Kenaikan Tarif Kereta Listrikk (*Layak kah,,,


My Office  17  Juni 2011 (* 15 Menit sebelum pulang..

Yup,, mulai tanggal 2 juli 2011 ada kenaikan tarif kereta,, jadi ini sebenarnya bukan kenaikan tarif yang pertama kali dalam beberapa bulan terakhir sudah 3 kali PT KAI melakukan kenaikan tarif kereta api,, dengan metode yang berbeda-beda

a) kenaikan yang pertama, di berlakukan untuk jenis kereta ekonomi dan ac ekonomi

Ekonomi 1.500 -> 2.500

Ac Ekonomi 4.500 -> 6.000

b) Kenaikan yang kedua, dibuat dengan cara berbeda, menghapus jadwal untuk kereta ekpress, semua kereta dibuat berhenti di semua stasiun, menyeragamkan harga karcis, ekpress yang Rp 9.000 menjadi 7.000 dan AC Ekonomi yang semula 4.500 menjadi 7.000

kedua kenaikan ini hanya berlangsung satu hari saja,, karena di demo dan seribu satu alasan lainnya,, entahlah saya juga tidak mengerti,,tapi yang jelas kenaikan di tunda hingga batas waktu tidak ditentukan..

dan sekarang PT KAI kembali memberlakukan rencana kenaikan tarif, menggunakan metode seperti kenaikan kedua, tapi kali ini harga ticketnya menjadi lebih mahal Rp 8.000

sebenernya sich ya yang menjadi masalah buat saya bukan soal kenaikanya,,tapi ya itu mbok pelayanannya di perbaiki,, percaya gak untuk jalur kereta api jakarta bekasi dalam seminggu itu (5 hari kerja) 4 hari terlambat dan 1 hari on time,,

pelayanan yang tidak memuaskan, kereta yang terlambat, copet yang merajalela,, kondisi kereta yang tidak memadai,, apakah itu yang di sebut layak untuk menaikkan sebuah harga..

yang menjadi ironi kenapa harus sejauh itu kenaikan harga karcis AC ekonomi dari 4.500 menjadi 8.000 , kenaikan mencapai hingga 3.500 rupiah, jika kita naik kereta pulang pergi artinya naik menjadi 7.000 perhari dengan asumsi dalam sebulan 25 hari kerja maka kenaikan pengeluaran yang harus ditanggung penumpang adalah Rp 87.500 /bulan, angka yang lumayan bagi para pekerja dengan pendapatan pas-pasan, Rp 87.500 itu bisa berarti makan siang 10 hari di warteg kan..

merubah jadwal perjalanan kereta ekpress dari yang semula berhenti di stasiun khusus menjadi berhenti di tiap stasiun amat sangat merubah waktu hidup para pekerja, karena perjalanan yang semula hanya 30 menit bisa berubah menjadi 1 jam, dengan asumsi tidak ada masalah di dunia persignalan,,nah sekarang bayangin kalau kereta telat dan 1001 masalah lainnya..mbok ya DIBAYANGIN ATUH,,MAU SAMPE KANTOR JAM BERAPA…

tahu gak setiap ada gangguan kereta saya pasti sms ke HRD kantor bilang gini

“Maaf ya pak, saya datang terlambat keretanya telat ada gangguan,,”

dan mau tahu apa yang mereka bilang

“Lagu lama kaset kusut lo,,dua tahun kerja masalahnya kereta mulu basi neng..”

ini mending ya buat kantor saya yang selalu menerapkan sistem memaafkan,, beda dengan teman -teman saya yang uang makan mereka harus di potong ketika mereka mereka terlambat ke kantor,,tragis kan, mereka harus kehilangan rezeki mereka cuma karena kesalahan yang dibuat oleh kereta yang selalu berantakan ,

bayangin ya, kalau dalam sebulan kereta terlambat 5 kali , dan setiap terlambat gaji mereka di potong Rp 20.000 berapa banyak gaji mereka yang harus dipotong selama satu tahun (5 x 20.000x 12) Rp 1.200.000 setahun angka yang sangat lumayan bukan,, itu bisa beli handphone terbaru..gila kan..

saya hanya rakyat biasa, suara saya juga tidak akan pernah di dengar, tulisan ini mungkin tidak ada artinya tapi paling gak semoga celoteh kecil saya ini bisa membuat kalian yang tidak menggunakan kereta api mengerti bahwa kita bukannya gak mau di naikin harga karcisnya..tapi ya

mbok ya pelayanannya di perbaiki,,bukan kah kita diajarkan untuk melakukan kewajiban baru menuntut hak,,

jangan hanya berpikiran tentang untung atau laba,tapi ya perhatikanlah nasib teman-teman saya yang berpenghasilan seadanya,,bagaimana mereka harus kembali mengatur uang dan semua pengeluaran mereka

kalau mau bikin kenaikan harga ya jangan sampai 90% gitu bisa kan kenaikan hanya 50 %

JADI PANTAS KAH KENAIKAH HARGA KRL KALI INI….

13 thoughts on “Kenaikan Tarif Kereta Listrikk (*Layak kah,,,

  1. wah, wah, kalau dilihat dari pelayanannya seperti yg inon bilang, kayaknya belum pantas deh PT KIA ini menaikkan harga karcis nya 😦

    lalu, apa yg akan didapat oleh konsumen?
    telat? masih
    tdk nyaman? juga masih
    rugi waktu dan uang? pastilah masih
    so…..apa yg hrs dilakukan oleh para konsumen sekarang?
    saat ini, mungkin tdk bisa melakukan apapun, walau utk menuntut hak nya sekalipun😦

    Sabar ya Inon sayang…….
    salam

  2. temenku pernah kecopetan hp di saku kemejanya ..parah banget..
    dan si bapak itu tak kasih ijin ketika kubilang pengen belajar naik kereta, biar ada alternatif, sesak katanya

    mustinya banyak gerbong lagi yang lebih nyaman ya put, baru deh enak tiket segitu

  3. put…naik 50% aja belum pantas menurut gue lho….seharusnya pemerintah yang harus menaikkan subsidi untuk transportasi masal ini. Kenapa sih selalu alergi dengan kata2 subsidi? padahal di negara2 maju, mereka memberi subsidi untuk pelayanan publik…karena untuk melayani publik itu bukan cari untung…….

  4. karena mereka merasa berkuasa (monopoli sih, gak ada saingan). mau dinaikin juga masyarakat gak bisa apa2. gak bisa protes dan gak punya pilihan lain. akhirnya tetep harus naik dan bayar lebih tinggi.
    karena itu mereka jadi gak merasa harus meningkatkan pelayanan juga. toh mau pelayanan bagus atau buruk, orang tetep akan naik anyway.
    yah itu repotnya ya…😦

  5. Saleum
    Cuma sayangnya, kenaikan Tarif tersebut tidak disertai dengan perbaikan pelayanan terhadap para penumpang dan calon penumpang. itulah yang terkadang bikin ngedumel dalam hati….
    saleum dmilano

  6. kemarin liat ditv,sepertinya masih belum sebanding dg fasilitas yg disediakan dan aja juga yg mengeluh kemahalan karena tarif jauh dekat dipukul rata…untung saya cuma SEOrang biker aja…😆

  7. wah parah amat tuch kalo naiknya sampe segitu….bener2 gila itu mahh….naik seribu perak aja berasa, apalagi ini naiknya sampe 3.500? gila ajaaa…..

    pada demo aja mbak…penumpang kereta kan banyak…..kali aja nanti ngga jadi naik lagi tarifnya…….

  8. Padahal naik kereta api itu ramah lingkungan, dibanding bila mereka (para calon penumpang) naik mobil satu satu. Sangat harus diperhatikan masalah pelayanan dan tentu juga tarifnya. Harus lebih membumi lah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s