Pesta Durian mengakibatkan Radang Lambung


Bekesong City,, 21 Januari 2012

Masih cerita tentang training yang saya lakukan minggu kemarin di Jambi,,

Masih ingat kan kalau saya punya masalah dengan lambung saya.. ya,,saya memiliki radang lambung,,  seharusnya saya menjaga semua makanan yang akan saya makan,,tapi namanya manusia ya bow,, apalagi si pemalas ini yang selalu di liputi khilaf. Radang lambung saya terakhir kali kambuh tahun kemarin.. saya pernah menceritakannya disini,,

Dokter pernah bilang..

Kalau radang lambung itu ibarat korengan di lambung,, awalnya lukanya sedikit,,tapi kalau dipiara lama lama jadi keterusan..kalau udah kebuka lagi itu koreng..kamu harus nunggu lama buat ngeringin korengnya..

Yaa..sudah hampir setengah tahun..gak ada masalah berarti dengan lambung saya..dan dengan manis nya saya menyatakan bahwa saya sudah sembuh (*sotoy emang..

Kesibukan selalu membuat saya melupakan penyakit yang ada,,kurang istirahat,, tekanan pada pekerjaan ,,pola makan yang gak sehat..

Dan puncak nya adalah tugas di jambi training yang marathon,,training mulai dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore, terus disambung lagi jam 8 malam sampai jam 11 malam,, training malam khusus pemantapan bagi para kepala atau head dvision

(*16 Durian yang terhampar dengan manisnnya..lezat dan manis.cyinn

Continue reading

Advertisements

Menjadi Trainer


Bekesong City,, 22  Januari 2012,,,

Finally home,, kali ini rekor paling lama saya gak nulis,,tepat 8 hari biasanya dalam seminggu pasti ada satu atau dua tulisan.. 😀 😀 :D,,

Seminggu ini saya bertugas di Jambi,, tugas negara seperti biasa ,,jika biasa nya masih bisa curi-curi waktu untuk ngblog atau sekedar berisik di facebook atau twitter,,maka kali ini sukses gak bisa,,karena jadwal yang amat sangat padat..

Tugas ke jambi kali ini dalam rangka menjadi trainer untuk implementasi sistem yang sedang menjadi proyek saya..

Menjadi Trainer.. yang pasti saya bukan lah trainer sehebat si inyiak,,  😀 😀 😀 ,, training yang saya bawakan adalah tentang bagaimana user mengoperasikan sistem, memberikan pemahaman tentang apa yang mereka kerjakan, bukan hanya sekedar klak klik semata,, sebagai inputer,,tapi juga membuat mereka mengerti dan paham bahwa pekerjaan mereka adalah sebuah bisnis proses ,,sedikit kesalahan kecil yang menurut mereka gak penting..akan berakibat besar di kemudian hari.. (*Bahasa ai keren ya bow.. 😀 😀 😀

Dulu waktu awal-awal dapat tugas menjadi trainer,,saya seperti biasa panic,, dan langsung konsultasi sama inyiak, gimana menjadi trainer yang baik, gimana membuat audience gak bosan dengan cara kita berbicara..

Dan pada akhirnya,,saya menjalankan tugas ini dengan Learning by doing.. belajar dari setiap audience dan training yang saya jalankan…  setiap training memberikan kesan yang berbeda,,pelajaran yang berbeda tapi pada akhirnya selalu membuat saya,,jauh lebih mempersiapkan diri untuk training berikutnya..sedikit hal yang bisa saya simpulkan dari bagaimana menjadi trainer..

A) Membuat mereka percaya..

“PERCAYA” ya saya membutuhkan kepercayaan dari para peserta training,,bahwa saya yang akan memandu mereka untuk mempelajari sistem,,

Tahu kan bow,,karakter ai,,yang suka cengar cengir,, kaya anak kecil,, di setiap kesan pertama wajah wajah itu seolah bilang.. “ yakin orang kaya gini yang mau kasih training,,bikin ngantuk gak ya.. kalau gak bisa gimana”

Mengakrabkan diri dengan para peserta,,SKSD,, ngajak semuanya ngobrol,,gak mandang apapun jabatan mereka, cerita sama mereka kalau kehadiran sistem gak selamanya akan membuat fungsi mereka tergeser,,tapi malah membuat pekerjaan mereka jadi jauh lebih efisien.

Dan ketika mereka sudah mulai percaya,, merasa nyaman dengan training yang saya bawakan,,maka semua akan jauh lebih mudah..

B) Menurunkan kecepatan berbicara..

Tahu kan bow.. ai kalau ngomong itu kaya kereta..cepet,,, gak ada titik komanya…nah yang kaya gini juga harus di rubah kalau training,, kecepatan berbicara saya,,  harus di turunkan,, di setiap awal training saya akan selalu bilang… “ kalau saya berbicara terlalu cepat,, di potong aja,,dan jangan sungkan untuk minta saya mengulangi materi” jika di hari biasa saya berbicara dengan kecepatan 10,, maka pada saat training, saya akan berbicara dengan kecepatan 6-7 pelan.. pelan dan pelan..

C) Karena setiap training punya cerita,, setiap peserta punya karakter

Ya setiap training punya cerita,,  setiap training akan memberikan tantangan yang berbeda,, hari pertama adalah hari dimana saya mengenal medan perang saya..dan kemudian menentukan strategi apa yang harus dilakukan.. (*kayak perang ya bow.. )

Peserta yang defensive,, sok pintar,, atau merasa paling hebat diantara semua.. pertanyaan yang menyerang,, ingin terlihat pintar,  itu adalah bagian menyebalkan dari training yang saya lakukan.. tapi , saat peserta bilang.. “makasih ya buk, kita dari gak ngerti jadi mengerti,,” senyum mereka,,dan juga penerimaan mereka terhadap saya.. adalah bagian terbaik dari training..

dulu saya punya cita-cita menjadi dosen.. memberikan sedikit ilmu pada orang lain.. dengan prestasi tesis yang udah 2 tahun gak kelar-kelar seperti nya cita-cita itu mulai pudar..tapi Alhamdulillah ALLAH memberikan jalan lain..menjadi trainer, memberikan sedikit ilmu kepada mereka, bertemu dengan banyak orang.. itu adalah bagian terbaik dari pekerjaan saya…  dan juga merupakan bagian dari mimpi saya..