Hai Inon ,, apa kabar mu hari ini,,


My Office 5 February 2016

Dari        : Usagi

Untuk   : Inon

Hai Inon,,

Apa kabar mu hari ini,,

Apa kabar hati mu setelah perjalanan panjang yang penuh liku itu,,

Dari        : Inon

Untuk   : Usagi

Haiiii Kesayangan,,,,

Udah lama rasanya Inon   gak nulis,, terakhir satu bulan yang lalu ,,baiklah baiklah ,,diri ini memang punya penyakit  menunda-nunda yang amat  parah,,entah apa obatnya,,mungkin harus ke psikolog,,atau harus di rukyahhh kali ya beb biar setan-setannya ilang semuaa,,,,hadehh si Inon kelakuan,,,

Terakhir nulis sebulan yang lalu,,masih dengan episode menata hati,, kali ini Alhamdulillah hatinya sudah kembali tertata  dan kehidupan sedang berjalan baik,,Alhamdulillah,, pelangi akhirnya muncul juga,,semua sekarang menjadi lebih baik,,

Setelah semua perjalanan panjang yang melelahkan,,meski berakhir dengan kekalahan,kemarahan dan kesedihan itu,, at the end inon belajar bahwa ALLAH tahu yang terbaik,,dan DIA  selalu menjaga Inon dengan cara-Nya ,,

Perlahan satu demi satu jawaban kenapa perjalanan ini berakhir dengan kekalahan muncul,, sedih ,, kecewa tapi juga lega,, lega karena akhirnya bisa menutup pintu di masa lalu,,dan kemudian membuka hati yang lapang untuk masa depan,,,

Inon masih tetap seperti yang dulu,,nenek –nenek yang kerjanya ngomel mulu,,complain terus dan gak pernah puas,,ada aja yang salah dengan hidup ini,,masih dengan ketakutan-ketakutan itu kayanya itu emang udah bakat alam deh gak akan ilang,,

Tapi Inon punya pemahaman baru dalam hidup,,ajiyee bahasanya berattttt brayyyy

Hidup adalah penerimaan,,saat kita bisa menerima semua kekalahan itu ,maka  semua akan menjadi lebih baik , meratapi nasib dan menyalahkan orang gak akan menyelesaikan masalah,, jadi ya udah lah ya,,terima aja,,gakk usah complain

Dalam hidup ada masalah –masalah yang bisa di selesaikan,, tapi ada juga masalah-masalah yang gak punya solusi,, dan jalan keluar cara terbaik untuk menghadapi semuanya adalah menjalani dengan sekuatnya kalau harus jatoh ya jatuh,, kalau harus nangis ya nangis,,jalani aja semampunya meski terseok-terseok percayalahh semua akan berakhir

Usagi channn,,ada satu yang bikin sedih,,Inon kehilangan jurnal yang Inon buat,,padahal itu udah Inon niatin buat menulis semua hal baik di masa depan nanti,, ceritanya menulis hal positif,,jadi anak-anak Inon gak malu punya emak ratu galau,,et sekarang semua hak itu hilang ,,sama seperti cinta Inon yang ilang,,mungkin emang kali ya,, Inon harus tetap nulis dimari secara ya kita sudah lama bersama,mendua itu emang gak sehat cyinnn,,,

Ah yaa,,Inon punya rahasia,, tapi jangan ketawa ya,, akhirnya sang Malaikat turun dan meminjamkan sayapnya,, dan sang burung kembali terbang,,

Finally,, semuanya terlewati,, dan senyum itu kembali hadir ,,cerita ini benar-benar beda dengan cerita yang lain, semua cerita cinta tuh tak pernah sama,,dia benar-benar beda,anti maintstream, bersama dia gak ada acara roman picisan dan 1001 puisi lainnya, baginya sayang itu bukan lewat kata-kata,, tapi  sayang itu lewat tindakan,,

Usagi Channnn,,, kapan-kapan Inon cerita deh tentang Dia,Si Songong yang menyebalkan itu,, doain ya semoga hati ini gak kembali terluka,, Semoga cerita ini berakhir bahagia,,,

Ternyata saat kita menjalani dengan kejujuran, keterbukaan, dan no drama, semua menjadi lebih mudah, lebih ringan untuk melangkah, dan lebih bahagia ,,

Tahun ini akan jadi tahun tersibuk dalam hidup Inon,,et itu kerjaan banyak bangat,, proyek gak abis-abis, Alhamdulillah sih tapi eyke capek cyin,,ini punggung makin sering sakit,,susah dah nenek-nenek,, doainn yang terbaik,, dan semangat ini selalu ada,,,

Nanti kapan kapan Inon nulis surat lagi ya,, terimakasih telah menemani Inon selama 6 tahun ini,,Inon janji gak akan mendua lagi,,

Love youuu,,Pelukk Ciumm

Regards

-Inon si Ratu Galau”

29 Tahun Perjalanan Panjang,,,


Bekesong City 6 Sept 2014

Selamat Malam Kawan,,,

Apa Kabar kalian,,

4 Septeber 1985 – 4 September 2014

Saya selalu menuliskan mimpi mimpi di hari ulang tahun saya dirumah ini ,,saat saya menelusuri satu demi satu tulisan -tulisan ulang tahun saya

  1. 25 harapan dari 25 harapan saya saat ini 13 dari semua mimpi itu telah menjadi nyata
  2. Menuju angka 26 saat itu adalah saat dimana saya mengharu biru dengan kisah asmara saya,, (*sumpah sekarang membaca kembali semuanya geli sendiri
  3. 27 Tahun,, memasuki gerbang dewasa,, saat dimana saya harus mulai berpikir banyak tentang masa depan
  4. 28 tahun,, setahun yang lalu adalah ulang tahun yang paling menyedihkan, konflik dengan client, pekerjaan,, saat dimana saya merasa,,” mungkin ini waktunya saya menyerah”

Membaca satu demi satu tulisan itu ,, seperti kembali ke masa lalu, menelusuri jejak langkah saya banyak mimpi yang menjadi nyata, dan saat ini di angka ke 29 itu izinkan saya mengabarkan beberapa hal (*ini kenape kaya nulis email yak bahasanya

  1. Matahari Kedua ,, alhamdulillah mimpi untuk mendapatkan Matahari kedua itu telah menjadi nyata,, saya selalu bersyukur akan kehadirannya,,gak nyangka aja walau untuk mendapatkan nya seperti biasa saya harus berdarah-darah terlebih dahulu,,
  2. Pekerjaan yang semakin menggila,, ya semua memang semakin menggila hampir 75 % dari hidup saya adalah pekerjaan,, seperti tak punya kehidupan lain tapi dibalik semua kerja keras itu Alhamdulillah saya bersyukur untuk semua pencapaian saya
  3. Perjalanan hati, sejak tahun 2010 dalam satu tahun minimal saya melakukan perjalanan hati 1 kali, disela kesibukan saya ,perjalanan  itu amat sangat penting bagi saya  untuk menyeimbangkan hidup , melarikan diri sejenak dari rutinitas hidup yang semakin menggila,,
  4. Tesis – Menerbitkan Buku  untuk dua mimpi ini sepertinya saya menyerah,,iyaa kuliah S2 saya semakin tidak jelas dan saya realistis bahwa amat sangat sulit untuk menuntaskan nya,,mungkin sudah saat nya saya menyerah,,dan tentang menuliskan buku, sepertinya mimpi ini untuk saat ini hanyalah mimpi

Perjalanan hidup masih panjang,, dan sisa umur semakin berkurang,, semakin menua dan hidup single maka akan semakin banyak orang -orang yang peduli dengan hidup saya dan memberikan petatah petitihnya tentang jodoh,, (*smoga suatu hari nanti mereka menyadari saat mereka menasehati saya tentang jodoh,rasanya ingin berteriak dan melumuri mulut manis orang-orang itu dengan cabai

Semakin dewasa,, saya menjadi semakin tertutup dengan orang -orang di sekitar saya, entah lah saya tidak nyaman dengan orang -orang yang merasa mereka sok tahu dengan hidup saya, jadi ketimbang kuping saya panas mendengar ocehan orang lain lebih baik tidak perlu bercerita dan menyimpan semua cerita itu seorang diri ,,

Semakin menua saya belajar akan banyak hal,bahwa hidup tak pernah menjadi lebih mudah,, hidup bagi saya seperti sebuah pertandingan ,, selesai dari pertandingan yang satu saya harus memasuki pertandingan yang lain,, di depan saya hanya ada dua pilihan,,

Berhasil atau Kalah

Tak boleh mundur,tak boleh menyerah,, kadang saya bertanya kenapa saya harus mengalami hidup seperti ini ,,kenapa jalan saya tidak mulus seperti jalan teman teman saya,, seorang kawan pernah bilang,,

karena kamu istimewa karena ALLAH percaya kamu bisa melewatinya,,ALLAH tak akan memberikan ujian melebihi batas kemampuan kita kan

Selamat Ulang Tahun Putri Rizkia

Teruslah berjuang hingga titik darah penghabisan,,jangan pernah menyerah,, percayalah setiap mimpi akan menjadi nyata,,

Teruslah berlari meski kadang kau lelah,,meski kadang kau terjatuh , percayalah kamu mampu berdiri tegak kamu mampu melanjutkan perjalanan ini ,, jangan menyerah kawan,,,,

1.000 kata dan Mendongeng (*update cyin


My Office 3 Desember 2012

Selamat Malam Kawan,,

Apa kabar kalian,, Kabar saya luar biasa,,,

Alhamdulillah, setelah satu minggu kerja rodi, presentasi hari ini berjalan dengan baik, tidak semenakutkan yang saya kira,, ah kawan semoga saja project ini lolos ya, walaupun project ini artinya kembali kerja rodi, dan kehidupan yang menggila..

*Fuihhhh*

*SEMANGAT*

Sudah hampir 1 bulan lebih saya tidak pernah menulis di blog ini , he.he.he, boro-boro nulis diblog, nengokin blog ini aja jarang,,

*nyengir*

Ada banyak hal yang ingin saya ceritakan , tapi kayanya di kesempatan ini saya cuma cerita dua hal aja ya,

Tentang Project 1.000 kata

Seperti biasa kesibukan merenggut semuanya, dan seperti yang pernah saya bilang kemarin bahwa saya sedang dalam project menulis 1.000 kata perhari selama 180 hari,, Alhamdulillah saat ini tugas menulis saya tinggal 19 hari lagi, he..he..he gak nyangka ya 180 hari ini hampir terlalui *bangga*

Selalu ada hal yang harus dikorbankan, termasuk dalam project menulis ini , blog ini yang jadi korban, karena sulit bagi saya untuk menulis di dua tempat sekaligus ya nulis di blog ya nulis di project 1.000 kata,

*Terus ada yang nyeletuk*

“kenapa gak tulisan di 1.000 kata aja yang di posting ke blog”

*nyengir*

Pertama karena tulisan di 1.000 kata panjang apa iya kalian gak mabok baca tulisan saya yang udah kaya artikel koran , *nyengir*

Yang kedua saat menulis di 1.000 kata saya lebih bebas, nulis tanpa menggunakan parameter atau batasan apapun, mau marah ya marah, mau memberontak ya memberontak, di 1.000 kata saya menuliskan apapun yang ada di kepala saya, menjadi Putri Rizkia yang seutuhnya menuliskan dunia dari “my other side” dan jujur saya gak siap berbagi tulisan itu di blog ini , karena saya tidak ingin menyakiti siapapun dengan tulisan saya,

Tapi ketika saya menuliskan cerita di 1.000 kata saya melupakan satu hal, bahwa pada akhirnya semua tulisan saya itu akan dibaca oleh seorang tere liye, dan jujur saya gak siap ketika seorang tere liye harus membaca tulisan demi tulisan saya yang kadang berpikir irrasional, menentang banyak hal, mempertanyakan paramater demi parameter yang ditetapkan oleh lingkungan sosial kita,,

Pada akhirnya saya menjadi dilema dengan keadaan ini , dan mulailah saya meracau pada banyak hal, tentang ketakutan saya ketika tulisan demi tulisan saya dibaca oleh orang lain

Kata emak,,

“Apapun itu tulisan inon, emak pasti dukung, karena emak tahu anak emak bisa menulis dan selalu menempatkan hatinya di setiap tulisannya..”

Kata Si Merah,,

“Setiap manusia selalu punya “telanjang side” lo harus nya gak jadi pengecut ketika tulisan demi tulisan lo itu di baca orang lain, belum mulai melangkah udah nyerah..

Kata Senja

” Ya udah di kirim aja dulu ke si Abangnya, biarkan dia menilai tulisan kamu, kalau pada akhirnya si Abang jadi punya pemahaman lain tentang kamu ya anggap aja itu resiko, paling gak kamu udah buktiin , kalau kamu bisa ngelewatin tantangan ini “

*nyengir*

Doakan ya kawan, saya bisa menyelesaikan tantangan ini , dan menyerahkan tulisan ini sama si Abang , sekarang saya udah mulai mengkategorikan satu demi satu tulisan saya, tapi belum semuanya lagi lagi kesibukan merenggut segalanya,ada banyak konsep di kepala saya tentang tulisan yang akan saya serahkan kelak, tapi ya itu tadi, belum sempet cyinn *digampar masssa*

Tentang belajar Mendongeng

Selain hobi menulis saya punya hobi baru, gak hobi baru sih sebenernya saya udah mau ngelakuin hal ini dari dulu, tapi gak pernah pede untuk ngelakuinnya, ngerasa malu aja,,

*nyengir*

*pasang muka polos*

Tahuu gakkk pamirsahhh saya lagi belajar apa,

*nyengir lagi*

Saya sedang belajar mendongeng,, iyaa belajar menyampaikan cerita,, dongeng pertama saya tentang semut dan kepompong,,

Dari dulu saya ingin melakukan hal ini bercerita sama anak-anak ,mengajak mereka berimajinasi dengan dunia mereka, tapi ya itu malu aja, dan gak pede,,

Hingga saya berteman dengan istrinya teman saya, waktu itu si nyonya cerita kalau prihatin sama anak semata wayangnya yang lebih suka lagu dewasa dan gak punya lagu anak-anak,

Waktu itu mah saya polos aja bilang..

” Aku suka ngedongeng, boleh gak kalau aku kirimin dongeng buat adek-adek,, gak bagus bagus amat sich, tapi boleh lah, sebagai alternatif hiburan..”

Dan si nyonya bilang..

“Boleh..”

He..he.he waktu saya ngomong itu kenyonya saya gak punya bahan dongeng apapun , asal ceplos aja, dan karena udah janji mau gak mau lah ya bow,, saya harus menepatinya, *nyengir* dan hari minggu kemarin saat semua orang gak ada dirumah, dengan 1001 kepedeann saya mulailah saya mendongeng,,

*nyengir*

Silakan didengarkan ya teman-teman, di kasih comment yang paling jujur ya, saya tahu dongeng ini jauh dari sempurna, beberapa teman comment positif tapi yang lain malah ngeledekin saya bilang

..

“tuh tanda-tanda udah pengen jadi ibu,”

*pingsan*

Tenang kawan semua itu ada proses ,sama kan seperti proses menulis saya, kudu latihan dulu, pelan-pelan supaya mencapai hasil sempurna, ini kan dongeng pertama saya, jadi wajar lah ya kalau suaranay jelek ,tapi tenang aja tiap minggu saya akan latihan mendongeng,memperbaiki intonasi suara saya, dan kelak kalau udah berani baru mengupload video dongeng saya ke you tube,,

*nyengir*

Terus ada yang nyeletuk,

“kenapa tiba tiba kepikiran buat ngedongeng nyong..gara-gara perahu kertas,”

Jawabannya simple, karena waktu kecil mama selalu bercerita menjelang kita tidur , menceritakan banyak hal , tapi dongeng si Mama bukan tentang cinderella dan pangeran, dongeng si Mama tuh kisah para nabi, atau cerita surga dan neraka,

Dan sekarang saat saya besar, sedikit banyak dongeng-dongeng itu mempengaruhi alam bawah sadar saya, saat saya ingin melakukan sebuah kesalahan saya selalu ingat cerita mama tentang surga dan neraka, tentang kisah para sahabat

Dulu waktu kecil saya sering berpikir kalau semua itu bisa-bisa nya mama aja, merangkai cerita supaya saya gak tumbuh menjadi anak nakal atau sebagai teman pengantar tidur, tapi ternyata saya salah, 3 bulan terakhir saya kembali belajar membaca al-qur’an mencoba memahami al-qur’an dengan lebih baik lagi, dan saat saya memahami satu demi satu tafsir yang ada ,sungguh saya kagum sama mama, karena ternyata semua cerita masa kecil itu bukan bualan semata, semua cerita itu tertulis nyata dalam al-qur’an,,

Saya kagum sama Mama, mama tuh bukan orang berpendidikan,hebat atau wanita super power, seorang ibu biasa, tapi kok bisa ya, tahu bagaimana membuat cerita-cerita di al-qur’an itu menjadi menyenangkan untuk di dengar, gak bikin bosen, dan membuat kita selalu mengingatnya,

Dan kejadian demi kejadian itu yang akhir nya bikin saya ingin belajar mendongeng, belajar bercerita, walau mungkin gak sebagus si Mama,

Nah kawan, doakan saya ya, bisa belajar mendongeng dengan lebih baik lagi, bisa menyelesaikan tantangan menulis ini , dan kembali ke pelukan blog tercinta ini ,,