Hafalan Shalat Delisa,,(*Kekuatan sebuah review..


Bekesong City 24 Desember 2011,,

Hari ini saya nonton Film terbaru nya penulis favorit saya Tere Liye , Hafalan Shalat Delisa,,  setelah selesai nonton saya langsung ngewall sama bang Tere..buat comment tentang filmnya…

Saya :

Sumpah bang,,

Saya kalau nonton film sesedih apapun saya gak pernah nangis,,

Tapi beda untuk delisa,, sukses membuat saya berurai air mata,, akting reza rahardian,, amat memukau,, menjiwai,,

Sukses bang untuk film nyaa

*makasih ya banng

dan Bang Tere membalas wall saya..

tapi tetap saja ada yg bilang film itu sampah🙂 *cek sj twitter, review para hater

membaca comment si Abang membuat saya kaget.. apa iya ada yang review buruk tentang film ini , padahal ini satu-satu nya film yang sukses membuat saya menangis,,  saya heran membaca comment si Abang, dan kemudian saya pun mengetikkan kata *kritik terhadap film hafalan shalat delisa* di mbah google dan taraa… ternyata banyak juga ya , yang ngereview soal film ini terutama sisi negatif,,

Dialek Aceh yang buruk , Tata gambar yang tidak bagus,, Mendramatisir musibah, bahkan ada yang lebih seru lagi,, segala nama TereLiye yang di permasalahkan..

Kritik, dan Meremehkan,,kita amat ahli melakukannya,, gak ada yang salah dengan kritik kalau kritik itu seimbang,,tapi kalau kritik itu negatif,merendahkan dan kemudian membangun opini buruk,, apakah itu masih bisa dianggap baik,,kenapa tidak menulis review yang seimbang..tidak hanya mengambil sisi buruk,,bagian yang kurang,,juga mengambil sisi baiknya,mengambil apa yang bisa di petik dari film ini ..

pasti pada banyak yang nanya..emang filmnya gimana putri,,ini mana bagian review nya…. (*ditimpuk massa…)

baiklah baiklah pemirsa..saya akan mencoba menulis review film ini  dan seperti biasa sesuai dengan mood saya ya..

Cerita ini berlatar belakang Lhok Nga Aceh , cerita tentang keluarga Umi Salamah yang memiliki 4 orang anak Si Sulung Fatimah, Si kembar Aisyah  & Zahra, serta Si bungsu Delisa,  dengan Ayah yang bekerja di luar negeri, keluarga yang bahagia,,dan nyaris sempurna,,

ingat kan kalau dulu waktu kita kecil , di pengajian ada ujian hafalan shalat,, kalau lulus shalat biasanya suka di kasih hadiah,,hal yang sama juga terjadi pada Delisa, di ujian hafalan shalat kali ini ,umi menjanjikan kalung untuk delisa, kalung dengan insial “D” D untuk Delissa,

26 Desember 2004,,di hari ujian hafalan shalat,, ketika Delissa maju untuk praktek shalat,,Tsunami datang meluluhlantakkan segalanya,, Tsunami merenggut semua yang di miliki Delissa dan jutaan warga Aceh lainnya,Delissa kehilangan Kak Fatimah, Kak Aisyah, Kak Zahra,,serta Umi yang tak di temukan jasadnya.tak hanya keluarga ,, Delissa juga harus kehilangan sebelah kaki nya.. 

namun hidup harus terus berjalan,, menangis dan putus asa bukan lah cara terbaik menyelesaikan semua masalah,, Delissa dengan senyuman , dan keceriannya,,menjadi Matahari bagi sekitar,, dengan senyumannya Delissa mengajak semua nya untuk bangkit dan percaya

Bagaimana Delissa melanjutkan hidup, dimana bagian yang membuat seorang Putri Rizkia menangis, mending tonton sendiri ya bow..yang pasti film ini top banget dah..

bagian yang saya kagumi dari film ini adalah ..

a) 4 Jempol untuk para pemeran film ini,,, Reza Rahardian amat sangat memukau dengan aktingnya, sumpah ya bow.. si Reza udah cakepp, akting nya bagus pula,, bagian yang mengharu biru di akting nya reza adalah ketika*Abi mencoba memasak, namun Delissa terus meminta ini itu yang membuat Abi emosi , ketika makanan di hidangkan Delissa dengan polosnya bilang, “Masakan Abi gak enak, masakan Umi lebih enak ” Abi yang sudah lelah , emosi,  membanting piring kemudian berteriak “Umi lagi, umi lagi,Umi sudah gak ada “ *gilee ye bow,, sedih ituuu berasa banget ,,kaya diomelin si Babe  dirumah😀😀😀

b) Delissa yang tumbuh menjadi anak kecil tidak pelit dan selalu membagi setiap bagian yang dia terima, setiap mendapatkan rezeki maka dia tidak akan menikmati sendiri namun juga membagikan kepada sekitar..*kalau waktu kecil aja udah belajar untuk berbagi ,,gedenya pasti akan tumbuh menjadi anak yang suka berbagi,,*

c) celoteh aisha yang bilang..” Makanya kalau shalat itu jangan cuma di hafal bacaanya,,tapi juga artinya..” sumpah ya saya jadi malu,,sepertinya saya termasuk di bagian yang di komentari aisha,, terkadang hanya hafal bacaanya tapi lupa artinya..

d) Lakukan sesuatu dengan ikhlas,,jangan menharapkan hadiah,, serahkan segala sesuatunya hanya pada ALLAH , lagi lagi saya jadi malu,,karena terkadang dalam bertindak saya mengabaikan kata iklas,, melakukan sesuatu karena ingin terlihat hebat,,ingin di puji atau yang lainnya..IKHLAS mudah di ucapkan tapi sulit untuk di praktekkan,, gak semudah melafazkannya..

Mari kita nonton Hafalan Shalat Delisa, Film keluarga yang layak untuk di tonton semua umur ,, gak ada bagian kemewahan, umbar aurat,,ataupun bagian ciuman,,jadi tenang aja layak di konsumsi,,😀😀😀😀

selain semua review buruk ,,banyak juga kok yang ngereview, ngetwitt bagus tentang film ini,, ada anak kecil yang tiba-tiba meluk  ibunya dan bilang..” Aku Sayang Ibu Karena ALLAH” atau yang tadinya malas Shalat jadi rajin shalat,,

Buat Bang Tere terus berkarya bang,, lahirkan lah novel-novel berkualitas lainnya, novel yang mengajarkan kami untuk mencintai hidup, mencintai kesederhanaan, mencintai keluarga ,,dan selalu tersenyum menjalani hidup🙂

13 thoughts on “Hafalan Shalat Delisa,,(*Kekuatan sebuah review..

  1. saya baru nonton thrillernya aja tuh…
    eh, ini filmnya diputer sampe tanggal berapa mba…akhir tahun mau cuti ke bekesong ahhh..mau nonton filmnya masih sempet gak yah?..
    hhihihihi…

  2. Dari reviewnya aja sudah menarik, pro dan kontra itu pasti ada Mbak, begitulah kehidupan ada yang suka dan ada yang tidak suka,,untuk Bang Tere terus berkarya bang,,,

    Salam…

  3. saya memang baru melihat thrillernya aja, tapi sudah keren… ya maklum kalau ada yang mereview buruk, hla mereka lihat dari kualitas fisik filmnya kayak lokasi dll….

    kalau kisahnya jelas bagus banget

  4. yang mengkritik negatif filmya berarti gak bisa menikmati filmya,sepanjang film berarti sibuk nyari kesalahan film Hafalan Surat Delisa,gak bisa ngambil hikmahnya,saya sudah nonton,hikmah yg dpt diambil sangatlah banyak,salah satunya:Ikhlas melakukan sesuatu tanpa berharap hadiah dn tentu sj cinta kt kpd ibu.Oh ya wktu nton kanan- kiri,dpan blakang sy pada nangis,kalo ada yg lucu ya ketawa…..,Sukses buat Film Indonesia,maju terus pantang mundur!!!!!!!!!!!!

  5. Seratus jempol untuk Inon…
    Film ini bagus banget tauk…
    Pesannya bisa sampai dengan mudah kepada kita.
    Aku nonton bareng anak-anak, mereka semua sangat paham dengan cerita ini dan menghayati betul peran Delisa..

    Kalau ada yang mengkritik dari sisi sinematrografi, biarkanlah..
    Toh, itu hanya masalah teknis dan seni. Yang jelas, film ini benar-benar bagus dan pantas untuk dijadikan tontonan..

    Ssstt… habis berapa bungkus tissue kemarin itu? hahaha…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s