Anak – Anak Dan Masjid


Kehadiran anak-anak dimasjid seperti memakan buah simalakama

Disatu sisi  anak-anak yang terbiasa dari kecil mencintai masjid kelak ketika remaja diharapkan akan menjadi sosok yang selalu ingat untuk “pulang” saat mereka tersesat.

Disisi lain, anak-anak yang selalu berisik –nakal – bercanda – dan tingkah polah iseng mereka mengganggu konsentrasi jamaah yang sedang beribadah

Dan anak-anak pun menjadi sosok yang kerap kena omelan Pak Haji, Ibu-ibu,saat mereka berada diMasjid

“Tonggg jangan berisik mending lo gak usah ke masjid dah sekalian “

Perasaan ditolak ini pun berakhir dengan anak-anak yang lebih memilih menjauhi masjid – sibuk main petasan atau pun kongkow-kongkow gak jelas saat Ramadhan

Dan hal yang berbeda saya dapati ketika saya perjalanan dinas Bengkulu “Masjid Muhammadiyah Al Fajar Bengkulu” mereka memperlakukan anak-anak dengan istimewa

Masjid ini terdiri dari dua lantai

Jamaah (Ibu dan orang tua) Sholat Tarawih di lantai atas, dan Anak-Anak menempati lantai bawah. Selama Ramadhan, Remaja masjid mengadakan shalat tarawih & pendidikan agama khusus untuk anak-anak

IMG_20160615_194952

Bagi saya ini solusi yang cerdas  karena mereka yang ingin beribadah dengan tenang tidak terganggu, dan anak-anak  kembali kemasjid, belajar mencintai agama-Nya

Hal paling menarik adalah, saat saya bertanya kesalah satu jamaah

“Kenapa anak-anak dilantai bawah bu, bukan diatas, jadi kan jamaah gak capek-capek naik tangga”

Dan si Ibu menjawab

“Karena mereka istimewa, biarlah kami yang mengalah”

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis : 1001 Kisah Masjid”

Word count :209

6 thoughts on “Anak – Anak Dan Masjid

  1. setahu saya anak-anak diwajibkan solat usia 7 tahun. jadi kalo dibawah itu hendaknya jangan dibawa ke masjid terlalu sering. sesekali tidak apa-apa, ibadah itu untuk mereka yang sudah baligh, sholat/ibadah di masjid bukan kegiatan anak-anak, selain mengganggu jamaah ketika mereka berisik kita menzalimi anak-anak karena itu bukan kegiatan mereka:)

    • beda pendapat ya mas,, (smile)
      kalau menurut ku dari kecil anak-anak itu kita ajarkan mencintai mesjid,,
      supaya nanti pas remaja,,mereka mau ke masjid tanpa kita suruh,,
      sekarang gimana pas remaja mereka akan mencintai masjid kalau gak diajarkan dari kecil..cinta itu tumbuh karena terbiasa kan,,

  2. Pingback: UP DATE PESERTA LOMBA MENULIS – The Ordinary Trainer writes …

  3. Saya sudah datang ke sini dan membaca tulisan ini
    Terima kasih telah berkenan untuk ikut meramaikan Lomba Menulis : 1001 Kisah Masjid di blog saya
    Semoga sukses.

    Salam saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s