Gallery
27

1000 Kata perhari selama 6 bulan.. Bisa gak ya,,


Bekesong City,, 19 Februari 2012,,,

Tahu kan kalau inspirasi menulis saya adalah Tere Liye,, yup sang penulis hafalan shalat delissa,,
Ada banyak alasan kenapa saya mengagumi seorang tere liye..
1.    Karena beliau tak pernah berhenti mengajarkan kita tentang arti hidup sederhana.. bercerita tentang indahnya dunia kanak-kanak,, atau bagaimana kita mengerti tentang banyak hal dalam hidup.. melihat segalanya lebih dekat,,,  :)
2.    Gak ada orang yang suka di kritik,, apalagi di protes sana sini ,, soal tulisannya,, dan si Bang Tere,, gak pernah protes kalau saya complain,, pernah ya,, saya complain soal kejanggalan di salah satu novel yang ditulis ,, dan complain saya langsung di jawab,, si Abang juga mengakui kalau bagian yang saya komplain itu memang terlewat karena novel yang dibuat bersetting mundur ke belakang,,
Ini yang membuat saya semakin kagum,, sama beliau,, gile ye bow,, seorang penulis best seller,, gak marah saat saya protes,, dan malah jawab gini ,, “ kamu jeli juga ya,, “ Saya aja yang penulis ecek-ecek suka sewot sendiri kalau ada orang yang comment macem-macem soal tulisan saya,,
3.    Tidak pernah berhenti mengajak semua orang untuk menulis,, yup ,, si Abang sering bilang gini ,, “sadar gak sih kalian kalau kemampuan kalian update status sehari lebih dari 5 kali, comment status orang , berisik di twitter ataupun di forum-forum,, itu kadang gak ada gunanya akan lebih baik kalau kemampuan itu kalian jadikan tulisan,, di tulis menjadi satu tulisan yang utuh,,”
Disalah satu tulisan lainnya si abang juga pernah ngomong gini ,
“menulislah karena kalian gak akan pernah tahu kekuatan dari sebuah tulisan yang kalian buat,, siapa yang tahu jika di belahan dunia sana,, ada seorang anak yang setiap hari membaca tulisan kalian.. menjadi lebih bersemangat menjalani hidup karena tulisan-tulisan yang kalian buat,, ada kekuatan dahsyat dari setiap tulisan-tulisan yang tercipta dari hati,,
4.    Galak,, ha…ha..ha…ha ini satu lagi yang saya suka dan kadang bikin saya geleng-geleng kepala sendiri, si Abang terkenal galak,, apalagi menghadapi pembaca yang rempong,, banyak tanya,,atau sibuk complain sana sini,,merasa pintar,, tapi jatohnya sok tahu,, prinsip si Abang yang saya junjung tinggi adalah  “Anda sopan kami segan”  ya selama kita sopan dalam bertanya,, gak kepo pasti dilayani dengan baik,,kalau udah sotoy ,,siap siap aja di celetukin..  :D :D :D
5.    Berdiri diantara semua golongan,,yup kekeliruan yang kadang terjadi di antara pembaca,,karena tulisan-tulisan yang terkadang bersifat religi,, maka si Abang sering di kira penulis religi, padahal gak juga,,beliau menulis tentang banyak hal,menulis tentang ke aneka ragaman suku dan budaya,, tidak ada di satu agama tertentu ,,ataupun golongan tertentu,, menulis kebaikan secara universal..
Banyak hal yang beliau bagi di setiap note yang di bagikan secara gratis di fan page nya,,catatan yang menginspirasi banyak hal,, nah,, di salah satu postingannya si Abang menantang kita para pembacanya ,,

Bang saya mau belajar nulis, Abang mau jadi guru saya, baik saya terima. “silakan kerjakan PR, tulis 1000 kata/ hari selama 6 bulan, setelah selesai baru kita mulai belajar serius” Bukannya mengerjakan PR malah terussss saja bertanya, bertanya dan bertanya lantas kapan mulai nulisnya? Saya bosan dengan orang-orang yang memahami dunia tulis menulis itu seperti idol-idolan , dia pikir bisa jadi instan. Jadi macam kontes boys band\girl band. Kerjakan PR itu selama 6 bulan tanpa absen seharipun maka kalian tidak membutuhkan guru siapapun untuk bisa menulis lebih baik dari siapapun. Jangan sibuk minta sharing, minta kritisi, minta baca padahal baru juga punya beberapa tulisan.

See.. galak kan.. nusuk dan to the point..  saya aja baca nya cengar cengir sendiri,, ngerasa tersindir juga karena kan saya juga sering kepo , ngeshare tulisan di facebook ataupun di grup :D :D :D
Tapi saya setuju dengan statement bahwa dunia tulis menulis bukan dunia instant,, semua butuh proses, semua butuh belajar,, terkadang saya prihatin dengan buku-buku teen lit yang saya bertebaran di toko buku ,, disalah satu buku yang saya baca..

“Papi aku adalah direktur dari perusahaan terkenal, ke kantor naik mobil Alphard, si Mami pergi arisan mengunakan mobil Mercy ,,aku terpaksa deh naik camry aja,,”

Ironi kan,,ya ampun adik-adik ini , sudah cukup kan kita melihat segala kemewahan itu di sinetron,, kenapa pula di buku-buku teenlit juga selalu bercerita tentang kemewahan,, tentang cowok populer yang jatuh cinta sama si cupu,,tentang persaingan memperebutkan sang super star,,
Jujur saya rindu,,pada era,, Lupus,, tulisan yang simpel, tapi ngena banget di hati,, pada era di mana majalah Bobo selalu menemani kita anak-anak dalam kehidupan sehari-hari,,
Saya rindu pada dongeng-dongeng itu,, pada setiap cerita yang mengajarkan kita untuk gak sombong,,dan melihat segala sesuatu lebih dekat..
Bukan,,bukan saya iri,, melihat semua tulisan yang beredar saat ini ,,tapi saya hanya merasa “Gak ada pilihan ya tulisan yang lebih baik lagi” di toko buku terkenal , kenapa yang ada hanya buku yang bercerita tentang semua hal bodoh,, pelajar bodoh, dokter bodoh, insyinyur bodoh,, apakah segitu bodohnya teman-teman kita ini ,, fine kalau tulisan bodoh itu berakhir seperti tulisan raditya dika,, selalu ada makna di setiap akhir cerita,, tapi ini gak,,di setiap akhir tulisan itu selalu berakhir dengan diskriminasi terhadap satu status sosial, agama,,dan terkadang ras,,
Tapi saya juga gak lebih dari pecundang,,cuma bisa complain tanpa melakukan apapun kan,, dan tantangan si Abang pagi ini ,sungguh membuat saya tergerak,, menulis 1000 kata perhari selama 6 bulan,, kalau berhasil baru akan dibimbing menjadi penulis yang baik,

1000 kata perhari selama 6 bulan,,itu artinya ada 180 postingan ,,bisa gak ya,,

Ha..ha..ha. jujur saya cengar cengir baca nya,,gila ya,, tahun kemarin saya Cuma bertahan satu bulan ikutan post a day,,   tahun ini beranikah saya melakukannya,,,
Kalau saya berhasil melewati tantangan ini, maka impian untuk berguru langsung sama penulis favorit saya bisa jadi kenyataan,, tapi sebelum saya mulai melangkah,, saya butuh saran dari teman teman semua..

Saya ngelakuin tantangan itu di blog ini ,,atau bikin blog baru aja yak,, karena saya kebayang gimana muntah-muntahnya orang kalau disuruh baca artikel sepanjang jalan kenangan,, apalagi tiap hari yang ada pada pusing sendiri kan..  menurut teman-teman gimana,, ada tiga pilihan sich , ikut tantangan itu menuliskan di blog sendiri, bikin blog baru,, atau cukup nulis di folder laptop aja,,yang penting konsisten toh si Abang bilang “ jika kalian berhasil melewati tantangan ini , silakan kembali pada saya 6 bulan lagi.. “

Doakan saya ya teman,, semoga kali ini bisa konsisten,, bisa melewati tantangan ini ,,dan cita-cita saya menjadi penulis yang lebih baik lagi tercapai,, jangan lupa ya pertanyaan saya di jawab,,

Doa saya pagi ini ,,
Semoga 6 bulan lagi . 19 Agustus 2012, saya bisa menepati janji itu , menyelesaikan PR ini ,dan menjadi lebih baik lagi,, amin..

Gallery
13

Hafalan Shalat Delisa,,(*Kekuatan sebuah review..


Bekesong City 24 Desember 2011,,

Hari ini saya nonton Film terbaru nya penulis favorit saya Tere Liye , Hafalan Shalat Delisa,,  setelah selesai nonton saya langsung ngewall sama bang Tere..buat comment tentang filmnya…

Saya :

Sumpah bang,,

Saya kalau nonton film sesedih apapun saya gak pernah nangis,,

Tapi beda untuk delisa,, sukses membuat saya berurai air mata,, akting reza rahardian,, amat memukau,, menjiwai,,

Sukses bang untuk film nyaa

*makasih ya banng

dan Bang Tere membalas wall saya..

tapi tetap saja ada yg bilang film itu sampah :) *cek sj twitter, review para hater

membaca comment si Abang membuat saya kaget.. apa iya ada yang review buruk tentang film ini , padahal ini satu-satu nya film yang sukses membuat saya menangis,,  saya heran membaca comment si Abang, dan kemudian saya pun mengetikkan kata *kritik terhadap film hafalan shalat delisa* di mbah google dan taraa… ternyata banyak juga ya , yang ngereview soal film ini terutama sisi negatif,,

Dialek Aceh yang buruk , Tata gambar yang tidak bagus,, Mendramatisir musibah, bahkan ada yang lebih seru lagi,, segala nama TereLiye yang di permasalahkan..

Kritik, dan Meremehkan,,kita amat ahli melakukannya,, gak ada yang salah dengan kritik kalau kritik itu seimbang,,tapi kalau kritik itu negatif,merendahkan dan kemudian membangun opini buruk,, apakah itu masih bisa dianggap baik,,kenapa tidak menulis review yang seimbang..tidak hanya mengambil sisi buruk,,bagian yang kurang,,juga mengambil sisi baiknya,mengambil apa yang bisa di petik dari film ini ..

pasti pada banyak yang nanya..emang filmnya gimana putri,,ini mana bagian review nya…. (*ditimpuk massa…)

baiklah baiklah pemirsa..saya akan mencoba menulis review film ini  dan seperti biasa sesuai dengan mood saya ya..

Cerita ini berlatar belakang Lhok Nga Aceh , cerita tentang keluarga Umi Salamah yang memiliki 4 orang anak Si Sulung Fatimah, Si kembar Aisyah  & Zahra, serta Si bungsu Delisa,  dengan Ayah yang bekerja di luar negeri, keluarga yang bahagia,,dan nyaris sempurna,,

ingat kan kalau dulu waktu kita kecil , di pengajian ada ujian hafalan shalat,, kalau lulus shalat biasanya suka di kasih hadiah,,hal yang sama juga terjadi pada Delisa, di ujian hafalan shalat kali ini ,umi menjanjikan kalung untuk delisa, kalung dengan insial “D” D untuk Delissa,

26 Desember 2004,,di hari ujian hafalan shalat,, ketika Delissa maju untuk praktek shalat,,Tsunami datang meluluhlantakkan segalanya,, Tsunami merenggut semua yang di miliki Delissa dan jutaan warga Aceh lainnya,Delissa kehilangan Kak Fatimah, Kak Aisyah, Kak Zahra,,serta Umi yang tak di temukan jasadnya.tak hanya keluarga ,, Delissa juga harus kehilangan sebelah kaki nya.. 

namun hidup harus terus berjalan,, menangis dan putus asa bukan lah cara terbaik menyelesaikan semua masalah,, Delissa dengan senyuman , dan keceriannya,,menjadi Matahari bagi sekitar,, dengan senyumannya Delissa mengajak semua nya untuk bangkit dan percaya

Bagaimana Delissa melanjutkan hidup, dimana bagian yang membuat seorang Putri Rizkia menangis, mending tonton sendiri ya bow..yang pasti film ini top banget dah..

bagian yang saya kagumi dari film ini adalah ..

a) 4 Jempol untuk para pemeran film ini,,, Reza Rahardian amat sangat memukau dengan aktingnya, sumpah ya bow.. si Reza udah cakepp, akting nya bagus pula,, bagian yang mengharu biru di akting nya reza adalah ketika*Abi mencoba memasak, namun Delissa terus meminta ini itu yang membuat Abi emosi , ketika makanan di hidangkan Delissa dengan polosnya bilang, “Masakan Abi gak enak, masakan Umi lebih enak ” Abi yang sudah lelah , emosi,  membanting piring kemudian berteriak “Umi lagi, umi lagi,Umi sudah gak ada “ *gilee ye bow,, sedih ituuu berasa banget ,,kaya diomelin si Babe  dirumah :D :D :D

b) Delissa yang tumbuh menjadi anak kecil tidak pelit dan selalu membagi setiap bagian yang dia terima, setiap mendapatkan rezeki maka dia tidak akan menikmati sendiri namun juga membagikan kepada sekitar..*kalau waktu kecil aja udah belajar untuk berbagi ,,gedenya pasti akan tumbuh menjadi anak yang suka berbagi,,*

c) celoteh aisha yang bilang..” Makanya kalau shalat itu jangan cuma di hafal bacaanya,,tapi juga artinya..” sumpah ya saya jadi malu,,sepertinya saya termasuk di bagian yang di komentari aisha,, terkadang hanya hafal bacaanya tapi lupa artinya..

d) Lakukan sesuatu dengan ikhlas,,jangan menharapkan hadiah,, serahkan segala sesuatunya hanya pada ALLAH , lagi lagi saya jadi malu,,karena terkadang dalam bertindak saya mengabaikan kata iklas,, melakukan sesuatu karena ingin terlihat hebat,,ingin di puji atau yang lainnya..IKHLAS mudah di ucapkan tapi sulit untuk di praktekkan,, gak semudah melafazkannya..

Mari kita nonton Hafalan Shalat Delisa, Film keluarga yang layak untuk di tonton semua umur ,, gak ada bagian kemewahan, umbar aurat,,ataupun bagian ciuman,,jadi tenang aja layak di konsumsi,, :D :D :D :D

selain semua review buruk ,,banyak juga kok yang ngereview, ngetwitt bagus tentang film ini,, ada anak kecil yang tiba-tiba meluk  ibunya dan bilang..” Aku Sayang Ibu Karena ALLAH” atau yang tadinya malas Shalat jadi rajin shalat,,

Buat Bang Tere terus berkarya bang,, lahirkan lah novel-novel berkualitas lainnya, novel yang mengajarkan kami untuk mencintai hidup, mencintai kesederhanaan, mencintai keluarga ,,dan selalu tersenyum menjalani hidup :)