Review Film Perahu Kertas


Bekesong City 22 Agustus 2012

Perahu kertas ku kan melaju,, Membawa surat cinta bagi mu,,,

Kata-kata yang sedikit gila,, tapi ini adanya,,

Perahu kertas mengingatkan ku,betapa ajaib hidup ini ,,

Mencari-cari tambatan hati ku,, kau sahabat ku sendiri,,

Hidupkan lagi mimip-mimpi (cinta cinta ) cita cita (cinta-cinta)

Yang lama ku pendam sendiri,,

Berdua ku bisa percaya…

Ku bahagia,, kau telah terlahir di dunia,,

dan kau ada diantara milyaran manusia,,

dan ku bisa dengan radar mu menemukanmu….

tiada lagi yang mampu berdiri

halangi rasaku , cintaku pada mu,,

(*Ost Perahu Kertas )

Saat sebuah novel diangkat menjadi film, maka tantangan terbesar adalah bagaimana memindahkan bab demi bab yang ada di novel tersebut menjadi potongan demi potongan adengan yang tersusun sempurna dalam sebuah film,

Saat kamu membaca sebuah novel ,maka setiap orang akan memiliki imajinasi demi imajinasi yang berbeda , tentang cerita demi cerita yang ada di novel tersebut , maka hal tersulit bagi sutradara atau siapapun itu pihak pembuat film adalah menerjemahkan imajinasi pembaca kedalam film tersebut.

Novel dan film adalah dua media yang berbeda, novel adalah dunia tulisan, dunia dimana pembaca bebas membangun imajinasi tentang apa yang mereka baca dan setiap orang memiliki imajjinasina masing-masing , sedangkan film adalah sebuah dunia visual, dunia dimana imajinasi tersebut di sajikan secara nyata, melalui gambar, gerak , dan visual lainnya, dan dalam dunia film, setiap orang dipaksa menerima imajinasi yang diterjemahkan oleh sang sutradara,

Maka rasanya tidak akan pernah adil, jika kita selalu menghakimi sebuah film yang diadaptasi dari novel, dengan kalimat ..” Kok beda dari novelnya, kok gak sama.. “,karena novel dan film adalah dua dunia yang berbeda, nah kawan jika kamu ingin menonton sebuah film yang diadaptasi dari novel  maka sebelum menonton film tersebut lepaskanlah imajinasi kamu tentang novel yang kamu baca, nikmatilah dan resapilah setiap visualisasi yang di sajikan dalam film tersebut , mengenai sama atau tidak , yang penting bukan bagian per bagian nya tapi esensi dari novel tersebut,,

Perahu kertas, adalah salah satu dari sekian banyak novel yang diadaptasi menjadi flm ,berkisah tentang perjalanan hati mencari cinta sejati ,bahwa cinta itu adalah memilih bukan untuk dipilih

Jika pertanyaannya adalah apakah film perahu kertas sama persis 100% dengan novelnya, maka kalian sudah tahu jawabnya,, semua orang punya intrepretasi sendiri-sendiri mengenai definisi sama atau tidak,,namun film perahu kertas mampu menerjemahkan setiap bagian demi bagian dari novel tersebut menjadi satu cerita utuh mengenai perjalanan hati,, kugy dan keenan ,

Film ini terbagi menjadi dua bagian , part 1 adalah kisah perjalanan hati kugy dan keenan pertarungan antara mimpi dan realitas, dan part 2 adalah kisah mereka berdua dalam mencari cinta sejati,,

Kugy adalah seorang gadis pecinta dongeng cita-citanya adalah menjadi juru dongen menuliskan kisah kisah dongeng untuk anak-anak, kugy hanya pandai bercerita namun tak pandai menerjemahkan ceritanya kedalam bentuk gambar,

Keenan adalah seorang yang mencintai dunia lukis, baginya melukis adalah nyawanya cita-citanya adalah menjadi pelukis terkenal, keenan pandai melukis namun tak pandai bercerita,

Kugy dan Keenan hidup dalam dunia dimana mereka sadar bahwa mimpi-mimpi mereka bertentangan dengan realitas yang ada, kugy sadar bahwa menjadi juru dongeng bukan profesi yang menjanjikan juru dongeng tak pernah menghasilkan uang, sedangkan Keenan harus bertentangan dengan ayah nya, ya ayah Keenan tak pernah merestui cita-cita keenan untuk menjadi pelukis,

Kugy mempunyai hobi yang unik, menulis surat untuk neptunus, ya kugy kerap curhat kepada neptunus melalui surat-suratnya, surat surat yang dilipat menjadi perahu kertas, kemudian di hanyutkan melalui aliran air, entah itu selokan, empang, sungai ataupun laut,, pada akhirnya perahu-perahu kertas itu akan bermuara di laut,,

Perahu kertas part 1, perjalanan hati dalam menjalani hidup , sebuah proses menjadi dewasa, ya kita akan diajak untuk merasakan proses demi proses pendewasaan diri Kugy dan Keenan dalam menjalani kehidupan mereka,, perjalanan hati kugy dari Mahasiswa sastra menjadi seorang copy writer di dunia periklanan, dan juga perjalanan hati keenan dari mahasiswa ekonomi yang drop out karena mimpi untuk menjadi pelukis menjadi seorang laki-laki dewasa yang rela mengorbankan mimpi nya demi keluarganya..

Ada banyak hal menarik yang gak ada di novel atau mungkin mendapat porsi yang sedikit di novel nya menjadi point penting dalam film ini .

  1. Adengan Ojos berantem sama kugy dan liburan yang gagal

    Di novel bagian ini hanya sepintas lalu, tidak di sajikan secara detail, sedangkan di film bagian ini lumayan ditonjolkan bagian Ojos dan Kugy yang cekcok , saat dimana Ojos mulai protes tentang Kugy yang semakin lama semakin berubah , dan pengorbanan cintanya yang selama ini dilakukan untuk kugy,

    Serta adengan dimana Ojos menunggu Kugy di bandara berharap Kugy tetap datang dan mereka bisa liburan ke bali berdua , adengan ojos yang galau menunggu kugy gak ada di novel , tapi dengan adanya adegan ini, serta bagian dimana mereka berdua berantem, dan lagu pengiring yang pas banget, melengkapi kisah perjalanan hati dalam film ini

  2. Adengan akad nikah Eko dan Nony

    Eko dan Nony adalah sahabat dari Kugy dan Keenan, bagian Eko dan Nony melaksanakan akad nikah mereka gak ada di novel, tapi di film bagian ini menjadi bagian dimana penonton bisa tertawa lepas, karena pada saat mengucapkan akad nikah Eko harus mengulang sampai 3 kali, karena salah dalam melafazkan akad nikah mereka,,

    Bagian ini selain membuat penonton tertawa juga menyimpan kisah haru dan gereget abis,, karena di bagian ini Kugy dan Keenan bertemu kembali setelah terpisah selama 3 tahun,, dan di bagian ini adalah akhir dari Part 1, pertemuan kembali Kugy dan Keenan hanya melalui proses tatap-tatapan, dan narasi dari kugy .. tentang kisahnya yang belum selesai , tentang kisah mencari cinta sejati yang akan hadir di Part 2

  3. Hanungbramantyo yang hadir sebagai cameo

    Adengan ini juga gak ada di novel, Adengan dimana keenan berinteraksi dengan sesama seniman pada saat lukisannya di gelar dalam pameran,, Hanung bramantyo sang sutradara hadir sebagai cameo , berperan sebagai laki –laki yang rada melambai,, kocak asli , gak kebayang kan hanung yang gagah dan cool gitu, harus berperan sebagai laki –laki yang melambai , walaupun adegan ini hanya hadir dalam hitungan detik tapi lumayan lah untuk membuat kamu tersenyum..

Perahu kertas hadir sebagai salah satu film Indonesia menjadi penyengar diantara maraknya film-film horor dan komedi berbau esek-esek, kawan mari dukung film Indonesia kalau bukan kita siapa lagi yang akan mencintai hasil karya anak negeri,,

Hari ini aku bermimpi,

Aku bermimpi menuliskan buku dongeng pertamaku,

Sejak kamu membuatkan ku ilustrasi –ilustrasi ini

Aku merasa mimpiku semakin dekat.

Belum pernah sedekat ini

Hari ini aku juga bermimpi

Aku bermimpi bisa selamanya menulis dongeng

Aku bermimpi bisa berbagi dunia itu bersama kamu dan ilustrasi mu

Bersama kamu aku tidak takut lagi menjadi pemimpi

Bersama kamu aku ingin memberi judul bagi buku ini

Karena hanya bersama kamu segalanya terasa dekat,

Segala sesuatunya ada, segala sesuatunya benar

Dan bumi hanyalah sebutir debu dibawah telapak kaki kita.

Selamat ulang tahun

(novel perahu kertas hal 312, puisi kugy untuk keenan)

Advertisements

Biarkan Anak Anak itu Berkembang


Bekesong city 3 Agust-12

Seorang kawan, yang memiliki anak berumur 7 tahun, kelas 1 SD, tiba tiba menghampiri saya yang sedang bekerja dan bilang…

“ kaya nya ada yang salah deh sama anak gw,gw pengen bawa anak gw ke psikiater nyong, menurut lo gimana..”

Saya yang sedang bekerja, kaget dan langsung bilang..

“ Ke Psikiater, anak lo mbak si ragil , kenape di, kagak ada yang salah dah perasaan gw sama dia, dia tumbuh seperti anak normal lainnya bukan,”

Sang kawan hanya terdiam mendengar statement saya kemudian bilang..

“ Bukan gitu neng, gw lagi ngerasa ada yang salah dengan anak gw, lo lihat kan , saat di rumah  ragil  bisa jadi anak normal seperti lainnya, tapi kalau di sekolah, entah kenapa dia berubah jadi pribadi yang introvert, gak mau bergaul sama orang..orang, lebih suka sendiri, ini yang gw takutin, gw takut ragil  kenapa-kenapa, gw takut anak gw kepribadian ganda nyong, kaya di tipi-tipi..

Si Mbak mulai terlihat lebay,, coba piikir gimana mungkin anak kecil berkepribadian ganda, akhirnya saya pun menjawab dengan polos dan gak ada dosanya..

“ Menurut gw mbak,lo tuh gak harus ke psikiater, atau apalah itu, kenapa kita gak coba berpikir baik , mungkin ragil bersifat kaya gitu di sekolah karena dia gak nyaman di sekolah, karena dia merasa bosan dengan semua rutinitasnya mbak, bisa jadi kan.. Dan kenapa dia bisa hidup seperti anak normal lainnya, saat bersama lo ataupun keluarga lo yang lain, karena dia ngerasa dia adalah pusat perhatian, titik puncak dunia, dia mau ngelakuiin apapun gak akan ada yang marah kan,

Kenapa gak coba ngobrol sama ragil nya, tanya kenapa dia di sekolah nya gak betah, apa gurunya ngebosenin, temen-temennya alay semua, atau mata pelajaran yang bikin ngantuk,, Harusnya lo tanya ragil  mbak, bukan lo tanya psikiater “

Sang kawan pun manggut-manggut, dan belagak paham terus bilang..

“lo yakin nyong,, nanti gw coba sih , gw juga heran kenapa ragil  bisa bersikap kaya gitu di sekolah, padahal di luar baik baik aja, gw mengkwatirka kondisi kesehatan jiwa ragil  nyong,, “

Saya teringat pada sebuah kisah, pada pengalaman yang selalu di ceritakan sepanjang masa , tentang anak dan dunianya,, , lalu saya bilang sama si Sang Kawan

“Mbak gw punya kisah , lo mau gw ceritain gak tapi ini ceritanya lumayan panjang, lo jangan tidur ya kalau gw ceritain ,,”

Si mbak hanya ketawa-ketawa dan bilang..

“ya udah cerita aja, toh lo lagi gak sibuk kan,,”

dan mulailah lah saya bercerita..

Setiap anak di ciptakan dengan kelebihannya masing-masing, mereka di anugerahi bakat, dan semua pritilan lainnya. Terlebih anak di kota metropolitan dengan akses informasi yang cukup, pasokan gizi yang memadai maka mereka tumbuh lebih aktif di banding anak anak seumuranyaa.

Mari kita memanggil si adek dengan nama chika, umurnya 7 Tahun , anak prempuan satu-satunya dalam keluarga besar karena gak punya kakak atau pun adekk chika  tumbuh menjadi anak yang memaksakan kehendak, keras kepala ,temperamen, hiper aktif dan suka mukulin orang di sekolah 

Awalnya keluarga menganggap ini adalah bagian dari kenakalan anak pada umumnya, tapi kok makin gede bukannya makin bener malah makin parah ya,, Akhirnya atas dasar sumbang saran dari banyak pihak, akhirnya chika  di bawa ke psikiatri untuk diterapi,,

chika  di bawa ke psikiatri, 10 kali pertemuan dan lo mau tahu chika berakhir dengan apa, chika  berubah jadi anak yang lebih pendiam ,tenang, dan gak banyak minta, Bagus dong, itu yang di mau orang tua bukan,,

Tapi sayang nya segala sesuatu ada efek sampingnya, kelakuan chika  berubah tapi juga membuat nafsu makan nya menurun, chika  berubah menjadi anak yang lebih introvert, lebih kurus, entah apa yang di lakukan oleh psikiatri itu tapi itu telah merubah kehidupannya,

lo tahu apa yang sekarang di lakukan orang tuanya mbak, mereka sedang berpikir mencari cara untuk mengembalikan chika ke prilaku semulanya, menjadi anak yang menggemaskan walau sedikit nakal..

SEE mbakkkkkk psikiatri itu bukan solusi terbaik ,kita gak tahu kan apa yang di sampaikan oleh psikiatri itu untuk mendinginkan anak yang susah diatur, anak kecil otaknya masih polos, masih bisa di provokasi, kalau kenapa kenapa report di semua kan ,

Menurut gw ya, harusnya orang tua chika  intropeksi, kenapa anaknya suka cari masalah, ya karena anak itu kurang perhatian, anak itu sedang mencari perhatian orang tuanya yang pergi pagi pulang pagi, orang tua yang hanya hadir di hari sabtu dan minggu Harusnya orang tua intropeksi bukan malah cari perkara lain, anak anak itu jiwanya sensitif, mereka hanya ingin di perhatikan mbak,,

Sang kawan manggut manggut mendengarkan cerita saya dan bilang..

Serem juga ya nyong , cerita lo, jadi ngeri gw ,entar yang ada anaak gw malah aneh dah, gw mikir bawa ke psikiatri karena gw ga mau aja anak gw berubah menjadi anak yang introvert kepribadian ganda atau apapun itu di masa depan nya kelak,,

Saya hanya tertawa mendengar penjelasan si kawa n yang menurut saya kok jadi pintar-pintar bodoh ya,,

ha…ha.ha.ha gini mbak untuk bagian itu lo tenang aja, biarkan anak itu tumbuh dan berkembang dengan cara mereka sendiri, apapun sifat mereka saat ini , itu belum tentu kejadian di masa yang akan datang, Lo tahu gak mbak,, gimana gw di masa kecil, apa waktu kecil gw sama bawelnya seperti sekarang , pcicilan ceriwis dan macem –macem, Salah mbak,

Putri Rizkia kecil itu penakut, pemalu, dan cengeng abis, dulu gw sampe gak ngerasain mbak sama yang namanya sekolah TK , karena emak gw capek terus-terusan mesti nungguin gw, dulu ya waktu TK saking takutnya gw di sekolah, gw selalu nangis kalau emak gw kabur dari lingkungan sekolah, kalau mama gw pulang maka akan berakhir dengan gw yang mogok sekolah mbak, hingga akhirnya mama gw mikir,

“ya udah lah terserah, mau sekolah kek, gak kek, Cuma TK aja, biarin aja.. “

Dan sekarang lo liat kan mbak gw seperti apaa, cerewet, pecicilan dan kadang gak punya malu, dan gw melewati itu dengan berbagai proses mbak, berkembang sesuai jalan gw masing-masaing, beruntung mama gw belajar untuk mengerti itu, dia tidak memaksakan diri, dia mengawal proses gw,

Lo gak usah kuatir sama ragil , mending lo ajak ragil  ngobroll, lo tanya gimana sekolahnya, pelan-pelan dan biarkan anak itu bercerita, pasti lo akan mengerti, selalu ada alasan mbak untuk setiap peristiwa,

Si mbak hanya diam mendengar penjelasan saya, dan dengan menyebalkannya bilang..

” Bener juga nyong teori lo, nahh kayanya lo udah cocok punya anak tuh ,buruan nikah gih nyong, jadi lo rasain tuh gimana suka dukanya punya anak,, “

Saya yang habis di puji, langsung pasang muka sepet dengan statement gak penting ini

 

 

 

Krisis Percaya Diri,,, (Kopdar Pasar Raya,10082012


My Office 11 Agustus 2012,,

Krisis Percaya Diri,, kayanya bagian itu gak ada dech di kamus hidup seorang Putri Rizkia,, ha…ha..ha..ha kayanya yak,, tapi kemarin saya ngalamin satu hal yang namanya krisis percaya diri,,

Jadi tahu kan ya,, si Pemalas ini , selalu susah untuk bangun pagi,,dan pasti kesiangan setiap hari,, nah kalau saya pakai jilbab dari rumah yang rapi dan segi empat itu bisa makan waktu lebih dari 5 menit,,, buat si pemalas yang selalu grabag grubug di pagi hari 5 menit itu amat sangat berharga,,,

Nah strategi hidup saya di pagi hari yang selalu kesiangan itu adalah , pakai jilbab model bergo ke kantor,, tahu gak  jilbab bergo,, itu tuh jilbab yang bahan nya dari kaos, dan langsung di sarungin aja, gak perlu  5 menit, 5 detik langsung jadi,, 😀 😀 😀 😀 😀

(*contoh penampakan saya pakai bergo

Menggunakan bergo, itu lebih mudah, simple, gak ribet, tapiiiiiiiiii,pakai bergo bikin saya,, lebih gemuk dan lebih tua,, dan mirip emak emak, ha..ha..ha.ha ini beneran, gak lebay tapi tingkat kepercayaan diri saya selalu berkurang saat pakai bergo, berasa mirip ibu-ibu aja,, *di kemplang massa* Nah,, saya hanya pakai bergo ini dirumah, dan di perjalanan menuju kantor,, begitu sampai di kantor, maka saya akan langsung ganti jilbab yang modelnya segi empat,,

(*nahhh ini kalau udah ganti kostum , jilbabnya  jadi segi empat,,

Rusuh yee cyin,,, tapi selalu seperti itu setiap hari,, dari rumah pakai bergo nanti di kantor baru ganti kostum sebelum bergelut dengan rutinitas kerja sehari-hari,, *haishh bahasanya*

dan kemarinnn,, yaa kemarinnn 10 Agustus 2012, saya sudah janji sama tante Em buat ikutan acara buka bersama bareng blogger, di Pasarraya,, rencana sudah di persiapkan jauh-jauh hari ,, udah lama kan gak ketemu sama tante Em, terakhir ketemu itu waktu Mama nya tante Em meninggal,, Tapiiii apaaa dayaa,,, pagi pagiii begitu sampai kantorrrr,,,,, saya Galauuu,, hikssss jilbab segi empatnya ketinggalan,, saya lupa masukin jilbabnya ke dalam tas, jadilah seharian saya di kantor pakai jilbab yang bergo aja,,

Pakai jilbab ini bikin saya gak pede, dan galau aja, sumpah deh saya seharian jadi drama queen,saat sang teman ngajak keluar kantor,,

“nyongg ke luar yuk jalan,, mumpung istirahat nich , cari baju lebaaran,,,”

dan saya dengan polos jawab,,

“ogah ah,, jilbab gw bergo, malas kaya nenek-nenek,,”

ha…ha..ha.ha lebay yakk , padahal gak ada korelasinya antara jilbab bergo sama kaya nenek-nenek,, begitu juga saat kawan yang lain ngajak foto bareng, maka dengan polos nya saya jawab,,

“sorry ya cyinn, gak terimaa ajakan foto, eike krisis percaya diri cyin,,”

Dan bagiian paling lebayy adalah saat saaya bimbang apakah akan ikut buka bersama di pasarraya dengan jilbab bergo itu, atau gak ikut dengan alasan yang amat sangat gak penting,,  “jilbab gw bergo”

iyaa iyaa bagian ini emang lebay, tapi sumpah bikin saya galau niannnn ,mungkin buat orang-orang ini gak penting tapi buat saya penting ,, saya konsultasi sama Mama, Si Bungsu , bahkan Emak,, dan semua sepakat bilang…

“Sumpahhhhh yeee lebayyyyyyyyyyyyyy, emang penting ya di mata orang lo pakai jilbab yang model apa, gak penting oneng, yang paling penting itu lo datang,, bukan jilbab nya, sumpah ya kamu lebay,,,”

Dan kemudian , ide hebat pun muncul di benak saya yang cerdas ini ,,

“Ribet amat yakk,,toh kan kopdarnya di Pasaraya, ya udah lah ,cari jilbab dulu aja di Blok-M,, susah susah amat cyin,,,”

Solusi masalah sudah di temukan, maka berakhirlah semua episode galau saya hari itu, dengan hati yang riang gembira saya pun menuju Blok-M,, tempat pertama yang saya tuju adalah Toko Jilbab Di Blok M Square, pilih-pilih jilbab ,, dan kemudian segera menuju Pasar Raya untuk berjumpa dengan Tante Em, dan para peserta kopdar lainnya,,

Tempat Kejadian Perkara kali ini adalah Food Court Pasaraya,, saat saya sampai disana sudah ada Tante Em, Ibu Enny, dan Mbak Kris, tak lama berselang si Inyiak NH, Om Necky, juga datang, selain blogger , kopdar kali ini juga menghadirkan para pembaca blog tante Em, ada mbak Dhana, Cae, dan ada mbak Noi

Saya memiliki cerita tersendiri tentang Mbak Novi , jadi saya sudah kenal dengan mbak Novi dari tahun lalu, saat mbak Novi add akun facebook saya, kita sering ngobroll , bahkan di layanan BBM kita juga temenan, tapi ya itu saya gak tahu mukanya mbak Novi, karena avatarnya bukan gambar foto narsis seperti saya, dan kemarin di pertemuan pertama kami , saat mbak Novi memperkenalkan diri, saya cuma bisa bilang,,, “Wowwwwwwwwwww kita ternyata udah lama kenalan kan ya,, dan akhirnya bisa bertemu,,”

Pertemuan saya dengan para blogger kali ini bukan pertemuan pertama,  kita bisa berbagi tawa bersama, narsis-narsis ria bersama,

Terimakasih Tante Em,, untuk kesempatan ini , membangun jaring laba-laba, sumpah ya, amat sangat bodoh kalau kemarin saya gak jadi kopdar cuma gara-gara jilbabnya bergo,, gak matching sama bajunya,,

PS :

Dan kopdar ini menghasilkan gaya baru, ya gaya,, jongkok dari si inyiakk, paling gak besok-bsok kalau kopdar selain gaya sedakep juga akan ada gaya baru,, gaya jongkok masall,

Dan sampai sekarang saya masih cengar cengir,kalau ingat lebaynya saya, cuma karena salah pake jilbab doang, jadi ingat cerita si inyiak tentang giginya yang patah dan keharusan ikut workshop di hari senin, mungkin sebelas dua belas kali yee cyinn perasaan kita,, 😀 😀 😀 😀

Some day i will be back,,


My Office 26 Juli 2012,,

Selamat Siang Kawan,,,

Bagaimana kabar kalian, baik baik saja kan,

Bagaimana puasa nya, masih pada kuat kan, Mungkin ini terlambat

Apakabar kalian semuanya,, sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis di blog, tulisan terakhir yang tentang macet itu, boleh dari draft, dan itu juga daripada gak posting, jadi mending posting draft aja,

#tarik nafas dalam-dalam,,

Ada banyak alasan kenapa saya jarang posting di blog, salah satu nya adalah karena alasan kesibukan yang menggila,

Trus ada yang nyeletuk,,

“kan bisa nulis di hari sabtu-minggu, kemane aja lo pas weekend, “

Maka dengan polos saya bilang..

“kadang begaol, kadang tidur, kadang males-malesan aja gak jelas..”

Baiklah kawan , kali ini saya mau jujur, dan bercerita apa adanya, kenapa belakangan ini saya jarang nulis, jarang blog walking,,

#tarik nafas dalam-dalam ..

Menulis adalah hal terpenting dalam hidup saya saat orang-orang bilang tentang passion, maka bagi saya menulis adalah passion saya,,

Terkadang saya mengibaratkan menulis seperti “berhenti sejenak” ya bagi saya menulis  adalah sebuah proses dimana saya berhenti sejenak dari semua kegilaan saya dan kesibukan saya dengan rutinitas yang tak pernah berhenti ini ,,

Berhenti sejenak, kemudian melihat sekeliling, melihat dunia lebih dekat,belajar mengerti banyak hal, Menulis adalah sebuah tempat di mana saya belajar jujur, jujur pada dunia, dan jujur pada diri sendiri, saya selalu berusaha untuk menempatkan hati dan jiwa saya di setiap tulisan-tulisan saya,  dan teguh memegang prinsip “gak akan nulis kalau hati saya gak menginginkannya “

Continue reading