Bekerja dengan Manusia..Vs Bekerja dengan Data..


Bekerja dengan Manusia VS Bekerja dengan Data which better,,,,

Pada dasarnya setiap pekerjaan akan menuntut kita bekerja dengan dua hal diatas Data dan Manusia, namun pada beberapa kejadian, setiap pekerjaan ada proporsinya siapa yang lebih besar,

Saya sudah mulai bekerja sejak tahun 2003,bekerja didunia Akuntansi, dunia yang mungkin bagi sebagian orang pekerjaan saya membosankan,, ada beberapa teman yang bilang,,,

Accounting tuch kaya orang gila tahu, setiap hari kerjaanya ngitungin duit aja,, padahal itu bukan duit mereka, senjata nya gak jauh-jauh dari penggaris sama kalkulator, gak seru,,makanya orang accounting lebih cepet tua dan kebanyakan kuper , karena mereka cuma ketemu sama data aja, gak bergaul dengan banyak orang,,

Gak ada salahnya sich pendapat diatas,, survey membuktikan anak-anak akunting lebih cupu, dan kadang kurang gaul, perhitungan, dan selalu mengutamakan angka diatas segalanya,, senjata rahasianya adalah pulpen sama kalkulator, kemana-mana yang di pikir untung sama rugi

Anak-anak akunting biasanya selalu terobsesi sama masa lalu, karena setiap hari yang kita kerjakan adalah mengolah masa lalu, dan menjadikannya pedoman untuk masa depan..

Tetapi dunia akuntansi bukan dunia yang membosankan,, ada serunya,,Accounting adalah sebuah proses bagaimana kita mengolah data mentah , yang berupa lembaran-lembaran kertas dan angka gak jelas, hingga menjadi laporan akhir yang akan digunakan untuk menentukan langkah ke depannya seperti apa,,

Akuntansi mengandung prinsip “balance” seimbang., segalanya harus seimbang,, kalau ada yang salah kita harus cek lagi dari atas, harus teliti, dan pintar berimprovisasi,ngerasa mumet gak karuan kalau ada angka yang gak ketemu, tetapi puas yang amat teramat sangat jika masalah itu dapat terpecahkan..

Hampir 3 tahun saya bekerja di dunia yang memang mentah-mentah berjudul Akuntansi di mulai dari mengerjakan pekerjaan secara manual pakai excel aja.. (Akuntansi Tradisional) hingga kemudian bekerja dengan sistem (Akuntansi Modern)

Selama 3 tahun saya lebih banyak berhubungan dengan Data, daripada dengan orang, mengolah data bukan pekerjaan yang mudah, karena saya harus mengolah data yang mentah, hingga berakhir menjadi sebuah laporan, tetap ada pekerjaan saya yang mengharuskan saya berhubungan dengan Manusia , tapi itu hanya 30 % dari total pekerjaan saya, saya jarang berhubungan dengan pihak luar selain teman-teman kantor, interaksi saya dengan pihak luar untuk masalah pekerjaan saya hanya saat kita harus di Audit, atau laporan akhir tahun.

Dan sekarang sudah hampir 2 tahun, saya berpindah dari dunia Akuntansi yang kebanyakan ngolah data, ke dunia yang mengharuskan saya berkomunikasi dengan orang lain, berkomunikasi dengan pihak luar, (*sesuatu yang jujur saya kurang suka dari dulu,,

Pekerjaan saya saat ini tetap ada hubungan nya dengan dunia Akuntansi tetapi akuntansi yang lebih luas, lebih rumit, dan harus berhubungan dengan pihak luar “user”

Pekerjaan yang mengharuskan saya berinteraksi dengan banyak Manusia, banyak karakter, banyak kepentingan, Setiap orang dengan egoismenya masing-masing, ingin selalu menjadi yang nomor satu untuk dilayani,Pekerjaan yang tidak semata-semata menguras tenaga dan pikiran tapi juga mengurus hati,

Kebayang kan gimana sakit hatinya, kita sudah bekerja mati-matian, lembur siang malam, tetapi usernya masih protes,masih aja ada yang kurang, tetapi terkadang ada rasa haru yang mendalam saat saya lagi capek-capeknya tiba-tiba ada salah satu user yang bilang..

“Makasih ya Putri buat bantuannya.. “ (*saat ada yang bilang makasih..semua rasa capek dan lelah itu akan hilang.. 🙂 berasa ada yang menghargai dan menggangap bahwa hubungan saya dengan mereka bukan cuma hubungan pekerjaan semata, tetapi lebih dianggap sebagai sahabat.. 🙂 :) 

Bekerja dengan Mengurus Data atau Manusia sama sulitnya sama susahnya, dan sama riwehnya, memberikan sensasi tersendiri, kalau ditanya apa yang lebih saya suka, mungkin saya lebih suka bekerja dengan Data, tetapi saya juga harus tetap belajar untuk mencintai pekerjaan saya saat ini, karena ini adalah tantangan, dan dunia baru bagi saya,,

Belajar mengelola emosi, memisahkan kapan saya harus menggunakan perasaan , kapan saya harus menggunakan logika dan tetap melakukan yang terbaik… mungkin saat ini saya masih bolong sana sini, masih jauh dari sempurna,, namun saya harus terus belajar,, karena sebaik.baik manusia adalah manusia yang selalu belajar…belajar dan belajar

gimana dengan teman..teman, lebih suka pekerjaan yang seperti apa,, ???

Hari Pertama Kuliah


bekesong city..29 Agustus 2010 21:06

besok adalah hari pertama sepupu saya galeb memulai kuliahnya, setelah 12 tahun menempuh pendidikan di sebuah institusi bernama sekolah, tulisan ini saya dedikasikan untuk sepupu saya galeb

gelar Mahasiswa saya dapatkan pada September 2003, di Universitas Persada Indonesia YAI jurusan Akuntansi, saya memilih akuntansi, karena saya menyukai pelajaran ini, akuntansi mengajarkan saya akan ketelitian,ketekunan,dan kejujuran pastinya, jika menyelesaikan suatu masalah dan gak balance artinya adalah mulai lagi dari awal.. 🙂

saya sangat excited, rasanya campur aduk, seneng, takut,penasaran,gak sabar  “MAHASISWA” tahapan baru dalam hidup saya, langkah baru, dan rasanya ada banyak mimpi dan cerita yang saya akan hadapi

MAHASISWA” saat itu yang ada di kepala saya adalah ,

  • uang jajan naek dari Rp 10.000 jadi 12.500 perhari
  • pake baju bebas, gak perlu pake seragam lagi
  • bisa pake sepatu bebas gak perlu pake sepatu warna hitam,kaos kaki setinggi lutut
  • bebas dari semua atribut dasi,topi,buku yang harus disampul warna coklat.
  • menjadi MAHASISWA adalah kebanggan tersendiri, karena gak semua orang beruntung bisa menikmati bangku kuliah,banyak teman-teman sebaya saya yang hanya melanjutkan sampai bangku SMEA, dan saya masih diberi kesempatan untuk merasakan indahnya menjadi MAHASISWA

hari pertama kuliah saya adalah hari senin tanggal 8 September 2003,

dari malam hari saya sudah menyiapkan semuanya dengan baik , tas selempang baru warna hitam,tempat pensil yang bersi  pinsil mekanik,pulpen hitam,dan stabilo warna warni, binder file, dan kartu hadir kuliah yang sudah ditempel foto 3 X 4,

saya heboh sendiri malam itu bilang sama mama

mah aku sekarang udah mahasiswa, jangan di omel-omelin lagi ya, Mahasiswa tuch artinya udah gede, udah dewasa, jadi i’m not litle girl anymore ok mam 🙂

mama yang dengar itu cuma geleng..geleng kepala gak koment apapun…

mamer sama si bungsu dan siabang.,

gw udah beli baju baru,buat hari pertama kuliah gw besok ,besok gw jadi MAHASISWA coy, jadi bungsu, kamu harus lebih nurut ya, gak boleh ngelawan ama yang tuaan, dan abang juga udah gak boleh iseng lagi, aku udah jadi MAHASISWA bukan anak kecil lagi, ok cuy.. 🙂

mereka berdua cuma nyegir dan bilang… NORAK!!!!!

abis itu ngedeketin si papa dan bilang

pah aku besok udah mulai kuliah,artinya aku udah gede, belajarnya beda gak kaya di SMEA,aku mau belajar yang rajin, dapat nilai bagus, lulus dengan IPK terbaik, kerja di tempat terbaik dan bikin bangga papa.,

dan papa seperti biasa tak bersuara,hanya tersenyum …. 🙂

karena ini adalah hari yang istimewa, pagi hari saya bangun tanpa aktivitas heboh seperti biasa,berangkat pagi ke kampus,pakai baju baru yang sengaja saya beli untuk hari pertama kuliah, kemeja garis-garis warna merah

mata pelajaran pertama adalah “Pengantar Bisnis” di ruang 305 ruang 305 artinya ruangan tersebut ada di lantai 3 ruangan no 5, waktu belajar saya adalah  jam 7:50 s/d 10:20

saya sampai di kampus jam 7:30,memulai aktivitas di kelas dengan jurus Sok Kenal Sok Deket (SKSD) sama teman-teman baru, diawali dengan pertanyaan,, “namanya siapa? dari SMA mana? oh ya,saya selalu memilih duduk di bangku paling depan, agar lebih mudah menyimak apa yang disampaikan oleh sang dosen

Jam 8:00 sang dosen memasuki ruangan kelas, dosennya ternyata perempuan namanya ibu Novirita, cantik dan cukup jelas menjelaskan, mengawali kelas dengan memperkenalkan diri dan kemudian meminta kami memperkenalkan diri masing-masing.,

hari pertama yang menyenangkan, dan dosen yang menyenangkan ternyata oh ternyata jadwal belajar di kampus ternyata berbeda dengan belajar di SMEA, jam 9:15 dosen sudah mengakhiri pelajarannya, saya memberanikan diri bertanya

Bu kita sudah selesai ya, belajarnya, di jadwal kan harusnya kita selesai jam 10:20 ini baru jam 9:15 berarti masih ada satu jam lagi kan bu??

si ibu yang cukup kaget hanya tersenyum dan kemudia menjawab

Saya suka dengan pertanyaan kamu, tapi saya harus menjelaskan satu hal, kalau sekarang kalian sedang berada di bangku yang bernama kuliah, kampus bukan sekolah, jadi kalian tidak perlu terpaku dengan jadwal, tugas saya hanya menjelaskan dan mengarahkan tanpa perlu terpaku dengan waktu, kalian masih bisa belajar dari buku, jurnal-jurnal internet dan sumber-sumber lain , jadi biasakan ya,dengan dosen yang mengajar tidak sesuai jadwal.

saya hanya tersenyum dan mencoba untuk beradaptasi dengan dunia baru yang sedang saya hadapi,

itulah kenangan pertama saya di hari pertama kuliah, hari pertama jadi MAHASISWA,Alhamdulillah detik ini saya bisa menepati janji saya pada papa belajar yang rajin,lulus dengan IPK terbaik,dan bekerja di tempat terbaik,  🙂

bagaimana dengan kalian, gimana punya kenangan pertama jadi mahasiswa juga.. 🙂

selalu ada kata untuk yang pertama 🙂 🙂 🙂