Ilmu kepemimpinan sederhana dalam perspektif Islam dan Budaya Minang


Banyak ilmu maupun teori yang diperkenalkan oleh peneliti dari luar negeri yang sering jadi acuan oleh para pemimpin di Indonesia.

Bila di tilik dari sisi yang lebih dekat sebenarnya kita punya ilmu yang sangat sederhana yang bila dihayati dan di amalkan mungkin jauh lebih hebat manfaatnya dibandingkan teori dari barat.

  1. Ilmu Kepemimpinan dalam perspektif budaya Minang.

Pemimpin dalam minang merupakan orang yang dipilih secara mufakat oleh anggota persukuan (misal dalam pemilihan datuk-ketua suku).

Orang minang mengistilahkan seorang pemimpin sebagai orang yang ditinggikan seranting dan didahulukan selangkah”, ini maksudnya pemimpin ditinggikan kedudukannya dipatuhi perintahnya, karena telah dipilih secara mufakat bulat air karena pembuluh, bulat kata karena mufakat.”

Anggota harus mengikuti perintah dan aturan yang ditetapkan oleh pemimpin.

Satu hal yang patut di catat, meskipun anggota patuh pada pemimpin, ini bukan berarti pemimpin bisa semena-mena, karena ada istilahraja alim disembah, raja lalim disanggah”.

Oleh karena itu si Pemimpin yang telah dipercaya harus adil dan bijaksana dalam bertindak.

Si pemimpin juga harus pandai mengolah sumber daya manusia yang ada di sekitarnya, tidak ada yang dihilangkan perannya meskipun si anggota ada yang memiliki kekurangan sebagaimana pepatah yang buta penghembus lesung, yang tuli penembak meriam, yang lumpuh penjaga rumah”, ini mengisaratkan semua anggota bisa memberikan peran dalam kemajuan organisasi meskipun memiliki kekurangan dalam hal ini misalnya cacat.

Inti dari hal yang penulis utarakan diatas adalah

ð Jauh sebelum dunia barat mengutarakan ilmu kepemimpinannya serta teori demokrasinya, budaya demokrasi telah tertanam dan tercipta pada Masyarakat Minangkabau selama ratusan tahun yang lalu,

ð Pemimpin harus adil dan bijaksana

ð Semua orang tanpa terkecuali bisa memberikan sumbangsih nya, karena orang yang merasa diperhatikan dan sumbangsihnya dapat dirasakan dan dihargai oleh atasannya akan semakin giat dalam bekerja, ini akan berpengaruh akan kesuksesan organisasi dalam mencapai tujuannya.

  1. Ilmu kepemimpinan dalam perspekif Islam

Ini merupakan ilmu yang sangat sederhana, yang sebenarnya banyak dipraktekkan oleh semua umat Islam.

Contoh sederhana yang dimaksudkan disini adalah Sholat.

Hanya ada satu orang pemimpin dalam sholat yaitu imam, Imam dipilih karena kemampuan dan ilmunya dalam bidang agama yang lebih tinggi dibandingkan daripada yang lain (anggota-makmum),

Meskipun dianggap memimiliki kemampuan yang tinggi, bukan berarti menjadi imam itu mudah, satu hal yang patut diingat, bila imam salah ia akan berdosa besar, pertanggungjawabannya langsung kepada Allah S.W.T.

Setiap gerakan maupun ayat yang dibaca oleh imam harus sesuai dengan tuntunan agama, harus berurtan mulai dari takbiratul ihram sampai dengan salam, tidak boleh asal semaunya imam.

Satu hal yang menarik, bila imam salah (misal salah dalam gerakan dan hal ini masih dalam toleransi misal lupa jumlah rakaat) ia harus mengakui kesalahannya dengan melakukan sujud sahwi (sujud diakhir shalat) dan meminta maaf kepada jamaahnya sesudah shalat usai.

Sedankan bila kesalahan itu tidak dapat ditoleransi, yaitu hal yang membatalkan shalat si imam, dan hal ini tidak bisa di toleransi (misal kentut), ia harus membatalkan shalatnya, ini berhubungan dengan hati nurani, saya maksudkan disini hati nurani, karena bisa jadi kentutnya tidak mengeluarkan “aroma” dan hanya dia sendiri dan Allah S.W.T yang tahu, maka si imam harus berani mengundurkan diri sebagai imam dan segera digantikan oleh salah seorang makmum.

Dalam budaya Asia Timur ada istilah harakiri, yaitu pemimpin yang merasa gagal, biasanya dia akan melakukan bunuh diri.

Dalam Agama Islam, bunuh diri merupakah hal yang diharamkan, yang dituntut dalam Islam, bila pempimpin salah dan gagal, dia harus mempertanggunjawabkan kesalahannya dengan sujud sahwi maupun mengundurkan diri.

Dilihat dari sisi Makmum, bila seorang imam telah ditunjuk, maka para makmum harus mengikuti setiap gerakan dan ayat yang dibaca oleh imam, makmum tidak boleh mendahului imam, ini mengindikasikan bahwa anggota organisasi harus mematuhi atasannya.

Makmumpun memiliki tanggung jawab dalam mengingatkan imam bila imam melakukan kesalahan, misal imam salah dalam membaca ayat, maka makmum akan mengeraskan suaranya membimbing imam agar tidak salah, ini mengindikasikan makmum juga harus membimbing imam agar salat tidak salah.

Meskipun makmumnya perempuan, tapi ia harus mengingatkan imam agar tidak salah dengan menempuk punggung telapak tanggannya. Ini membuktikan bahwa dalam islam perempuan juga memiliki peran penting dalam shalat, (apalagi dalam kehidupan).

Inti dari hal yang penulis utarakan diatas ,

ð pemimpin harus orang yang memiliki pemahaman akan kepemimpinannya (ilmu yang tinggi),

ð pemimpin harus berada di jalur yang telah ditetapkan,

ð pemimpin harus memiliki berani mengakui kesalahan, dan bila ia telah keluar dari aturan yang ditetapkan ia harus mengundurkan diri,

ð Anggota organisasi wajib mengigatkan pemimpin bila telah keluar dari jalur yang telah ditetapkan.

Semoga tulisan diatas bermanfaat dalam kehidupan kita, dan membuat kita bangga akan Agama dan kebudayaan kita

Bekasi, 15 April 2010.

pasti bingung baca tulisannya,,sejak kapan tulisan saya lurus gini..he…he..he..anda benar,,ini bukan tulisan saya,,tadi lagi beberes folder di laptop nemu tulisan si Abang,, mungkin ini bahan buat ngajar kuliah kali ya,,karena si Abang kan ngajar leadership,,tapi di publish aja,,lumayan buat ilmu..

Advertisements

Mete, Boto…dan Benggong,,


Saya tumbuh dan besar di lingkungan Betawi, mengenal budaya betawi,bahkan dialek bahasa yang selalu saya gunakan lebih cenderung ke anak betawi daripada gadih minang..yang baik budi.. (^_^)

Tumbuh dan besar di lingkungan Betawi khususnya Betawi Tanah Abang, telah membentuk karakter saya menjadi seperti saat ini, banyak hal yang saya kagumi dari Betawi Tanah Abang dan mungkin tidak saya temui di komunitas Betawi Bekesong City ,,

Perbedaan mendasar antara Betawi Tanah Abang dan Betawi Bekesong City , terletak di Bahasa dan dialeknya, Bekesong City lebih ke Betawi pinggiran dan jika bicara cenderung ngapak,,volume suara yang lebih pelan… (*kalau di Tanah Abang amat sangat cempreng,, 😀 😀

Dan untuk kata, ada beberapa kata yang sampai detik ini jarang saya temukan di Betawi Bekesong City, bahkan kalau saya mengucapkan kata-kata ini, mereka cenderung bengong dan balik tanya, itu artinya apa… (^_^)

Mete… ( di ucapkan dengan lafal Metee,, “e” di belakang itu di tekan

Mete biasa di ucapkan untuk menggambarkan orang yang keras kepala, dan gak mau mendengarkan nasihat orang lain,

Biasa kita mengucapkan mete dalam dialek seperti ini..

“elo tuch yee, Metee bet dah di bilangin, dengerin gw nape… “

Tapi Mete itu bukan untuk menerjemahkan anak yang susah diatur,, (*walaupun artinya sama..sama keras kepala,, ) akan sangat janggal jika kita melafazkannya seperti ini..

“si Nting adalah anak yang Mete (*aneh kan..

Boto (*di ucapkan dengan lafal o yang di tekan kan..

Boto biasa di ucapkan untuk menggambarkan perempuan yang semok,, montok dan seksi ,, (*seperti apa definisi semok, montok dan seksi,,itu biasanya relatif ya,,, ha…ha…ha..) biasanya kalau kita lagi nongkrong dan tiba-tiba ada cewek seksi lewat,,, biasanya kita akan bilang..

“Set dah,, tuch cewek boto bet dah…”

Tapi Boto tidak dapat digunakan untuk menggambarkan laki-laki yang seksi, kekar ataupun gagah,, karena akan amat sangat janggal ketika kita mengucapkan kata boto untuk mengagumi tubuh laki-laki…

“Si Ucup boto bet dah yakk,,,ampe perutnya kotak..kotak gitu..” (*aneh kan…

Benggong.. (*di ucapkan dengan suara keras..dan “ng” di belakang itu biasanya di buat sengau..

Terkadang selain Betawi Tanah Abang, saya masih bisa menemukan kata-kata Mete dan Boto di komunitas Betawi Jakarta lainnya, walaupun jarang, tapi masih ada satu-dua yang menggunakan kata-kata ini,,

Beda dengan kata “Benggong,,” kata ini benar-benar jarang di ucapkan, dan mungkin gak semua orang tahu..

Jujur saya juga gak tahu artinya “Benggong” apa, tapi biasanya kata-kata ini di ucapkan untuk menggambarkan orang yang amat sangat lemot, begok gak ketulungan, tetapi terkadang kata ini juga bergeser makna,, kadang kalau orang lagi marah dan mau memaki orang lain kata ini juga sering di ucapkan,,

Dulu di Tanah Abang ada tetangga saya yang setiap ngomong apapun selalu di mulai dengan benggong,,hingga mendapat julukan “Husin Benggong”

Misalnya :

Si husin keluar rumah pakai baju koko dan bawa sejadah..nah ada tetangga yang liat trus nanya,,

“mau kemana lo sin,, rapi banget,, kaya lebaran..” pasti si husin jawab gini “ Eh benggong,, emang rapi Cuma lebaran aja,, gw mau ke mesjid,mau solat jamaah,, “

Nah bingung kan,, arti kata “benggong” apa,, orang tiap mau ngomong si husin selalu ada benggongnya ,,

tetangga yanng lain menggunakan kata ini untuk menggambarkan orang yang lemotnya sudah amat hebat,, istilah kata udah “mentok” atau untuk marah ketika kesal 

kata ini bersifat ambigu,, dan mungkin penggunaanya tergantung selera mood si pengguna… (*entahlah saya bingung,, sebenarnya arti kata ini apa,,tapi kata ini sedikit lebih kasar dari kata peak

Itu lah sedikit uniknya kata-kata di betawi Tanah Abang yang jarang saya temukan di Betawi Manapun ,dan menurut saya itu akan memperkaya tata bahasa yang lain…

kalau yang lain gimana..apa ya bahasa daerah untuk menggambarkan orang yang keras kepala, montok,,dan benggong.. (*saya gak tahu ini artinya apa.. 😛

Sebuah kisah tentang Dasrun.. (*sambungin lgi ya fren..


cerita ini di mulai,, dari ide gila mbak iyha kita disuruh bikin cerbung yang sambung menyambung menjadi satu.. 😀 😀 😀

Dasrun kaget,,,sibuk nyari,,,nyari dompetnya yang ilang,, semua dibongkar tapi ternyata gak ada,, Dasrun bener…bener kecopetan,,,mungkin dasrun kecopetan di metromini yang tadi ditumpanginya,,,

Dasrun bingung saudara..saudara… padahal uang itu adalah uang untuk makan satu bulan,, hei..lihatlah istri dasrun yang tadi mukanya manis sekarang mukanya berubah jadi asem… (*tipikal ibu-ibu riweh ada uang suami sayang , gak ada uang suami di tendang.. . 😀 😀

Nting (Istri dasrun.. ) : Yah Mas pegimane ampe bisa kecopetan sich,, emang lo taro dimana tuh, uang,, adohh Mas itu kan uang untuk makan satu bulan…. (*mulai ngomel..

Dasrun.. : iya dek,, mas gak tahu, musibah dek, mau gimana lagi..

Nting : yeee Mas..jangan ape-ape lo bilang musibah trus pasrah aje,, emang perut kite kenyang sama kata musibah,, lo liat tuch di dapur kagak ada ape-ape,, mau makan ape kita…( *makin parah ngomelnya,,

Dasrun : Astagfirullah Al Azhim,, dek nyebut to dek, jangan marah,,marah gitu,, ini musibah dek, sabar,, kita lagi di uji,,,, aq kan juga gak kepikiran bakal kaya gini,,,, (*berusaha menyabarkan istrinya...

Nting : ehhhhh Dasrun Bin Zakaria,, ini mah bukan musibah,,lo aje yang bego,, udah tahu di metro mini banyak copet,,masih aje ntuh duit lo taro di kantong belakang,, lo tuch yang cerobohnya gak ilang..ilang,, lo bilang sabar… eh gw udah 8 tahun sabar idup miskin bareng sama lo ye,,, sekarang gw kudu sabar apa lagi,, gw cape…cape idup miskin,,cape serba kekurangan,, cape segalanya,, lo gak tahu,, dari tadi pagi si Rama udah cerita ke temen-temenya, bilang mau ke pasar malam, dari tadi pagi dia udah gak sabar,, dan lo tahu gak,, dari tadi pagi gw udah nunggu,,,nunggu uang belanja,,,, gw lapar,, gw pengen masak enak,, gw mau hidup enakkk (*ngomel tapi matanya mulai berkaca-kaca merasa penat dengan semua yang ada …

Dasrun.. : (*seperti biasa hanya bisa sabar jika istrinya mulai marah,, marah… ) sabar dek, mas minta maaf,, sekarang kasih tahu mas dek,,mas harus gimana… mas juga gak ngerti,,

Nting : (*gak tega ngeliat suaminya tapi geregetan juga ngeliat kemiskinan yang selalu melingkupi mereka…. ) gini aje mas,,nting punya ide,,tapi mas kudu setuju sama ide nting… (*pasang muka ingin mempengaruhi,,,

Dasrun : ide apa toh dek,,

Nting : kenapa mas gak minta tolong sama si Madit aja,, nting dengar dia lagi bagi-bagi zakat, kenapa gak mas ikut antrian aja disana…

Dasrun : Astagfirullah Al Azhim, dekk itu namanya ngemis, lagi pula kan kita bukan orang miskin yang harus di sedekahin,, belum pantes lah kita ngemis kerumah dia,, lagi pula kamu kan tahu si Madit itu emang orang kaya di kampung kita,, tapi dia suka menghina dek,,semua orang yang dikasih sedekah selalu di hina ,, mas gak mau ngerendahin harga diri mas di depan dia dek,, (*merasa heran dengan istrinya yang mulai aneh jalan pemikirannya ..

Nting : adohhhh Mas,,,kite nich orang miskin,,, gak usah mikir harga diri segala, apa susahnya sich lo kerumah si Madit,, di hina bentar abis itu kan lo dikasih duit mas,, anggap aja hinaannya setimpal sama uang yang dia kasih,, (*makin emosi karena suaminya gak nurut…

Dasrun : (*merasa semakin tertekan dan bingung gimana ngadepin istrinya,, ) dek kita emang orang miskin ,tapi kita juga harus punya harga diri, mas gak mau jadi peminta-minta dek,, mas gak mau,,

Nting : adohhhh sekarang gini dah gw ada ide lain… nich gw ada uang duaribu perak,, nah lo pegi dah tuch ke bandar togel lo pasangin kode togel,, si ucup bilang uang duarebo , 4 nomor bisa dapet jutaaan,, lo pasang dah tuch,,kalau menang lumayan,, udah 3 malem gw mimpi ular sama monyet dulu,, si ucup bilang itu artinya angka 1023, lo pasang dah ya mas,, jangan banyak protes,,,

Dasrun : (* takjub dan heran sama istrinya yang mulai gila sepertinya gak bisa bedain halal sama haram ) Astagfirullah Al Azhim,, dekk kamu tuch kalau mikir mbok di bedain halal sama haramnya,,tadi kamu suruh mas ngemis,, sekarang kamu suruh mas pasang togel,, kamu gak bisa mikir tenang apa dek,, kalau mikir tuch pake logika.. (*Tetap sabar menghadapi istrinya yang semakin emosi…

Nting :Adohhhhhhhhhhhhhhh ,,,,, Dasrun Bin Zakaria tadi lo minta ide ama gw , gw kasih ide lo malah protes,, sekarang mending lo pegi dah,, gw kagak mau tahu ,,,lo harus dapet uang malam ini juga,,terserah lo mau kerumah si Madit apa lo mau pasang togel,, gw gak peduli lagi,,mau halal apa mau haram,, gw Cuma mau uang, gw lapar gw butuh makan… (*emosi dan marah..marah yang semakin menggila kemudian beranjak pergi,,

Dasrun hanya bisa termangu melihat istrinya yang selalu emosi, dan kemudian memutuskan beranjak pergi dari rumah, dengan uang duaribuperak ditangan,,

Mungkin nting benar,,kalau hidup adalah pilihan,, dan sekarang ditangan dasrun ada dua pilihan,, kerumah si Madit orang paling kaya dan dermawan di kampung ini namun mulutnya juga amat sangat berbisa,, madit selalu punya prinsip… hinalah orang sebelum kau beli sedekah..

Atau ke si ucup bandar togel kampung ini,dengan uang duaribu perak, dan nomor yang di kasih nting,,

sekarang crita ini akan saya sampaikan kepada tiga orang yang amat sangat luar biasa

1. Inyiak Nh Tersayang

2. Prima si tukang foto..

3. bli Budi si tukang puisi

 

Ketika Mama…bilang Jangan…


 

Home Sweet Home Tanah Abang 10 Mei 2003 6:30 pagi,,,

Selesai sarapan,, saat nya berangkat ke sekolah, seperti biasa, Aku pamit pada Mama,,

Mentari : Mam,, nanti aku pulang terlambat ya,, ini kan sabtu,, aku mau pergi sama bumi ya, hari ini ada pesta teman sekolah,,gak pulang malam kok,,paling jam 10 aku pulang..

Mama yang sedari tadi sibuk mengurus si bungsu menghentikan pekerjaannya kemudian menjawab,,

Mama : pesta apa lagi sich,, kamu tuch udah waktu nya nyiapin diri buat belajar,, sebulan lagi ujian,, apa susah nya sich belajar,, heran dech Mama

Mentari : ja elah si Mama.. ujian masih sebulan lagi,, lagi pula besok tuch hari minggu jadi gak ada salahnya kan malamnya aku jalan..jalan..common mam..Saturday Night,, aku kan udah 17 tahun,, i’m not litle girl any more,, kalau masalah ujian jangan kuatir,, aku kan cerdas,, udah pasti lulus dah..

Mama : Mentari,, dengar Mama, kalau Mama bilang gak itu artinya gak, heran ya Mama sama kamu, susah banget di bilangin nya,, kamu tuch anak perempuan,, gak baik pulang malam,, lagi pula mau ujian,, kalau ada apa-apa gimana,, ingat ya,, pulang sekolah langsung pulang gak pake acara kelayapan!!!! ( Mama mulai terpancing emosinya dan seperti biasa kasih ceramah panjang lebar,,

Mentari : Pesta ini penting Mam,,aku juga udah janji ama Bumi mau pergi,, ok Mam,, sekali ini aja, besok-besok gak dech… ( pasang muka merayu dan tetap kekeh mau pergi ,,

Mama : (*mulai kehilangan kesabaran,, ..) Mentari dengar ya,, kalau Mama bilang gak itu artinya gak,, kalau kamu ngebantah dan kenapa-kenapa Mama gak akan peduli,,sekarang mending kamu jalan dah,, udah jam berapa nich…

Mentari : (*nyegir dan liat jam…) ok Mam… gak usah pake nyumpah juga kali,, aku jalan ya…. (*Cium tangan sama mama, kemudian berangkat ke sekolah….) Assalamualaikum…

Lapangan Sekolah 17:00

Bubaran sekolah sudah berakhir dari jam 15:00, namun kami siswa kelas 3, selalu pulang lebih sore, karena ada pelajaran tambahan,persiapan akhir menjelang ujian yang akan berlangsung satu bulan lagi,, Aku dan Bumi baru keluar kelas, dan memilih meredakan penat sejenak di kantin sekolah kami, ya mengisi perut setelah otak kami kelelahan berpikir dan belajar sepanjang hari,,,

Bumi : Gimana ri,, lo jadi ikut gak sama gw.., lo udah janji kan mau jalan sama gw minggu ini (*membuka pembicaraan tentang kepastian ku ikut ke pesta malam ini ,, topik yang selalu aku hindari tadi sejak pagi..

Mentari : (*garuk-garuk kepala yang tidak gatal.. ) apaan Bum, pesta ya,,he..he.he .nyokap ngelarang gw pergi,, gimana dong,, gw gak dapat izin,,

Bumi, : (pasang muka kecewa.. ) yah lo gimana sich ri,lo kan udah janji ama gw,, lagi pula apa salahnya sich ke pesta,, gw udah janji mau ngenalin lo sama teman-teman gw,,,common ri,, lo udah janji,,

Mentari : (merasa bersalah dan bingung mau bilang apa..) yahhh gimana lagi bum, gw juga maunya ikut, tapi nyokap gw ngelarang, gw ngeri di omelin pas pulangnya,, lagi gw juga ngeri kenapa-kenapa lo tahu dah kalau nyokap gw udah ngelarang pasti ujung nya gw sial…

Bumi.. : (*menghentikan makannya, dan Cuma bisa geleng-geleng kepala,,) Mentari,,lo tuch udah 17 tahun, udah bebas lah nentuin keputusan lo sendiri,, lagi gw heran masih aja percaya kalau nyokap gak ngizinin pasti akan berakhir sial, itu mah suggestinya lo aja, udah dech mending lo ikut gw aja, lo udah janji ,, (*mulai marah dan bersifat memaksa..) gini aja, gimana kalau kita tetap kepesta,, gw janji sebelum jam 10 kita udah sampai dirumah lo,

Mentari : (*mulai bimbang,, satu sisi hatinya memutuskan untuk tidak pergi,,tapi sisi hati lainya merasa tidak enak hati sama bumi,,) kalau nyokap marah gimana, lagi pula gw gak bawa baju.. 

Bumi : (*merasa menang dan diatas angin,,) Mentari denger gw,, seberapa lama nyokap marah sama lo, paling juga Cuma satu hari kan lo di diemin, soal cerita lo sial kalau nyokap gak izin itu mah suggesti aja, percaya sama gw.. kalau semua akan baik..baik aja… kita akan bersenang-senang malam ini, dan kemarahan nyokap akan setimpal sama kesenangan lo, seperti biasa setiap masalah ada resikonya kan.. (*meyakin kan Mentari yang mulai bimbang,, ) ayo buruan, kita kerumah lo, lo ganti baju dan kita berangkat , nyokap pulang jam 7 kan, nanti titip pesan aja sama si bungsu,

Mentari Cuma bisa nurut seperti biasanya, Bumi selalu bisa meyakin kannya, memaksakan apa yang dia inginkan,, dan ini yang membuat Mentari jatuh cinta padanya,, sosok Bumi yang berbeda dari pria kebanyakan, Bumi yang pendiam,namun selalu bisa meyakinkannya, membuat nya mengikuti apapun keinginan Bumi, termasuk melanggar perintah Mamanya,,

Rumah Pesta Sahabat Bumi,22:00

Pestanya berlangsung meriah dan menyenangkan,, namun tidak bagi Mentari, terlalu banyak orang-orang yang Mentari tidak kenal, karena ini adalah pesta teman-teman SMP Bumi, hanya Bumi yang menikmati pesta, dan sibuk reunian sama teman-temannya.. sedangkan Mentari hanya duduk di pojok ruangan sibuk lihat jam,lihatlah sudah jam 10 malam, bukan kah tadi sore Bumi janji jam 10 malam Mentari sudah di rumah..

Hai kawan,, lihat lah Mentari resah,, merasa bersalah pada Mamanya,, harusnya dia mematuhi mamanya untuk tidak datang ke pesta, lihatlah Bumi mengacuhkannya,, (*ini yang mentari tidak suka dari Bumi,jika sudah menemukan dunianya, maka Bumi akan mengabaikannya,,

Mentari memutuskan mencari Bumi dan mengajaknya pulang..

Mentari : Bum ini udah jam 10 lewat, tadi lo janji kan jam 10 gw udah sampe dirumah,, kita bisa pulang sekarang kan,, (*menarik Bumi dari kerumunan teman-temannya,,

Bumi : (*gelagapan ketika ditarik Mentari,,) baru jam 10 ri, ntar dech setengah jam lagi, gw lagi seru, nich gw udah lama kan gak reunian kaya gini..

Mentari : (*kecewa karena Bumi tidak merasa bersalah,,) Bumi lo udah janji kan sebelum jam 10 gw udah sampai dirumah,, lo sich enak bisa ketemu teman,,teman lo, dan seperti biasa mengabaikan gw,, (*mulai marah..dan matanya berkaca-kaca..) lo mau antar gw pulang gak,, gw bosen,, gw ngantuk, dan harusnya gw gak ada disini,, kalau lo gak mau pulang gw pulang sendiri aja naek taksi.. (*mentari mulai marah dan memutuskan untuk pulang..

Bumi : (*kaget dengan sikap Mentari,,kemudian menyusul mentari yang mulai melangkah pergi,, ) ri, maaf ya,, gw udah nyuekin lo, sorry,, ok, gw janji gak akan kaya gini lagi.. kita pulang sekarang, nanti gw yang minta maaf ke nyokap,, gw yang bilang,,kalau gw udah maksa lo,, (*meyakinkan mentari dan kemudian menggadeng tangannya,, keparkiran motor,,

_________________________________________________________________________________ 

Epilog :

Sebuah Rumah Sakit di Jakarta Pusat,, 11 Mei 2003,, 01:00

Mentari terbaring lemah, kaki dan tangannya terbalut perban ,kepala nya juga masih sakit Mentari baru siuman,setelah hampir pingsan selama 3 jam,.

semalam ya semalam Mentari mengalami kecelakaan motor, ketika Bumi mengantarnya pulang,, motor yang dibawa Bumi oleng dan membentur trotoar ketika disalip Metro mini yang ngebut di malam hari,,

Dan lihatlah Mama, menjadi orang yang paling kuatir dengan kejadian ini,, Mama yang pertama kali datang ke Rumah Sakit, mengurus semua hal tentang pengobatanya,, bertanya pada Dokter tentang banyak hal ,

Mama benar, bahwa harusnya dia dirumah, belajar dan mempersiapkan diri untuk ujian,,, sekarang semua sudah terlambat,, menyesal tidak ada gunanya,, ada rasa perih di hati Mentari,, menyesal,, tapi,, dimana Bumi,,, Mentari tidak menemukannya,,

Hikmah..

1. Kalau sudah dilarang oleh Ibu, ada baiknya kita menurutinya, karena apapun itu seorang Ibu pasti tahu yang terbaik untuk Anaknya,, dan larangan Ibu selalu ada benarnya, harusnya kita sebagai anak mendengarkan larangan orang tua..

2. percaya kata hati, jika merasa bimbang dan gak yakin,, harus berani bilang tidak

3. Menyesal selalu datang di akhir,, dan tidak akan pernah ada artinya , menyesal tidak akan pernah merubah keadaan

Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan Cermin Berhikmah di BlogCamp

Kenapa…. (*hanya ingin bertanya


My Office 20 Januari 2011

Kenapa kita selalu ketakutan akan masa depan,,

sedangkan Masa Depan itu belum pasti,,

Kenapa kita selalu hobi mengunggkit masa lalu seseorang,,

sedangkan apapun yang terjadi di masa lalu tidak akan merubah kenyataan hari ini,,

Kenapa terkadang kita mengabaikan masa sekarang,,,

Sedangkan apa yang kita lakukan akan berdampak penting di masa depan…

Kenapa kita lebih mudah marah daripada memaafkan,,

Kenapa kita lebih mudah berburuk sangka daripada berbaik sangka,,

Kenapa lebih mudah merasa benci daripada merasa suka…

Kenapa harus ada rasa cemburu, iri, dan penyakit hati lainnya…

Lonely_by_poor_twisted_me

Kenapa kita begitu mudah menghakimi orang lain , dan memberikan seribu satu label jahat kepada orang lain ,Hanya karena gaya hidupnya, cara bicaranya, kita tidak suka…bukankah kita selalu di ajarkan untuk tidak melihat segala sesuatu dari bungkus luarnya…

Kenapa kita terlalu sibuk mengurusi kehidupan orang lain,,padahal ngurus hidup sendiri aja gak pernah beres…

Kenapa kita terlalu sibuk protes sana sini,, padahal kita sendiri tidak pernah mencoba memperbaiki keadaan yang ada…

Kenapa begitu sulit menjadi orang baik dan amat sangat mudah menjadi orang jahat…

Kenapa semua manusia ingin terlihat baik dan selalu memakai topeng kemanapun dia pergi..

kenapa aku harus merasakan perasaan seperti ini,,perasaan yang aku sendiri tidak mengerti,, perasaan yang amat sangat lebay,, perasaan yang aneh dan menyebalkan…

semoga ini semua hanya karena mellow time aja… dan suatu hari jawaban kenapa..kenapa dan kenapa itu di temukan…

belajar percaya kalau selalu ada rahasia dibalik rahasia,,

Udah tahu jurang,,masih aja loncat..


My office 18 Januari 2011

Pernah ada di posisi ini,,,

berdiri di jurang yang terjal,,, sebenarnya,,tanpa loncat ke dalam jurang itu,,tahu kalau jurang itu sebenarnya dalam,, tapi kenapa yakk kalau gak loncat,,rasanya gak Afdol,, masalah di jurang itu banyak buaya atau gak,, pikir ntar aja

saya sering ada di posisi itu,,amat sangat sering malah,, gak tahu kenapa ada tantangan tersendiri aja,,

ada perasaan takut waktu mau nyebur ke jurang itu,, perasaan deg-degan ini bener gak ya, ini salah gak ya,, dan perasaan lega kalau kenyataanya gak seburuk yang kita pikir,, namun kalau pada akhirnya buruk,, tinggal cari cara,, gimana caranya bisa menyelamatkan diri dari jurang itu,, minta bantuan orang lain,,atau justru pakai segala tenaga untuk bangkit,,,

banyak yang bilang,,

lo tuch gila..sama metode lo ini,,,bego tahu gak,,

ini mungkin gila,, dan mungkin terdengar tolol,, tapi kadang manusia harus berani ambil keputusan,, harus berani coba seribu satu tantangan harus berani berjuang,, dan kadang melupakan semua resiko yang ada,,

menurut saya pribadi ada dua sisi sama prinsip saya yang kadang gila ini

a) Sisi baik,,

saya tahu jawaban dari semua pertanyaan saya,, dan kelak saya tidak akan pernah menyesal,, karena saya gak mau mengalami hidup dengan bilang gini

“andai aja dulu gw ngelakuin hal itu,,harus nya begini kan,,harusnya begitu kan” sumpah saya tidak suka menjadi manusia yang selalu bilang andai begini,,andai begitu,,

jadi kalau ada sesuatu yang ingin saya lakukan,,yang ingin saya capai,, hajar bleh aja dulu,,masalah akhir kita pikirkan belakangan ,,bukan kah dalam hidup yang terpenting adalah proses bukan hasil..

b) sisi buruk,,

kadang jurang itu gak menjanjikan hal baik,,kadang di jurang itu ada banyak buaya,, dan saya harus berjuang untuk menyelamatkan diri, bukan cara mudah,, karena kadang harus dengar orang-orang yang bilang

“apa gw bilang,,mete sich jadi orang.. udah tahu salah masih aja di kerjain..“

dan kadang saya terluka , menguras hati,,mengalami seribu satu dilema..bahkan terkadang menyesal,, tapi terkadang saya merasa puas..dan merasa menang merasa bahwa jalan ini emang harus gw ambil,, dan hasil akhirnya gak buruk..buruk amat….

Namun seiring perjalanan umur,, (*alias sudah mulai tua….) sepertinya saya harus mengurangi hobi loncat dari satu jurang ke jurang yang lain…

Mulai mengasah mata hati, mendengarkan kata orang,,dan yang terpenting mendengarkan nurani,, benar kalau saya selalu punya prinsip..

Tenang ALLAH yang baik pasti jaga gw,, DIA gak akan tega membiarkan gw jatuh terlalu dalam,, belum sampe dasar jurang dan dimakan buaya,,pasti gw di selamatin dah..

tapi kadang teori itu tidak selamanya benar,, sebelum ALLAH marah,, dan mulai ngejewer saya,, sepertinya saya harus mengurangi hobi ini,,mulai berpikir lebih matang,, dan saya harap saya bisa,, pendewasaan diri kalau kata orang..orang mah..

PS :

saat ini saya seperti biasa sedang berusaha nyebur ke jurang,,tapi gak kaya kemarin..kemarin nyeburnya terjun bebas,, kali ini nyeburnya pake tali,,pelan..pelan dan pelan,, semoga di dasar jurang gak ada buaya ya.. 😀 

3 Anak dengan 3 Kepribadian…(*Masa kecil kami…


My office, 14 Januari 2011 (*13:30

kemarin iseng main-main kerumah si Mamah Kayla dan cerita tentang anak-anaknya,, saya cuma bisa nyengir,,, :D  karena si Mamah lagi cerita tentang ribetnya dan riwehnya Kayla dan Fathir..ya..ya..ya.. Masa kecil adalah masa-masa terheboh dalam hidup manusia, apalagi bagi seorang ibu,,

karena keluarga kami juga mengalaminya,, 3 Anak dengan 3 Kepribadian,, 2 Laki-laki dan 1 gak jelas Perempuan apa Laki-lakinya.. 😀 😀 😀 , kita bertiga jaraknya masing-masing cuma 3 tahun, lumayan dekat dan kata mama lumayan bikin boros,,, (*apalagi kalau kenaikan kelas,,yang satu lulus SD, yang satu lulus SMP,dan satu lagi lulus SMA lumyan bikin kantong boross 😛

Masa kecil kami heboh dan amat sangat memusingkan bagi si Mamah,, makanya kalau ada orang yang lihat foto kita bertiga..

SANY0162

dan kemudian comment… “enak ya si ibuk sekarang anak nya udah gede-gede, udah gak ngerepotin… “ si mama cuma nyegir dan bilang gini..

iya sekarang enak, udah pada gede-gede, tapi gak tahu kan kecilnya kaya apa,, berasa mau pecah pala gw.. 😀 😀 😀 😀

baiklah, penasaran kan sekelumit masa kecil kami diisi seperti apa… perhatikan terlebih dahulu gambar dibawah ini ..

love 4ev Masa kecil kami  selalu di isi dengan ,,,

a) Rebutan,,,

peraturan dirumah kami adalah kalau beli apapun,,harus 3 gak boleh satu,, karena kalau beli satu yang lain akan rebutan,, tapi bukan cuma soal beli membeli,, setiap hari selalu di isi dengan rebutan,, rebutan kamar mandi, rebutan piring kalau mau makan, rebutan kaos kaki sampai rebutan guling kalau  mau tidur,,

b) Dinding rumah yang pada akhirnya menjadi kanvas tanpa tepi..

ha…ha..ha.. kalau orang..orang rumahnya dicat warna putih,,dan rapi maka dinding rumah kami adalah lukisan abstrak,, yup karena 3 anaknya gak punya wadah buat ngegambar,,jadi tembok dirumah selalu jadi tempat indah untuk menggambar,, bukan cuma ngegambar tanpa arti aja,, tapi juga buat belajar hitung-hitungan,,catat pe-er, agenda bahkan untuk catat nomor telepon tetangga.. 😀 😀 😀

padahal mama sudah menyediakan papan tulis dan kapur, tapi tetap aja gak seru kalau nulis di papan tulis, mending ditembok,dinding rumah kami hanya akan putih bersih disaat lebaran dan seminggu sesudah lebaran,,setelah itu  sang dinding akan kembali jadi media untuk berekpresi.. 😀 😀 😀 😀

c) Gak ada piring dan gelas kaca..

karena kita bertiga kalau becanda kaya kuli, dan gak ada diem-diemnya, makanya jangan pernah berharap kalau kalian namu akan disuguhi gelas-gelas kaca mahal,ha..ha..ha.. karena semua pecah belah itu sudah hancur berantakan di tangan kami bertiga,jadi di rumah hanya tersisa gelas dan piring melamin,, alasan mama waktu itu adalah ..

Bisa bangkrut gw,,kalau dirumah isinya kaca semua , udah minum sama makan ama piring melamin aja,,biar gampang dan gak ada resiko rusak,,, (*kejamnya si Mama,,, 😀 😀

d) Berisik,,,,,

ayo tebak,,,siapa kah biang keberisikan dari 3 anak..anak itu..ha..ha..ha..ha. baiklah jawabannya adalah…

“saya… si cempreng ini.. (*tunjuk tangan sambil loncat..loncat.. .:P

yup,,, kita bertiga kalau becanda kaya kuli, persis kalau anak kucing yang lagi becanda,, jadi semua kata becanda itu selalu diawali  dengan jeritan, dengan teriakan… (*gadang larau kalau kata orang padang mah.. makanya jangan heran kalau tetanga-tetangga pada bilang gini..

si nonon mah rumahnya sepi pas dia lagi sekolah doang,, kalau dia udah pulang rumahnya rame lagi kaya pasar,, sama kalau dia lagi sakit..rumahnya sepi kaya kuburan karena gak ada yang teriak..teriak… 😀 😀 😀

e) Setiakawan…

Ada satu rumus penting bagi kita bertiga,,” jangan pernah ganggu salah satu dari kita bertiga.. “ karena kalau satu orang yang di bikin nangis,, maka 2 anak yang lain akan ikut turun tangan untuk ngajak si lawan berantem,, jadi bisa ngebayangin kan kalau saya di bikin nangis sama anak tetangga, terus lari-larian kerumah ngadu sama si Bungsu dan si Abang dengan lebay nya.. (*padahal mah gak seburuk itu dibikin nangisnya,, ) nah abis itu mereka berdua (*bertiga plus saya, akan balik nantangin tuch anak tetangga,, dan kita bertiga berantem dech,,dan pasti kita bertiga akan jadi pemenangnya.. 😀 😀 😀 (*bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.. 😛

jadi bisa ngebayangin kan gimana pusing nya mamah ngedenger orang lain ngadu kalau anaknya abis kita ganguin dan kita bikin nangis… 😀 😀 😀 , apalagi tipikal ibu-ibu riweh.. biasanya ngadu gini sama mama..

Inen,,, lihat nih anak gw nangis,,,katanya abis di keroyok ama anak lo,,anak lo tuch kalau yang atu di ganggu,,pasti ngadu ama yang dua lagi… (*dengan suara cempreng dan khas betawinya..

masa kecil adalah masa terindah bagi kami bertiga,, masa..masa yang gak akan bisa di lupain lagi,, bahkan kadang kita merindukannya,, tapi tenang aja,, kecuali bagian corat-coret dinding & mecahin pecah belah sampai sekarang masih belum ada yang berubah diantara kita bertiga,, tetap hobi rebutan, tetap berisik,dan tetap setia kawan..

buat para keluarga muda yang sekarang lagi riweh sama anak..anaknya,, nikmati aja, karena kelak ketika anak..anak kalian sudah dewasa, semua kehebohan rumah itu akan sirna, karena emang terbukti banget dirumah kami,,

kalau dulu, rumah kita kaya pasar setiap hari,, sekarang gantian,, senin s/d jum’at,, rumah kita kaya kuburan,,sepi dan gak ada suara,, tapi kalau sabtu minggu,,rumah kita kembali kaya pasar malam,, berisik,, 😀 😀 :D