Menyeleksi Para Wakil Rakyat


Ruang Pengabdian 1 April 2014

Selamat Siang Kawan

Apa Kabar semuanya,, gimana long weekend nya, long weekend saya lumayan sibuk,, seperti biasa, sibuk  eksperimen di dapur,, dan sibuk tidur seharian,, rencana mau menulis di hari long weekend malah gak jadi sama sekali

#Pemalasssssss

Sudah hampir 3 Bulan saya bergabung dengan komunitas Turun Tangan Bekasi, komunitas yang digagas oleh Pak Anies Baswedan,, tujuan dari komunitas ini adalah mengajak pemuda untuk berpartisipasi aktif dalam dunia perpolitikan , mendukung orang baik untuk masuk ke dunia politik,,(*nanti kapan-kapan saya cerita lebih lanjut soal komunitas ini ,,😀😀

Salah satu kegiatan yang sedang dilakukan oleh komunitas ini adalah melakukan seleksi para caleg yang ada sesuai dengan kategori “orang baik”,tujuan kita melakukan kegiatan ini adalah memudahkan masyarakat dalam memilih pilihan mereka,  dan gak kemakan sama politik uang,, karena 5 Menit suara kita menentukan 5 Tahun nasib bangsa ke depan  (*canggih ya bahasanya inon,,,,)

Nah,, saya ikut terlibat dalam menyeleksi para caleg yang akan kita rekomendasikan sebagai orang baik ,jadi masyarakat gak bingung lagi saat masuk ke bilik suara, secara ya ada banyak nama yang harus di pilih ,, lier euy,, kategori orang baik yang kita pergunakan adalah ,cek track record yang ada, (google, situs resmi kpu, situs panduan caleg yang sekarang mulai banyak ) , umur, ( kalau udah terlalu tua di skip), pendidikan, umur, keluarga, dan informasi sosial lainnya yang tersedia

Pekerjaan  ini dikerjakan oleh  dua team yaitu

  1. Team verifikasi per partai , team  akan memverifikasi   satu atau dua kandidat caleg dari 12 partai yang ada kemudian setelah menemukan kandidat yang masuk dalam kategori “orang baik” team akan memberikan argumen kenapa kandidat tersebut layak dikategorikan sebagai orang baik , dan kemudian mengirimkan data kandidat yang terpilih kepada team materi
  2. Team materi , tugas team ini lebih berat, karena mereka harus mereview satu demi satu kandidat yang di rekomendasikan oleh team verifikasi, menimbang banyak hal, dan kemudian memutuskan kandidat terbaik yang akan direkomendasikan sbagai “orang baik” dan layak di pilih oleh masyarakat dalam pemilu mendatang

Saya ada dalam team verifikasi per partai, melakukan review untuk dapil 6 dan 7 Jawa Barat untuk salah satu partai islam, dalam proses review gak sulit sih sebenarnya,, karena akses informasi yang tersedia itu banyak,,  tapi ada beberapa hal yang saya gak ngerti dengan dunia perpolitikan indonesia

a) Udah tua kenapa masih ikutan nyaleg pak bro,,,,

Tahu gak,, dari 16 caleg yang saya seleksi , 5 orang itu berumur diatas 60 tahun, yang artinya 31 % caleg dari partai itu adalah Kakek dan Nenek yang menurut saya ya,, ketimbang sibuk di parlemen mending ngurus cucu di rumah,, menikmati masa tua,, banyak-banyak ibadah,, percaya gak,,ada caleg dengan umur yang hampir sama dengan umur Indonesia merdeka 69 tahun,,

Gak jaminan sih kalau caleg muda akan lebih baik dari yang tua,, tapi paling gak ya kalau yang muda secara fisik masih kuat, secara pemikiran masih kreatif,,

b) Caleg gagal  di periode lalu, dan kembali mencoba peruntungan di periode ini

Dari 16 caleg yang ada , 4 orang adalah caleg gagal di periode lalu (25 %) , yang bikin saya makin geleng-geleng kepala lagi adalah caleg-caleg ini bukan hanya gagal di periode 2009, tapi juga di periode 2004 ,, kebayang gak udah gagal di 2 periode masih aja mau coba peruntungan di periode ini ,,

Coba deh di pikir baik-baik apa iya orang yang udah gagal di dua periode kemudian mencoba peruntungan di periode ini , akan totalitas dalam pekerjaannya,,atau malah sibuk buat balikin modal yang hilang di dua periode berikutnya,,,

c) Caleg dengan kategori “baik” justru ada di no buncit

Kalau tadi saya cerita bagian jelek-jeleknya para kandidat yang akan kita pilih,, kali ini saya lagi lagi bingung sama mekanisme yang digunakan oleh partai pada saat memilih no urut untuk caleg mereka di surat suara, ketika saya menemukan kandidat yang masuk kategori “orang baik” malah ada di no urut buncit,

Iya sich caleg di pilih berdasarkan suara terbanyak bukan no urut, tapi kan logikanya ya orang yang gak kenal caleg dan hanya simpati terhadap partai itu , pasti milih no urut satu, tanpa berpikir baik dan buruknya mengenai si caleg tersebut

Dan percaya gak , dari 16 kandidat yang ada , hanya 1 orang yang masuk dalam kategori “orang baik” selebihnya adalah caleg yang gak jelas kontribusi sosialnya tapi membawa nama keluarga mereka, kebayang gak dalam CV salah satu caleg  tertulis “kerabat dekat soeharto” segitu gak pedekah sama diri sendiri sampai harus bawa-bawa nama orang lain,

Menyeleksi para kandidat untuk selanjutnya kami rekomendasikan sebagai kandidat layak pilih bukan hal mudah,, karena ada beban moral yang kita bawa,,

Semoga langkah kecil yang kami lakukan membawa perubahan bagi dunia perpolitikan Indonesia, semoga 5 tahun yang akan datang akan ada banyak anak-anak muda yang tertarik ke dunia politik,,

Yang mau baca Tulisan saya di blog relawan

  1. 3 Cara untuk turun tangan
  2. Sebuah Kisah tentang Turun Tangan Bekasi

PS :

Ada banyak cara untuk menyeleksi para kandidat, kalian juga bisa,, ayoo kawan selektif dalam memilih,, untuk Indonesia yang lebih baik

 

4 thoughts on “Menyeleksi Para Wakil Rakyat

  1. iya aku heran caleg yg baik yg no urut belakangan, yg paling depan ya anaknya pejabat atau siapalah entahlah, banyak juga teman SMP, SMU, kuliah yg nyaleg jelas dong aku tahu reputasi mereka sejak Abegeh, ada yg emang ok-ok banget….trus ada juga…ya kasihan sama dia kalau terpilih:)

  2. Pingback: Mengapa Aku Memilih mu,, (*Surat untuk Ibu Kinkin Mulyati | Catatan Usagi

  3. pilih yang tepat dan benar jangan salah pilih. jangan tertipu dengan diiming iming uang dan di janji ini itu pada saat belum jadi wakil rakyat . ketika sudah jadi lupa dengan janjinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s