Doa di Pagi Hari..


Bekesong City, 29 April 2010

Di Penghujung malam..

Kita di wajibkan untuk berusaha..itu benar..

Kita di wajibkan untuk berdoa itu juga benar…

namun ketika kita sumpah sampai di titik nadir,, boleh kah kita Menyerah..

Menyerah..

apa itu Menyerah.. apakah menyerah itu berhenti berharap..

apakah Menyerah itu,, pasrah dan menerima semua apa adanya..

apakah menyerah itu, satu kata ..ya udah lah mau diapain lagi..

ALLAH yang baik,,yang amat sangat teramat baik,,

hanya kepada-Mu diri ini berserah…

hanya kepada-Mu diri ini percaya..

apapun yang terjadi itu adalah yang terbaik,,

lantas bagaimana dengan saat ini,,

Apakah seharusnya aku menyerah..dengan semua pertanda yang kau beri..

Atau kesulitan ini,,seharusnya adalah tantangan untuk berjuang lebih keras lagi..

Ketika semua usaha sudah dilakukan….

dan perjalanan ini masih belum berujung…

maka yang tersisa hanya tanya,,harap kalau semua ini akan baik-baik saja…

Ketika aku sudah berusaha 1000 kali lebih maksimal..

dan perjuangan ini masih belum membuahkan hasil..

maka yang tersisa hanya harap kalau semua akan baik-baik saja..

ALLAH gak tidur,, ALLAH amat sangat menyayangi umat-Nya..

selalu ada rahasia di balik rahasia..

just believe it

PS :

hanya berdoa semoga semuanya baik-baik saja.. 🙂 hanya berdoa mimpi ini menjadi nyata..

ini bukan doa tentang Biru yak,,(*sebelum dibilang lagi patah hati :D) ini tentang perjuangan panjang saya…

dan semoga semuanya baik.baik saja…

Menikah…. lagi lagi tentang menikah…(*Rempong dah ah


My Office 29 April 2011

Friday.. happy Friday… baru gajian.. ngikutin saran si Bhi Buat Retail Therapy he…he…he.. lumayan..bisa belanja belanji sama temen-temen dan dapet satu baju kemeja baru warna hijau.. *penting gak sich buat di ceritain..* sebenernya sich gak penting tapi berhubung saya suka sama warna hijau,,dan warna nya matching sama warna sofa kita.. makanya rasanya seneng aja.. 😀 😀 😀

tapi dibalik semua hal menyenangkan itu tiba..tiba salah seorang kawan saya yang lama tak jumpa menyapa di layar kurir yahoo, awalnya sich nanya kabar.. nanya ini itu,,hingga akhirnya tibalah di satu topik yang paling bikin saya garuk-garuk kepala,

Teman Saya : eh lo kapan mau nikah

Saya                : Kapan..kapan.. blum mikir ke arah sana..

Teman saya : Astagfirullah Alazhim bahasa lo,,gak salah lo,, ingat umur,,,

Saya              : Gak,gak salah emang ada apa sama umur gw..gw masih 25 kali,,dan masih banyak mimpi yang harus gw raih

Teman saya :eh, gak boleh ngomong gitu lho…nikah itu penting, separuh agama, ingat tuh… mengejar dunia itu memang penting, tapi  jangan lupakan akhirat pkirkan dunia untuk kepentingan akhiratmu

dan kemudian mulai lah teman saya ceramah panjang lebar dengan menggunakan segala dalil, hadist dan ayat-ayat yang menerangkan tentang pentingnya menikah

rasanya saya pengen teriak dan bilang…

You don’t know me so well, jadi lo gak berhak ngejudge gw soal apapun tentang pemikiran dan pendapat gw,,dan gak usah ngajarin gw soal agama dech,,(*tapi karena mood saya hari ini amat sangat baik jadi saya lebih memilih untuk offline dari si kurir yahoo..

“Menikah” topik yang paling sering dibahas, oleh setiap orang,, entah ketika saya harus ikut arisan keluarga, lagi reunian, atau pas acara nikahan teman,, kadang ada yang bertanya dengan ramah “Kapan nyusul” dan kadang ada yang dengan nyinyir dan menyebalkannya membandingkan saya dengan orang lain ” eh si Itu anaknya udah dua lo “ emang kamu gak ngiri,,saya cuma bisa pasang tampang polos..”Gak tuch ngapain mesti ngiri, gw punya kehidupan yang lebih baik daripada mereka” (*Saya suka di complain kalau ngeluarin statement ini,katanya saya arogan..dan kalau harus jujur,,kadang saya gak bisa bedain mana orang yang bertanya tentang “Kapan Menikah” dengan tulus atau mana yang emang rese dan nyinyir aja,,kenapa sich harus sibuk ngurusin hidup orang..toch saya juga gak pernah rempong nanyain kehidupan mereka setelah menikah gimana.. (*gak penting juga,,mending nonton inpotement dah.. 😀 😀

umur saya 25 tahun,,dan dimata saya umur ini masih amat sangat muda,,saya masih berhak menikmati hidup, dan meraih banyak mimpi saya,,mereka yang gak tahu alasan kenapa saya punya banyak mimpi gak berhak untuk ngejudge saya tentang pemikiran ini..(*terutama teman saya itu,,)

banyak teman-teman saya yang pada akhirnya menikah cuma karena kepentok umur, takut jadi perawan tua,,takut jadi omongan orang, takut gak punya anak,,dan pada akhirnya mereka gak bahagia,, pada akhirnya mereka bilang“Andai gw dulu lebih milih “ saya gak mau seperti itu,,sekarang buat semua yang baca tulisan ini,,coba jawab pertanyaan saya..

PERAWAN TUA ITU APA

inilah masyarakat kita rempong banget ngecap orang PERAWAN TUA,,emang salah kalau mereka memilih hidup sendiri,,dan sadar gak kita sering bertindak gak adil, kalau laki-laki tidak menikah hingga usia dewasa dianggap wajar,,kalau perempuan yang tidak menikah dicap macam-macam, Perawan Tua lah, Kelewat Jodoh lah, bahkan dibilang Penganut Sex Bebas

Saya bukan penganut “Being Single is The Best” suatu hari nanti saya akan menikah,,gak tahu kapan,, karena saya percaya ALLAH yang Maha Baik punya rencana, semua itu akan indah pada waktunya,, tapi untuk detik ini saya masih ingin mengejar Matahari saya dulu, bertanggung jawab selagi saya masih bisa.. saya percaya bahwa ALLAH Amat Sangat Baik,,dia akan memberikan segala keajaiban nya kepada saya,seperti nama saya PUTRI RIZKIA, “Anak perempuan yang dilimpahi rezeki”

PS :

  1. buat temen saya : kalau lo baca postingan ini, jangan pernah ngejudge gw soal apapun terutama soal menikah,gw tahu bagaimana menjalani hidup dengan baik,jadi mending kita urus hidup kita sendiri-sendiri,,mungkin lo harus cari tempat yang tepa untuk mengeluarkan semua dalil-dalil lo itu
  2. buat siapapun yang tertarik berteman dengan saya, kata kunci nya hanya satu jangan pernah tanya saya “Kapan saya menikah” kecuali saya sudah menganggap kalian sahabat baik saya,,jangan pernah sok tahu tentang hidup saya..
  3. buat siapapun yang sedang mengalami hidup seperti saya,,hidup ditengah masyarakat yang rempong nanya “Kapan Lo Menikah” cuekin aja cuy,,jangan menikah karena lo kepaksa,apalagi kepentok umur,,semua orang berhak bahagia,,“Menikahlah karena kalian menginginkannya,bukan karena omongan orang,
  4. buat siapapun yang baca tulisan saya,,saya harap kalian tidak punya pemikiran bahwa kesuksesan seorang perempuan adalah ketika dia menikah,,mari kita benahi pemikiran kita,,kalau perempuan sukses itu bukan cuma karena dia Menikah dan beranak pinak,,tapi masih banyak kategori sukses itu,, entah dari karir mereka, kehidupan sosial mereka, pengabdian mereka,dan hal-hal lain yang lebih penting dari pada Menikah

Backpacker Tangguh,,(*Cerita dari tidung


My Office 28 April 2011

Masih ingat gak tulisan saya tentang membangun  chemistry , bahwa chemistry itu bisa dibangun…

seperti hal nya perjalanan saya ke Tidung kemarin,, kami 10 Orang perempuan memulai perjalanan ini tanpa mengenal satu sama lain,,

perjalanan ini dimulai dengan 4 orang yang saling berteman yaitu Mbak Anie, Jeny, Kak Masna, dan Dita, dan mulailah ke 4 orang ini merekrut teman-temannya yang lain Mbak Anie merekrut saya, Jeni merekrut Mutia dan mutia narik dua orang temanya lagi kak devi dan nita, serta Dita yang mengajak dua orang temanya lagi Didi dan Tri,, (*kebayang gak kalau ini ibarat NII yang saling merekrut anggota,,kita bilang ini seperti MLM member get member

awalnya ada ketakutan kalau acara ini garing karena kita gak saling kenal,,atau malah mainya sama ya
ng dikenal aja,, ternyata oh ternyata hal yang ditakutin itu tidak terjadi ,,kita malah akrab banget,,sama-sama gila foto,,sama -sama ancur,, dan semua nya membaur jadi satu,,

perjalanan Tidung ini keren sekali,,banyak kejadian seru,dan kita melakukan banyak hal..mulai dari main sepeda.. snorkeling, barbeque,,dan jalan..jalan di jembatan cinta,,dan kita benar-benar backpacker tangguh lo,,jalan..jalan murah,,tanpa komplain dan bersenang-senang,,baiklah…saudara..saudara..ini lah laporan foto-fotonya..

(*sebelum berangkat gaya dulu.. 😀 😀

(*Naek ke dek kapal cuma buat foto..

(*Ayo Tersenyum… 😀 😀 (*Milih Sepatu Katak nyokkkk

(*Nyebur.

(*Mampir Ke Pulau Payung Besar

(*bergandengan  kaki,,,

(*Berpelukan…

(*Pose tidur..sok manis yeee

(Setengah Jongkok..

(*Semua Tersenyum…

(*Backpacker tangguh 😛

(*Main Pasir yukk




(*Senja di Tidung.. 😀 😀
(*Dan Malam pun Tiba..

over all perjalanan ini menyenangkan,,capek sich tapi setimpal lah sama kegiatan bersenang-senangnya,,next trip is gradcanyon di bandung sonoan jauh.. 😀 😀 😀 thankyou buat jean yang jadi manajer pelaksana,,dan muti yang cangih banget bagian fotografernya..

Aku Suka Semuanya Tentang Kamu…


lagunya Abdul and The Coffe Theory..

Aku suka caramu membuatku tersenyum
Saat hari ku kelabu
Aku suka caramu tertawa riang
Saat kau datang menyambutku

Aku suka semua perhatianmu
Aku suka caramu menjaga diriku
Aku suka semuanya tentangmu

Engkau dan aku
Tercipta untuk jadi satu
Engkau dan aku
Ku kan selalu jadi milikmu

Walau waktu berputar
Cinta kita ‘kan bersinar selamanya
Aku suka semuanya tentang kamu

Aku suka caramu menahan diriku
Saat ku ‘kan pergi jauh
Aku suka caramu membuatku cemburu
Tuk dapat perhatianku

Aku suka caramu memanjakanku
Aku suka caramu meyakinkan aku
Saat aku merasa ragu

Engkau dan aku
Tercipta untuk jadi satu
Engkau dan aku
Ku ‘kan selalu jadi milikmu

Walau waktu berputar
Cinta kita ‘kan bersinar selamanya
Aku suka semuanya tentang kamu

Walau waktu berputar
Cinta kita ‘kan bersinar selamanya
Aku suka
Aku suka
Aku suka
Aku suka
Aku suka

baiklah..tanpa bermaksud untuk alay,,atau apapun itu,,cuma mau bilang lagi suka sama lagu ini aja,,,

lagunya simple, gak bertele..tele,,dan lagi masuk dihati aja,,,

entah mengapa,,cuma pengen bilang…

Makasih ya,,buat semua kekacauan ini,,

buat semua ke anehan ini,,,

buat semua hal yang tidak dapat di ungkapkan dengan kata,,

buat semuanya…

entah apa ini namanya,,

bingung saat mendeskripsikannya dengan kata,,

bingung saat harus menggambarkannya,,

ada tanya,,ada marah,,dan ada benci di rasa itu,,

tapi ada juga rasa suka, senang,,dan flying with out wing,,

seorang sahabat pernah berpesan,,

just enjoy your life,,enjoy your moment,,



Tentang Posting Tiap Hari,,


My Office 25 April 2011 ( 17:49 15 menit sebelum pulang

baiklah..saya mau jujur mengakui satu hal,,dulu pada saat saya mendeklarasikan diri untuk mengikuti program posting tiap hari saya pernah mengeluarkan statement ini

Sebenarnya point pentingnya buka menulis setiap hari,,tapi gimana BW, dan balas comment,,(*karena jujur ini yang paling sulit,,terlebih dengan aktivitas pekerjaan yang semakin lebay..

ternyata oh ternyata,,menulis tiap hari ribet juga,, ada plus minusnya nulis tiap hari ,,,

Plusnya…

  1. saya jadi belajar untuk disiplin,,selalu menyempatkan diri untuk menulis, paling gak sebelum pulang saya sudah punya satu postingan untuk di publish esok hari
  2. saya belajar untuk menulis sesuatu yang lebih baik , dan gak beralay-alay ria,,
  3. saya belajar untuk memperbaiki tulisan saya.. (*walaupun kaya nya sama aje y

minusnya

  1. penyakit moody , yang sudah mendarah daging,,selama ini saya menulis berdasar kan mood saya,, kalau mood lagi bagus mah nulis, kalau gak mah sebodo teing,,,
  2. ide ,,inspirasi oh inspirasi,,, he…he..he ini adalah point pentingnya,, sebenernya sich banyak yang mau ditulis, tapi bingung mulai dari mana,, satu-satunya yang pengen saya tulis saat ini adalah cerita tentang biru,, *biru lagi..biru lagi..* tapi saya juga mikir,,kebanyakan nulis biru,,ntar orang-orang muntah..muntah lagi,, mending kalau cerita tentang birunya nulis puisi yang romantis atau kisah kasih gitu lah ini mah kagak,, tiap nulis biru isinya malah ngomel mulu,,puisi nya dangdut banget,,,
  3. kerjaan yang riweh banget,, ini beneran,,kalau udah masuk ke ribetnya kerja,,saya gak bisa curi-curi waktu buat nulis postingan,,atau paling gak bikin draft padahal mah ide banyak banget,, *dan ini bukan tentang biru* sayangnya si ide udah jadi basi pada saat waktu dan tempat memungkinkan bagi saya untuk menulis

he…he….he…he tapi saya janji akan kembali mulai menulis lagi..tunggu ya teman..teman ceritanya… 😀 😀 😀 semoga si moody dan inspirasi bisa dateng kapan aja,, 😀 😀 😀

oh ya saya punya beberapa update,,

  1. saya kemarin abis liburan ke tidung dan itu keren banget,,tunggu ya liputanna..dan liburannya keren banget padahal kita semua gak saling kenal… 😀 😀 😀
  2. tulisan yang ..tentang senyum itu tulisan si Abang,, he..he.. abang lagi pengen belajar menulis,,eh tapi si Abang gak pede,,katanya takut tulisanya gak bagus.. (*he..he..he. padahal mah tulisan adeknya lebih ancur 😀 😀 😀

 

Susah Senyum Susah, Senang Senyum Senang


Malam ini jari-jari mengarah ke situs andriewongso.com, diantara banyak judul yang menarik, pointer menunjuk ke judul “Indonesia, Negara Yang Paling Murah Senyum”, hmm…judul yang menarik untuk dibaca malam ini.

Pada artikel tersebut disampaikah bahwa berdasarkan hasil survei The Smiling Report tahun 2008 yang di rilis di tahun 2009, Indonesia merupakan Negara yang penduduknya paling murah senyum dan paling sering mengucapkan salam di dunia ini.

Sungguh berita yang membahagiakan diantara hiruk pikuk berita negatif.

Kemudian Saya mencoba searching lagi di google. Berdasarkan press release dari The Smiling Report 2011, Negara paling murah senyum di tahun 2010 adalah Portugal (94%), ke dua Austria (93%) dan diikuti oleh Paraguay (92%).

Hah… Indonesia sudah tidak ada lagi di urutan pertama, ini jadi berita yang menyedihkan..

Tapi…   sudahlah..

Let us to  Positive thingking first..

Berita ini bisa jadi “lampu kuning”  yang menjadi peringatan bagi kita untuk kembali meluangkan waktu tersenyum bagi keluarga, sahabat,  rekan kerja, pelanggan,  dan siapa saja di sekitar kita.

Seperti hadist Nabi Muhammad SAW “senyum itu adalah ibadah”. Yang namanya ibadah pasti dapat pahala, meski terkadang kita tidak tahu seperti apa balasannya untuk kita, tapi yakin saja dulu.

Saya sendiri punya pengalaman mengenai senyum.
Tahun lalu Saya pulang kampuang, di Pasar Atas Bukit Tinggi Saya membeli cincang untuk nenek Saya.
 
Sebelum masuk ke restoran Saya berpikir panjang, ehmm… nanti kalau Saya beli dimahalin gak ya? maklum pengalaman di Jakarta selama ini, sering kalau orang yang kelihatan “orang baru” akan diberi “harga lebih”.
Atau.. mungkin diberi porsi yang agak “minimalis” dibanding yang umumnya?.
 
Di sisi lain Saya harus membeli cincang ini karena nenek Saya suka cincang, di restoran ini cincangnya terkenal enak, apalagi Saya jarang pulang kampung.
 
Saya memberanikan diri masuk ke dalam restoran tersebut sambil tersenyum lebar dan tertawa, “Da Cincang Ciek..”, si Uda reflek tersenyum lebar dan berkata “Oi..ba’a kaba (bagaimana kabar).. ?, lamo ndak nampak ha (lama tidak kelihatan).., kama sajo (kemana saja)..?, ba’a kaba anak rumah..?” (anak rumah bisa diartikan dengan istri)”.
 
Saya terkejut dengan serangan balik sekaligus “hatrick”nya, karena Saya sendiri merasa tidak kenal dengan si uda ini, kenapa dia seakan-akan kenal Saya ya? Apalagi menanyakan kabar istri segala (fyi,…Saya belum menikah).
 
Saya tersenyum kembali, “ha..kaba baiak Da., anak rumah di rumah amaknyo” (menurut Saya kalau istri orang ya di rumah orangtuanya, karena umumnya dalam budaya minang, seorang wanita yang telah menikah akan tinggal di rumah orangtuanya).
 
Tak terasa tangan lincah si Uda sudah selesai membungkus cincang dalam plastik bening besar, sambil berkata  “salam untuk anak rumah jo mintou (mertua), makan nan banyak yo…, tu.. acok-acok ka siko..(sering-sering ke sini)” ,
“aman tu Da….beko awak sampaikan, wa’alaikum salam sajo dulu yo da, pesan terkirim.. ha…ha..ha.ha..” timpal saya.
 
Si uda kemudian mengarahkan saya untuk membayar di kasir, dan  Sayapun dikenakan  tarif seperti sama seperti orang lain umumnya (sst…Saya sengaja mendahulukan orang lain membayar sambil mengintip pembayarannya untuk memastikan harga yang sama).
 
Sesampai di rumah dengan cincang yang wanginya menusuk hidung penumpang se-angkot dan panasnya masih terasa di paha, Nenek Saya kaget, karena tidak biasanya membeli cincang dapat porsi sebanyak itu, “bara ba bali ko..?, banyak bana..(berapa ini dibeli, banyak benar) “. itulah interogasi yang berulang kali dilontarkan nenek karena mungkin menurutnya ini tidak mungkin untuk ukuran  satu  porsi.
 
“ciek nyo mak.., picayolah…, ma (mana) mungkin ko duo..” jawab Saya.
 
Aha.. Saya berpikir, ini mungkin manfaat senyum tadi.
 
Saya membayangkan kalau tadi Saya belanja sambil pasang muka masam lagi pedas, mungkin Saya akan dapat menu minimalis.
 

Kembali ke lapetope..

“Senang Senyum akan menyenangkan, Susah Senyum akan menyusahkan”

Mari kita tersenyum, karena senyum adalah ibadah, senyum merupakan hal yang mudah dan senyum tidak mengeluarkan biaya.

Semoga di tahun 2012, hasil The Smiling Report akan menempatkan Indonesia di peringkat satu kembali untuk Negara yang murah senyum.

Selamat Hari Kartini untuk semua wanita Indonesia, khususnya wanita tiga generasi (umak, mama & inon), “lanjutkan perjuanganmu untuk menerangi dunia”

aiko at Patriot City, on Kartini’s Day, 2011

note :

Data-data (The Smilling Report) yang disampaikan dihimpun dari para Mystery Shopper, yaitu orang-orang terlatih untuk merasakan dan mengukur proses pelayanan terhadap pelanggan.

Mystery Shopper ini berpura-pura sebagai pembeli atau pelanggan potensial untuk selanjutnya melaporkan pengalamannya. Para Mistery Shopper ini disebut juga pelanggan anonim (anonymous customer), tamu virtual, atau pelanggan percobaan.

Pustaka:

http://www.andriewongso.com/awartikel-2865-AW_Corner-Indonesia,_Negara_yang_Paling_Murah_Senyum

http://www.detiknews.com/read/2009/05/17/141027/1132809/10/indonesia-masih-paling-murah-senyum

http://www.smilingreport.com/press/2011/Smiling_PRESS_RELEASE_2011-03-14.pdf

Apa susahnya….


Kepada Biru,,,

kadang gw heran,,,

Kenapa harus protes sana sini bilang.. “Mungkin Si A suka lo,,makanya dia hobi banget gangguin lo..” atau ,, “Emang lemburnya harus berdua doang ya,,” atau,, “kenapa harus pergi sama dia,,kenapa gak ama yang lain”

Apa susahnya bilang.. ” Ok gw cemburu,,gw gak suka lo sama Si A , atau harus lembur berdua doang..” itu lebih gampang,,kan daripada harus berasumsi macam-macam,,,

Kadang gw heran,,,

Kenapa harus ngoceh panjang lebar,,tentang hal-hal yang gw lakuin dan mungkin lo gak suka,,,  apa susahnya bilang.. ” Kayaknya aktivitas itu gak baik deh..” itu lebih baik daripada harus menjadi manusia yang sarkas..

Kadang gw heran,,,

Daripada lo sinis soal gw yang baru nongol di layar si kurir yahoo,, atau sibuk nanya gw ngapain aja kenapa harus meeting ampe malam.. apa susahnya sich kalau lo bilang.. ” ok,, gw kangen,, dan gw mau lo nongol di layar kurir yahoo”

Apa susahnya sich membuat segala sesuatu menjadi lebih mudah..

Apa susahnya sich bertingkah layaknya manusia dewasa

kata orang,,

Mau lo es tong..tong,,wanita karir, atau manusia yang pinter sekalipun,,tetap aja saat harus berhubungan dengan masalah hati semuanya menjadi lebih rumit,,, padahal kalau kita mau,,benang kusut ini bisa di buat menjadi lebih mudah kan..