Karena bukan lo yang ngerasain,,


Kantor, 5 November 2015..

Dulu saat seorang teman bercerita tentang masalahnya, saya suka kasih komentar realistis dan  segala sesuatu yang masuk di logika saya, dan biasanya sang teman akan bilang giini,,

lo gak bakal ngerti karena bukan lo yang ngerasain 

Ada yang bilang , hati-hati dengan omongan sendiri, karena bisa jadi berbalik arah,,dan jadi ngalamin sendiri,,

Sekarang saya merasakan apa yang orang bilang “gampang kok,, pasti mau kalau bisa,,” ,, gak semudah itu beb,,, gak semudah membalikkan telapak tangan ,, ini tentang hati, ini tentang mimpi dan keyakinan yang sudah di pegang teguh sekian lama,,

Karena bukan lo yang ngerasain,, jadi ya lo gak akan ngerti apa yang gw rasain,,gimana sakitnya , gimana perihnya,, 

Ini gak mudah untuk di jalani,, bagian paling menyedihkan dalam sejarah 30 tahun lebih 2 bulan 1 hari umur saya,,

Entah akan berakhir bahagia,, atau akan berakhir duka,,,

Entah apakah diri ini masih sanggup untuk bermimpi,,berharap,,,

Entahlah,,, semua hanya gelap,,, beku dan bisu,,,

Sakit dan perih yang gak bisa di lukiskan dengan kata -kata ,, bingung harus gimana,,

Gak ada lagi yang bisa dilakukan selain berdoa,, berdoa dan berdoa,,,