baik hati itu menurunkan saya di tosari, (*grand indoesia lebih tepatnya,..) hujan yang semakin deras, gak punya payung,..jalan kaki menuju stasiun sudirman…sendirian pula…alamak jay keren banget.. (^_^)

sesampainya di stasiun sudirman, ternyata kereta nya terlambat, hujan deras selalu mengakibatkan gangguan kereta, kereta gak akan bisa pakai kecepatan biasa, selalu lebih lambat, untuk menghindari anjiloknya kereta tersebut, dan distasiun sudirman saya jadi manusia yang amat sangat manis, basah kuyup untung cuma celananya aja yang basah, baju saya hanya lembab, karena msih di lindungi jacket yang saya kenakan..

satu setengah jam jarak tempuh yang harus saya lalui, setengah jam nunggu kereta, dan satu jam di perjalanan biasanya di perjalanan hanya 30 menit tapi kali ini kereta berjalan lebih lambat, dan tertahan di banyak stasiun,

kedinginan , kelaperan dan badannya mulai demam,serta radang tenggorokan yang sedang menyiksa, saat itu saya berpikir…apa jadinya jika saya memilih pilihan pertama menunggu hujan berhenti baru pulang kerumah, pastinya saya tidak akan basah dan kedinginan seperti ini , mungkin saya hanya harus berdamai dengan macetnya jakarta…tapi inilah hidup saya telah memilih dan setiap pilihan ada resikonya….

saya memilih tetap pulang naek kereta, dan resikonya adalah saya harus kehujanan,

sampai di bekesong .he…he..he…bekesong ternyata kering kerontang…bintang bersinar dengan terangnya, dan mama saya dengan polosnya bilang..”kenapa kamu basah-basah gitu, kecebur got neng.. :D

itulah hidup, semuanya adalah pilihan dan apapun itu pasti ada resikonya..semua ada ditangan kita sebagai manusia tetap melangkah tanpa memikirkan resiko di depan, atau memilih diam dan menunggu…

dan seperti hari ini kehujanan kemarin telah dengan sukses membuat badan saya demam, radang tengorokan yang makin hebat,